Jatim Times Network Logo
Agama Ekonomi Gaya Hukum dan Kriminalitas Kesehatan Kuliner Olahraga Opini Otomotif Pemerintahan Pendidikan Peristiwa Politik Profil Ruang Mahasiswa Ruang Sastra Selebriti Tekno Transportasi Wisata
Pemerintahan

Buka Musrenbang Jatim, Menteri PANRB Dukung Pemda Jadi Percontohan Keterpaduan Layanan Digital

Penulis : Muhammad Choirul Anwar - Editor : Yunan Helmy

03 - Apr - 2024, 20:09

Placeholder
Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Rencana Kerja Perangkat Daerah (RKPD) Jatim 2025 dan Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah (RPJPD) Provinsi Jatim 2025-2045 di Hotel Shangri-La Surabaya, Rabu (3/4/2024). 

JATIMTIMES - Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) Abdullah Azwar Anas mendukung pemerintah daerah (pemda) di wilayah Jawa Timur (Jatim) bisa jadi percontohan keterpaduan layanan digital. Menurut dia, transformasi layanan digital serta penerapan prinsip reformasi birokrasi (RB) menjadi hal krusial untuk memastikan layanan publik berjalan efektif dan berdampak.

Hal tersebut disampaikan ketika membuka Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Rencana Kerja Perangkat Daerah (RKPD) Jatim 2025 dan Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah (RPJPD) Provinsi Jatim 2025-2045 di Hotel Shangri-La Surabaya, Rabu (3/4/2024). 

Baca Juga : Pengguna Jaringan Internet saat Lebaran Diprediksi Naik, Dua Provider Siap Tingkatkan Layanan

“Kita sangat berharap Jawa Timur bisa jadi pionir, bisa menjadi role model dari proses yang sekarang Kemendagri, Kemenpanrb, Kominfo diberi mandat presiden untuk menginteroperabilitaskan berbagai layanan supaya reformasi birokrasi menjadi lincah,” ujarnya di sela-sela kegiatan tersebut. 

Terkait hal ini, Azwar Anas juga menekankan pentingnya digitalisasi yang harus dibarengi dengan pemangkasan proses bisnis, dan ke depan seluruh aplikasi akan diinteroperabilitaskan dan tidak boleh satu inovasi satu aplikasi. Ditegaskan bahwa Presiden Joko Widodo telah memerintahkan kepada kementerian/lembaga, dan kabupaten/kota untuk membuat portal di daerah yang menginteroperabilitaskan berbagai layanan.

“Saya lihat di Kabupaten Bayuwangi dan Kota Surabaya sedang bertahap dari 200 aplikasi tinggal satu portal, Single Sign On (SSO)-nya nanti tinggal masuk sehingga rakyat tidak sulit,” imbuh mantan kepala Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (LKPP) ini.

Untuk mendorong RB (reformasi birokrasi)  yang berdampak, dia menekankan bahwa diperlukan perubahan paradigma dari orientasi input dimana ke orientasi outcome yakni besaran kinerja nyata yang dihasilkan dan kinerja tambahan yang diperlukan, agar tujuan dan target yang telah ditetapkan dapat tercapai. 

Menurut fia, Jawa Timur adalah salah satu daerah yang berpotensi menjadi daerah sangat maju pada masa yang akan datang karena memiliki potensi di berbagai sektor seperti pertambangan, pertanian, perikanan, perkebunan, energi terbarukan, pariwisata, industri, maupun kehutanan. "Potensi Jawa Timur ini cukup beragam dan ini menurut kami banyak hal yang sangat strategis tumbuh maka nasional akan sangat terbantu,” ungkapnya.

Lebih lanjut, dia mengapresiasi Pemprov Jatim yang terus memonitor kabupaten/kota agar musrenbangdes hingga musrenbang provinsi punya skala prioritas untuk bisa dieksekusi. Ia lantas memaparkan beberapa isu strategis terkait pelayanan publik di Provinsi Jawa Timur.

Dijelaskan, saat ini masih terdapat 11 kabupaten/kota di wilayah Jatim atau sekitar 29 persen yang belum memiliki mal pelayanan publik (MPP). “Harapan kami kalau bisa dituntaskan, sehingga ini bisa menjadi salah satu provinsi yang tuntas dan kita akan masuk ke next level ke MPP Digital. Nah sekarang sudah ada pilot project di kabupaten/kota Jawa Timur,” tuturnya.

Selain itu, seluruh Instansi pemerintah di Provinsi Jawa Timur telah terhubung dengan SP4N-LAPOR!. Terdapat 10.099 laporan masuk, dan Pemerintah Kota Malang menjadi instansi penerima laporan terbanyak dengan persentasi tindak lanjut 100 persen. Sementara, untuk persentase tindak lanjut laporan se-Jawa Timur telah mencapai 97 persen secara keseluruhan.

Baca Juga : 4 Cara Mengintip Status WhatsApp Orang Lain Tanpa Ketahuan

Dikatakan, penerapan bertahap digitalisasi layanan publik pada layanan dasar perlu dilakukan melalui MPP Digital. Ia juga menjelaskan bahwa Indeks Pelayanan Publik di wilayah Provinsi Jawa Timur medapatkan nilai rata-rata 3,95 atau naik 6 persen dari sebelumnya. 

Sementara itu, Pj Gubernur Jawa Timur Adhy Karyono memaparkan sejumlah hal mengenai RPJPD Provinsi Jawa Timur Tahun 2025-2045. Ia menjelaskan terdapat beberapa fokus yang menjadi perhatian Pemprov Jatim. 

"Fokus RPJPD dan RKPD Jawa Timur masih berorientasi pada peningkatan kualitas SDM, percepatan penurunan angka kemiskinan dengan target tahun 2025 sudah berada di bawah 10 persen, kemudian peningkatan infrastruktur jalan, serta transportasi publik modern yang memadai,” ujar Pj Gubernur Jatim Adhy Karyono

Ia menegaskan bahwa Jatim sebagai center of gravity ekonomi kawasan timur Indonesia. Terdapat pelabuhan tanjung perak yang melayani 21 rute dan 39 rute tol laut, sehingga hampir 80 persen logistik di 20 provinsi Indonesia Timur disuplai dari Jawa Timur.

“Di mana 21 tol laut ada melalui Surabaya, dan kita juga punya lapangan terbang terbanyak ada tujuh lapangan terbang dan tiga diantaranya adalah internasional, dan berbagai infrastruktur yang membuat Jawa Timur dengan posisi sekarang 30,5 persen industri manufaktur,” ujarnya

Sementara itu, Pj Sekretaris Daerah Provinsi Jatim Bobby Soemiarsono menyampaikan, acara ini diharapkan dapat menjadi sarana untuk saling melakukan koreksi, klarifikasi, dan penajaman dalam penyusunan dokumen perencanaan. “Sehingga diharapkan juga akan mendapatkan dokumen perencanaan yang berkualitas dan implementatif bagi provinsi dan kabupaten/kota,” ungkapnya.


Topik

Pemerintahan Musrenbang Jatim Menteri PANRB Percontohan Keterpaduan Layanan Digital Jatim



JatimTimes Media Terverifikasi Dewan Pers

UPDATE BERITA JATIM TIMES NETWORK

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com dengan klik Langganan Google News Jatimtimes atau bisa menginstall aplikasi Jatim Times News melalui Tombol Berikut :


Penulis

Muhammad Choirul Anwar

Editor

Yunan Helmy