Jatim Times Network Logo
Agama Ekonomi Gaya Hukum dan Kriminalitas Kesehatan Kuliner Olahraga Opini Otomotif Pemerintahan Pendidikan Peristiwa Politik Profil Ruang Mahasiswa Ruang Sastra Selebriti Tekno Transportasi Wisata
Serba Serbi Serba-serbi Ramadan

Gus Baha Beberkan 3 Kunci Kebiasaan Umat Muslim Agar Bisa Meraih Malam Lailatul Qadar

Penulis : Mutmainah J - Editor : Sri Kurnia Mahiruni

04 - Apr - 2024, 18:03

Placeholder
Gus Baha. (Foto dari internet)

JATIMTIMES - Malam Lailatul Qadar memiliki banyak keistimewaan. Mulai dari pahala lebih besar dari seribu bulan, mendapatkan keberkahan, memperoleh ampunan dari Allah SWT, dan masih banyak lagi.

Terkait dengan cara memperolehnya, Rais Syuriyah Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), KH Ahmad Bahauddin Nursalim alias Gus Baha mengungkapkan bahwa umat Islam punya potensi cukup besar untuk menggapai Lailatul Qadar di bulan Ramadan. Yang dibutuhkan adalah sikap istiqomah dalam melaksanakan puasa, berjamaah Salat Isya dan salat sunnah Tarawih.

Baca Juga : 10 Hewan dengan Masa Hidup Paling Singkat di Dunia, Ada Yang Hanya 24 Jam

"Asal puasa, asal selalu berjamaah Salat Isya, Salat Tarawih itu dapat Lailatul Qadar," kata Gus Baha lewat Youtube Santri Gayeng, dikutip Kamis (4/4/2024).

Gus Baha menegaskan, kepastian akan mendapati Lailatul Qadar tidak selalu diukur dari tanda-tandanya sebagaimana yang sudah familiar di kalangan masyarakat, seperti pancaran sinar matahari tidak terik di siang hari. Orang yang tidak melihat dan merasakan tanda-tanda datangnya Lailatul Qadar, bukan berarti tidak bisa menemui Lailatul Qadar.

"Tidak perlu membayangkan dan menandai siangnya matahari tidak terik. Aneh-aneh saja. Cuma alamatnya atau tanda-tandanya seperti itu. Lha terhadap alamat itu tidak perlu tahu. Malah kok kalian cari," jelas Gus Baha.

Dalam hadits Nabi Muhammad dijelaskan bahwa setiap orang Islam yang melaksanakan puasa Ramadan karena iman kepada Allah dan mengharapkan pahala hanya dari-Nya, maka ia akan mendapatkan Lailatul Qadar. 

Gus Baha menilai jika hadits ini yang mestinya menjadi patokan, bukan sibuk mencari tanda-tandanya. 

"Wong Nabi Muhammad dawuh tidak demikian. Yang penting, man shoma ramadhana imanan wahtisaban, ya dapat Lailatul Qadar," ungkapnya.

"Kalau seandainya kamu tahu tanda-tandanya saja tapi tidak mendapatkan Lailatul Qadar, kan lebih baik tidak tahu tanda-tandanya, ya kan? Aneh-aneh saja," ujarnya.

Baca Juga : Ini 5 Artis Hollywood yang Tertarik Belajar Islam dan Al-Quran, Terbaru Ada Will Smith

"Kan sudah lewat. Tandanya Lailatul Qadar besoknya mataharinya tidak panas. Kan sudah tidak ada gunanya (yang lebih utama adalah mendapatkan Lailatul Qadar ketimbang tahu tanda-tandanya)," sambung Gus Baha. 

Gus Baha lalu membeberkan hal yang lebih mudah untuk meraih malam lailatul qadar. Yakni dengan mengacu pada pernyataan Sayyidina Utsman. Salah satu khalifah atau Amirul Mukminin itu mengatakan, bahwa orang yang melaksanakan Salat Isya berjamaah, setara dengan salat sunnah sepanjang malam.

“Tidak perlu Salat Tahajud tidak perlu Salat Witir. Pahalanya setara dengan itu semua. Tidak perlu kebanyakan salat. Biasa saja. Justru dengan bersikap biasa itu meyakini akan ampunan Allah swt," terangnya.

Lebih jauh Gus Baha menerangkan, banyak ulama yang meyakini bahwa Lailatul Qadar pasti didapati oleh setiap Muslim yang berpuasa, tidak fasik, dan selalu berjamaah Salat Isya. 

"Orang yang memiliki kebiasaan seperti itu, maka ia dianggap mendapatkan Lailatul Qadar," jelas Gus Baha.


Topik

Serba Serbi Ramadan doa ramadan bulan puasa puasa ramadan Lailatul Qadar



JatimTimes Media Terverifikasi Dewan Pers

UPDATE BERITA JATIM TIMES NETWORK

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com dengan klik Langganan Google News Jatimtimes atau bisa menginstall aplikasi Jatim Times News melalui Tombol Berikut :


Penulis

Mutmainah J

Editor

Sri Kurnia Mahiruni