Jatim Times Network Logo
Poling Pilkada 2024 Agama Ekonomi Gaya Hukum dan Kriminalitas Kesehatan Kuliner Olahraga Opini Otomotif Pemerintahan Pendidikan Peristiwa Politik Profil Ruang Mahasiswa Ruang Sastra Selebriti Tekno Transportasi Wisata
Poling Pilkada 2024
Pemerintahan

Ada Aduan THR Tak Dibayarkan, Disnaker Kabupaten Malang Langsung Lakukan Pemantauan

Penulis : Ashaq Lupito - Editor : Nurlayla Ratri

07 - Apr - 2024, 18:42

Placeholder
Kantor Disnaker Kabupaten Malang. (Foto: Istimewa)

JATIMTIMES - Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kabupaten Malang membuka Posko Pengaduan Tunjangan Hari Raya (THR) Keagamaan 2024. Tercatat, hingga akhir pekan ini telah ada satu pengaduan terkait kendala realisasi pembayaran THR.

Adanya pengaduan terkait pembayaran THR Keagamaan di 2024 tersebut, disampaikan Kepala Bidang (Kabid) Hubungan Industrial Disnaker Kabupaten Malang Dhian Dharu saat dikonfirmasi Minggu (7/4/2024).

Baca Juga : Pemkab Malang Optimalkan Pelatihan, Tingkat Partisipasi Angkatan Kerja Capai 89,91 Persen

"Sampai dengan saat ini ada satu pengaduan terkait pembayaran THR yang seharusnya diterima (pekerja)," ungkap Dhian.

Meski tidak menyebutkan secara gamblang di mana dan bergerak di bidang apa terkait perusahaan yang sempat diadukan tak membayarkan THR tersebut. Namun Dhian memastikan kini perusahaan yang bersangkutan telah merealisasikan kewajibannya. Yakni membayarkan THR Keagamaan di 2024. 

"Saat ini sudah dibayarkan," tegasnya.

Dhian menyebut, laporan yang disampaikan ke Posko Pengaduan THR tersebut terjadi pada Kamis (4/4/2024). Sehari kemudian, aduan tersebut langsung ditindaklanjuti oleh Disnaker Kabupaten Malang.

"Pengaduannya hari Kamis (4/4/2024). Kemudian Jumat (5/4/2024) pagi Disnaker melakukan pemantauan ke perusahaan yang bersangkutan," tuturnya.

Usai Disnaker Kabupaten Malang melakukan pemantauan dalam rangka menindaklanjuti pengaduan pembayaran THR itulah, hak para pekerja akhirnya direalisasikan oleh perusahaan yang bersangkutan. "THR akhirnya dibayarkan pada hari Jumat (5/4/2024) tersebut," ujarnya.

Pernyataan yang sama juga disampaikan Ketua Federasi Perjuangan Buruh Indonesia (FPBI) Lutfi Hafid. Menurutnya, meski sejumlah buruh termasuk di Kabupaten Malang sempat mengeluhkan THR belum dibayarkan. Namun, saat ini dipastikan para buruh telah menerima haknya.

Baca Juga : Asal-Usul Tradisi Salam Tempel yang Identik dengan Lebaran di Indonesia

Meski demikian, Lutfi tidak memungkiri ada beberapa kesepakatan terkait pembayaran THR di 2024. Di antaranya terkait adanya koordinasi pembayaran THR yang tidak utuh oleh perusahaan kepada buruh.

Tidak utuhnya THR yang diterima oleh sebagian buruh di Kabupaten Malang tersebut, disebabkan karena memang perusahaan mengalami keterbatasan keuangan. Sehingga dengan terpaksa tidak bisa merealisasikan THR secara utuh sesuai dengan kebijakan pemerintah.

Pertimbangan itulah yang membuat sebagian buruh harus rela menerima THR yang tidak utuh. Alasannya, ketimbang nominal THR terealisasi penuh namun keberlangsungan pekerjaan di perusahaan tempat buruh bekerja akhirnya terkendala di kemudian hari.

Sebagai solusinya, dalam kesepakatan tersebut sebagian perusahaan rela mengganti kekurangan nominal THR kepada buruh dalam wujud lainnya. Di antaranya dalam bentuk sembako dan lain sebagainya.

"Memang fakta di lapangan selalu ada saja kendala terkait pembayaran THR, termasuk di tahun ini (2024). Namun Alhamdulillah bisa teratasi, (THR di 2024 kepada buruh) sudah dibayarkan," pungkas Lutfi kepada JatimTIMES saat dikonfirmasi, Minggu (7/4/2024).


Topik

Pemerintahan Kabupaten Malang Disnaker THR posko pengaduan



JatimTimes Media Terverifikasi Dewan Pers

UPDATE BERITA JATIM TIMES NETWORK

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com dengan klik Langganan Google News Jatimtimes atau bisa menginstall aplikasi Jatim Times News melalui Tombol Berikut :


Penulis

Ashaq Lupito

Editor

Nurlayla Ratri