Jatim Times Network Logo
Poling Pilkada 2024 Agama Ekonomi Gaya Hukum dan Kriminalitas Kesehatan Kuliner Olahraga Opini Otomotif Pemerintahan Pendidikan Peristiwa Politik Profil Ruang Mahasiswa Ruang Sastra Selebriti Tekno Transportasi Wisata
Poling Pilkada 2024
Politik

Cium Bendera Merah Putih, Napiter Eks JI Ikrar Setia NKRI di Lapas Tuban

Penulis : Ahmad Istihar - Editor : A Yahya

05 - Apr - 2024, 12:38

Placeholder
Seorang Napiter yang menjalani prosesi ikrar setia kepada NKRI di Lapas IIB Tuban (05/04/2024)(Foto Ahmad Istihar/JatimTIMES)

JATIMTIMES - Satu Narapidana yang terlibat kasus Terorisme (Napiter) yang menjalani hukuman di Lapas IIB Tuban, mengucapkan janji dan mencium bendara merah putih sebagai ikrar kembali kepada Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Ikrar ini dihadiri sejumlah instansi terkait bertindak sebagai rohaniawan Kemenag Tuban dan mengucapkan disaksikan dari Densus 88, Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT), Pemkab,TNI-Polri dan jajaran Lapas.

Baca Juga : Ngeri, Seluruh Posisi Timnas Indonesia Diisi Pemain Naturalisasi

Dalam sambutan,Kepala Divisi Pemasyarakatan Kantor Wilayah Kemenkumham Jatim, Asep Sutandar menyampaikan bahwa adanya Ikrar NKRI ini mampu menjadi awal bagi warga binaan terorisme sebagai gerbang untuk bermasyarakat sebagai warga negara indonesia dan kembali membela NKRI. 

"Saya harap ikrar ini tidak formalitas belaka tapi mampu mencerminkan perilaku ideologi pancasila,” tutur Asep. 

Kalapas Tuban, Edi Kuhen mengatakan tujuan adanya kegiatan ini sebagai wujud ikrar secara tulus untuk setia kepada NKRI dan meningkatkan kesadaran bela negara dalam menjaga persatuan dan kesatuan bangsa serta mendukung program program nasional membangun bangsa dan negara. 

Selesai pengambilan sumpah janji, Mantan napiter berinisial TS (48) asal kota Malang jl Gajayana, Menjelaskan bahwa, Dirinya menjalani vonis hukuman 5 tahun. TS mengaku densus 88 menangkapnya diduga terlibat jaringan Jam'iyah Islamiyah (JI) wilayah Sidoarjo, Jawa Timur.

"Dulu saya sebagai Bendahara Iqomatuddin tugasnya di bidang pendidikan dan sosial seperti mendirikan pondok," kenang TS kepada wartawan selesai prosesi ikrar setia kepada NKRI.

Baca Juga : Rekomendasi 5 Menu Khas Idul Fitri Lengkap Cara Membuatnya

Menurutnya, Dirinya senang telah kembali mengakui keberadaan NKRI. Ia mengkisahkan perjalanan terlibat aktif di underground dari jaringan kelompok JI paska berkenalan tahun 2015 dengan sosok figur Ustad Amir, yang kemudian dirinya dibaiat tahun 2017. "Saat itu saya mengikuti sosok figur yang berkepribadian bagus. Lalu, gabung dibaiat tidak tahu kalau organisasi ini dilarang," sambungnya. 

TS berencana selesai menjalani sisa hukuman di Lapas, ia akan kembali menjadi warga negara yang patuh aturan dan hukum. Selain itu, Ia akan meneruskan usaha perdagangannya yang telah menjadi profesinya.


Topik

Politik napi teroris lapas tuban teroris malang



JatimTimes Media Terverifikasi Dewan Pers

UPDATE BERITA JATIM TIMES NETWORK

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com dengan klik Langganan Google News Jatimtimes atau bisa menginstall aplikasi Jatim Times News melalui Tombol Berikut :


Penulis

Ahmad Istihar

Editor

A Yahya