Jatim Times Network Logo
Agama Ekonomi Gaya Hukum dan Kriminalitas Kesehatan Kuliner Olahraga Opini Otomotif Pemerintahan Pendidikan Peristiwa Politik Profil Ruang Mahasiswa Ruang Sastra Selebriti Tekno Transportasi Wisata
Politik

Potensi Gangguan Listrik Akibat Penerbangan Balon Udara Saat Lebaran Mengancam 4 Daerah di Jatim, Termasuk Blitar

Penulis : Aunur Rofiq - Editor : A Yahya

03 - Apr - 2024, 10:16

Placeholder
Ilustrasi.(Foto : Istimewa)

JATIMTIMES - Menghadapi momen Lebaran, 4 daerah di Jawa Timur menghadapi risiko gangguan listrik akibat penerbangan balon udara. Menurut Asih Hardianti Nurdin, TL Lingkungan PLT Unit Pembangkit Transmisi Madiun, sebanyak 4 dari 17 daerah kerja PLN UPT Madiun rawan terhadap penerbangan balon udara. Wilayah-wilayah yang terancam termasuk Trenggalek, Tulungagung, Ponorogo, dan Blitar.

"Kami terus melakukan sosialisasi kepada masyarakat agar tidak menerbangkan balon udara karena risiko gangguan jaringan listrik yang dapat timbul, baik dalam skala kecil maupun besar," ungkap Asih pada Selasa (2/4/2024).

Baca Juga : DPKPCK Kabupaten Malang Bentuk Petugas TFL, Pastikan Program Bedah Rumah Tepat Sasaran

Pada tahun sebelumnya, satu kasus tercatat di mana balon udara mengganggu jaringan listrik PLN di wilayah Blitar. Oleh karena itu, PLN terus berkoordinasi dengan para pemangku kepentingan seperti Pemerintah Daerah dan Kepolisian untuk meminimalkan penerbangan balon udara saat Lebaran.

"Dalam hal ini, contohnya di Ponorogo, terjadi penurunan jumlah penerbangan balon udara yang signifikan karena keterlibatan Kepolisian dalam menindak masyarakat yang masih menerbangkan balon udara," jelasnya.

Lebih lanjut, Asih menambahkan bahwa di Tulungagung, PLN memberikan perhatian khusus di Kecamatan Bandung dan Kecamatan Besuki karena setiap tahun masih terjadi masyarakat yang menerbangkan balon udara.

Dalam konteks ini, pada tanggal 27 Maret 2024, Polres Blitar Kota telah mengeluarkan larangan terhadap masyarakat untuk menerbangkan balon udara saat perayaan Lebaran. Kompol I Gede Suartika, Wakapolres Blitar Kota, menyatakan bahwa larangan ini telah diatur dalam Undang-Undang.

Baca Juga : Bikin Nyaman Pengunjung, Jasa Yasa Segera Bangun 20 Toilet Mewah di Balekambang dan Ngliyep

Menurutnya, larangan tersebut diberlakukan karena adanya risiko gangguan keamanan penerbangan, potensi terjadinya kecelakaan, kerugian materi, bahkan hingga dapat berdampak pada korban jiwa.

"Kami memahami bahwa aktivitas ini bisa berpotensi menimbulkan kecelakaan, kerugian materi, bahkan berdampak fatal pada nyawa. Oleh karena itu, kami mengimbau masyarakat untuk mematuhi larangan ini demi keselamatan bersama," pungkas Wakapolres Blitar Kota. 


Topik

Politik balon udara blitar lebaran tradisi lebaran



JatimTimes Media Terverifikasi Dewan Pers

UPDATE BERITA JATIM TIMES NETWORK

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com dengan klik Langganan Google News Jatimtimes atau bisa menginstall aplikasi Jatim Times News melalui Tombol Berikut :


Penulis

Aunur Rofiq

Editor

A Yahya