Jatim Times Network Logo
Poling Pilkada 2024 Agama Ekonomi Gaya Hukum dan Kriminalitas Kesehatan Kuliner Olahraga Opini Otomotif Pemerintahan Pendidikan Peristiwa Politik Profil Ruang Mahasiswa Ruang Sastra Selebriti Tekno Transportasi Wisata
Poling Pilkada 2024
Pemerintahan

Tempati Lokasi Baru Pasar Induk Among Tani Batu, Pedagang Diharuskan Beradaptasi dengan Pembagian Zona

Penulis : Prasetyo Lanang - Editor : Sri Kurnia Mahiruni

06 - Apr - 2024, 14:16

Placeholder
Kondisi Pasar Induk Among Tani Batu terbagi zona pedagang yang mengharuskan pedagang dan pembeli beradaptasi.(Foto: Prasetyo Lanang/JatimTIMES)

JATIMTIMES - Beroperasinya Pasar Induk Among Tani Kota Batu membawa dampak bagi para pedagang dan pengunjung. Meski sudah memiliki fasilitas yang lebih bersih dan rapi, pedagang dan pembeli masih perlu proses adaptasi dengan pasar yang baru. Terutama area yang luas dan adanya kebijakan pembagian zona pedagang.

Terlebih, saat Ramadan hingga menjelang lebaran seperti saat ini ramai didatangi warga. Masyarakat masih banyak yang bingung mencari tempat penjual barang yang dibutuhkan. Sehingga ramainya pengunjung tak selalu berbanding lurus dengan pemaksimalan pendapatan pedagang saat ini.

Baca Juga : 8 Negara Tujuan Ekspor Kerupuk dan Keripik Indonesia, Korsel JadiĀ Nomor 1

Hal ini seperti yang dirasakan Mustakim, pedagang sandal di pasar induk. Baginya, pembagian zona masih perlu edukasi lebih banyak kepada para pedagang. Selain itu juga kepada masyarakat yang datang yang sering dibuat bingung dengan tempat baru.

"Yang banyak pedagang mengeluhkan mungkin karena besarnya pasar, ada pembagian zona yang masih hal baru bagi mereka," ungkap Mustakim saat ditemui, Sabtu (6/4/2024).

Meski begitu, ia dan beberapa rekan sesama pedagang bersyukur dengan penempatan baru di pasar induk. Sebab, dalam hal pembangunan, fasilitas lebih layak dirasakan meski perlu adaptasi. Ia menyampaikan dalam beberapa hari terakhir jelang lebaran, pelanggan mulai datang dan menunjukkan peningkatan dibandingkan sebelum bulan puasa.

"Kami diberi kesempatan menempati pasar baru ini kondisinya bagus, mulai ada peningkatan pergerakan penjualan. Kalau ada keluhan juga kami harap pasar terus berbenah," jelasnya.

Menurut dia, sekitar H-5 jelang lebaran akan jadi puncak ramainya pasar. Namun ia tidak bisa memprediksi. Di musim seperti saat ini dia menyebut pembeli sandal cenderung lebih banyak. Sedangkan setelah lebaran menuju tahun ajaran baru siswa sekolah, banyak pembeli sepatu.

Sebagai gambaran, barang dagangannya berupa sanda mulai meningkat permintaannya. Jika hari biasa 20-25 pembeli saat ini bisa dua kali lipatnya. Pendapatannya jelang lebaran per harinya Rp100-130 ribu. Meski diakuinya angka tersebut tidak menentu atau stabil. Kondisi pasar dan adaptasi pembeli dan pedagang dianggap juga berpengaruh.

Baca Juga : Cuma Ekspor Sapu Lidi, Kamu Bisa Jadi SultanĀ 

"Sekarang ini kan pedagang dipilah-pilah tergantung zona. Duku mungkin penjual sandal bisa di samping pakaian. Sekarang tidak bisa ada zonanya sendiri. Pedagang yang mulai adaptasi," imbuhnya.

Sebagai informasi, Pasar Induk Among Tani di Kota Batu, mulai beroperasi pada Senin (2/10/2023) lalu. Diresmikan oleh Presiden RI Joko Widodo pada Kamis, 14 Desember 2023. Presiden menyampaikan bahwa pasar yang mulai dibangun sejak tahun 2021 tersebut merupakan pasar terbesar di Republik Indonesia. Pasar Induk Among Tani diklaim mampu menampung hingga 2.700 kios dan los yang tertata rapi sebagai tempat untuk berdagang.

Anggaran pembangunannya diketahui mencapai Rp 166 miliar. Pasar Induk Kota Batu dibangun dengan konsep tiga lantai, yakni lantai pertama merupakan area basah seluas 14.990,62 meter persegi dan lantai kedua merupakan area kering seluas 14.143,63 meter persegi.

Kemudian lantai ketiga disiapkan untuk tempat kuliner dan kantor dengan luas 6.032,86 meter persegi. Pasar yang dibangun di atas lahan seluas 3,4 hektare tersebut juga memiliki instalasi pengolahan air limbah (IPAL) yang ramah lingkungan.


Topik

Pemerintahan Pasar Induk Among Tani kota batu pemkot batu



JatimTimes Media Terverifikasi Dewan Pers

UPDATE BERITA JATIM TIMES NETWORK

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com dengan klik Langganan Google News Jatimtimes atau bisa menginstall aplikasi Jatim Times News melalui Tombol Berikut :


Penulis

Prasetyo Lanang

Editor

Sri Kurnia Mahiruni