Jatim Times Network Logo
Agama Ekonomi Gaya Hukum dan Kriminalitas Kesehatan Kuliner Olahraga Opini Otomotif Pemerintahan Pendidikan Peristiwa Politik Profil Ruang Mahasiswa Ruang Sastra Selebriti Tekno Transportasi Wisata
Serba Serbi

Ibnu Rajab Sebut Orang Tidur Masih Bisa Mendapatkan Malam Lailatul Qadar, Namun Harus dengan Kondisi Ini

Penulis : Mutmainah J - Editor : A Yahya

04 - Apr - 2024, 08:39

Placeholder
Ilustrasi tidur. (Foto dari internet)

JATIMTIMES - Malam Lailatul Qadar berdasarkan informasi hadis-hadis Rasulullah SAW turun pada 7 atau 10 hari terakhir bulan Ramadan.

Berdasarkan keterangan Sayyidah Aisyah RA, Rasulullah SAW meningkatkan amal ibadah pada malam-malam itu.

Baca Juga : 5 Cara Menghancurkan Lemak Membandel di Perut dari Ahli Diet

Malam Lailatul Qadar itu sendiri merupakan waktu istimewa yang banyak dinantikan umat muslim di bulan Ramadan. Pasalnya nilai ibadah pada malam ini lebih baik dari seribu bulan.

Oleh sebab itu, banyak cara umat Islam untuk berusaha meraih malam penuh kemuliaan ini, dengan memperbanyak ibadah, doa dan amal shaleh lainnya. Bahkan ada yang saking ingin mendapatkannya, ia rela tidak tidur semalaman.

Lantas bagaimana jika seseorang tertidur dan tidak melakukan ibadah pada malam hari, apakah ia masih bisa mendapatkan malam Lailatul Qadar?

Menukil Rumaysho, Ibnu Rajab al-Hanbali dalam kitab Lathaiful Ma’arif menerangkan bahwa orang tidur tetap bisa dapat malam Lailatul Qadar dengan kondisi hatinya tidak lalai dalam zikir.

Juwaibir pernah mengatakan bahwa dia pernah bertanya pada Adh-Dhahak, “Bagaimana pendapatmu dengan wanita nifas, haidh, musafir, dan orang yang tidur (namun hatinya tidak lalai dalam dzikir), apakah mereka bisa mendapatkan bagian dari lailatul qadar?” Adh-Dhahak pun menjawab, “Iya, mereka tetap bisa mendapatkan bagian. Siapa saja yang Allah terima amalannya, dia akan mendapatkan bagian malam tersebut.” (Lathaif Al-Ma’arif, hlm. 341).

Ibnu Rajab rahimahullah menasehatkan, “Wahai saudaraku … Yang terpenting bagaimana membuat amalan itu diterima, bukan kita bergantung pada kerja keras kita. Yang jadi patokan adalah pada baiknya hati, bukan usaha keras badan. Betapa banyak orang yang begadang untuk shalat malam, namun tak mendapatkan rahmat.

Bahkan mungkin orang yang tidur yang mendapatkan rahmat tersebut. Orang yang tertidur hatinya dalam keadaan hidup karena berdzikir kepada Allah. Sedangkan orang yang begadang shalat malam, hatinya yang malah dalam keadaan fajir (berbuat maksiat pada Allah).” (Lathaif Al-Ma’arif, hlm. 341).

Amalan untuk Peroleh Lailatul Qadar

Dikutip dari NU Online, para ulama kita mengajarkan, agar mendapatkan keutamaan Lailatul Qadar, maka hendaknya kita memperbanyak ibadah selama bulan Ramadhan, diantaranya:   

1. Senantiasa salah fardhu lima waktu berjama'ah.

Baca Juga : Bikin Nyaman Pengunjung, Jasa Yasa Segera Bangun 20 Toilet Mewah di Balekambang dan Ngliyep

2. Mendirikan salat malam atau qiyamul lail (shalat tarawih, tahajud, dll) 

3. Membaca Al-Qur'an sebanyak-banyaknya dengan tartil. 

4. Memperbanyak dzikir, istighfar dan berdoa. 

5. Memperbanyak membaca:

 اَللَّهُمَّ إنَّكَ عَفُوٌّ كَرِيْمٌ تُحِبُّ الْعَفْوَ فاَعْفُ عَنَّا 

“Ya Allah, Sesungguhnya Engkau Dzat Maha Pengampun lagi Maha Pemurah, senang pada ampunan, maka ampunilah kami, wahai Dzat yang Maha Pemurah”.


Topik

Serba Serbi Lailatul Qadar Rasullullah kapan Lailatul Qadar aisyah



JatimTimes Media Terverifikasi Dewan Pers

UPDATE BERITA JATIM TIMES NETWORK

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com dengan klik Langganan Google News Jatimtimes atau bisa menginstall aplikasi Jatim Times News melalui Tombol Berikut :


Penulis

Mutmainah J

Editor

A Yahya