Jatim Times Network Logo
Poling Pilkada 2024 Agama Ekonomi Gaya Hukum dan Kriminalitas Kesehatan Kuliner Olahraga Opini Otomotif Pemerintahan Pendidikan Peristiwa Politik Profil Ruang Mahasiswa Ruang Sastra Selebriti Tekno Transportasi Wisata
Poling Pilkada 2024
Peristiwa

Belum Lunasi Biaya Haji hingga Tenggat Perpanjangan Ditutup, Dua CJH Gagal Berangkat

Penulis : Prasetyo Lanang - Editor : Dede Nana

06 - Apr - 2024, 07:46

Placeholder
Kemenag Kota Batu mencatat dua orang gagal berangkat haji tahun ini karena kendala tak melakukan pelunasan.(Foto Ilustrasi: Istimewa)

JATIMTIMES - Masa perpanjangan pelunasan biaya perjalanan ibadah haji (Bipih) telah ditutup hingga kemarin Jumat (5/4/2024). Namun, dua kuota jamaah reguler belum melakukan pembayaran hingga tenggat. Alhasil, dua orang tersebut gagal berangkat dan akan digantikan calon jamaah haji cadangan.

Hal tersebut dibenarkan Kasi Penyelenggaraan Haji Dan Umroh (PHU) Kemenag Kota Batu Basuki Rachmat. Dua orang yang gagal berangkat diketahui merupakan pasangan suami istri dari Desa Giripurno Bumiaji. Mereka harus menunda keberangkatannya ke tanah suci. Walau begitu mereka akan tetap mendapatkan prioritas keberangkatan haji pada tahun depan.

Baca Juga : Pemkab Malang Terapkan Biosecurity Guna Antisipasi PMK hingga LSD

"Keduanya sudah memberikan informasi jika tidak bisa membayar tahun ini. Mereka sudah Istitoah, ada kendala dikeuangan, jadi belum rezeki untuk ke tanah suci tahun ini," ungkap Basuki, Jumat (5/4/2024).

Sebelumnya, pemerintah memberikan perpanjangan waktu untuk pelunasan Bipih hingga 5 April. Keputusan itu diambil lantaran masih banyak calon jamaah haji yang belum melakukan pelunasan. "Kuota haji untuk Kota Batu tahun ini sebanyak 140 orang," sebut dia.

Dikatakan Basuki, kedua CJH yang gagal berangkat itu kemungkinan keberatan untuk memenuhi Bipih. Yakni ada sekitar Rp 34 juta yang harus dilunasi untuk satu orang. Atau jika dua orang totalnya mencapai Rp 68 juta. Ia memastikan walau gagal berangkat tahun ini. Mereka akan menjadi prioritas di kuota haji tahun depan.

Dengan batalnya pasutri tersebut, sisa kursi akan di isi oleh jamaah cadangan yang sudah melunasi Bipih. Basuki menyebut sudah ada jamaah cadangan yang melunasi biaya haji serta siap diberangkatkan. "CJH cadangan yang berangkat mengisi kursi kosong diketahui akan diambil sesuai urutan. Sedangkan sisanya otomatis akan menjadi prioritas keberangkatan tahun depan," imbuh Basuki.

Baca Juga : Memakai Baju Baru di Hari Raya Idul Fitri, Wajib atau Sunah?

Untuk diketahui, Kemenag RI menerbitkan Keputusan Direktur Jenderal Penyelenggaraan Haji dan Umrah Nomor 194 Tahun 2024 tentang Perubahan kedua Atas Keputusan Direktur Jenderal Penyelenggaraan Haji dan Umrah Nomor 83 Tahun 2024 tentang Petunjuk Teknis Pelaksanaan Pembayaran Pelunasan Biaya Perjalanan Ibadag Haji Reguler Tahun 1445 H.

Isinya menyebutkan bahwa waktu pelunasan tahap kedua yang semula 13 Maret sampai 26 Maret diperpanjang mulai 1 April sampai 5 April. Ada pula perpanjangan bagi jamaah yang mengalami kegagalan sistem, pendampingan lansia, penggabungan mahram, dan pendamping disabilitas. Pergeseran kursi haji masih bisa terjadi jika ada jemaah yang tiba-tiba berhalangan berangkat karena kesehatan atau meninggal dunia.


Topik

Peristiwa biaya haji biaya haji 2024 kemenag kota batu



JatimTimes Media Terverifikasi Dewan Pers

UPDATE BERITA JATIM TIMES NETWORK

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com dengan klik Langganan Google News Jatimtimes atau bisa menginstall aplikasi Jatim Times News melalui Tombol Berikut :


Penulis

Prasetyo Lanang

Editor

Dede Nana