Jatim Times Network Logo
Agama Ekonomi Gaya Hukum dan Kriminalitas Kesehatan Kuliner Olahraga Opini Otomotif Pemerintahan Pendidikan Peristiwa Politik Profil Ruang Mahasiswa Ruang Sastra Selebriti Tekno Transportasi Wisata
Peristiwa

BPBD Kota Batu Catat 31 Bencana Selama Maret 2024, Tiga Fasilitas Sekolah dan Puluhan Bagunan Rusak

Penulis : Prasetyo Lanang - Editor : Dede Nana

02 - Apr - 2024, 12:39

Placeholder
Pohon tumbang di Temas Kota Batu. Bencana terjadi sebanyak 31 kali di Bulan Maret 2024.

JATIMTIMES - Selama bulan Maret 2024 Kota Batu masih dikepung cuaca ekstrem. Bencana hidrometeorologi menjadi langganan, yakni sebanyak 31 bencana terjadi di Bulan Maret. 

Puluhan bangunan rusak termasuk tiga gedung sekolah, dengan catatan 5 korban.

Baca Juga : Jatah Kursi DPRD Kabupaten Malang Menyusut, PKB Bertekad Rebut Kembali di Pemilu 2029

Kepala BPBD Kota Batu Agung Sedayu mengatakan, beberapa bencana Hidrometeorologi yang terjadi di antaranya angin kencang, tanah longsor, pohon tumbang hingga tanah gerak. 

Di tiga bulan ini kerugian hanya tercatat materiil. Beberapa hari lalu kondisi angin kencang di sertai hujan deras melanda Kota Batu. Menyebabkan puluhan pohon tumbang dan beberapa kerugian kerusakan pemukiman warga.

"Total kejadian 31 benvana, dimana 1 kasus bencana berupa kebakaran dan sisanya adalah bencana alam," kata Agung, Selasa (2/4/2024).

Ia merincikan, dari total tersebut 18 adalah cuaca ekstrim, 11 bencana tanah longsor, 1 kejadian tanah ambles dan 1 bangunan roboh. Dari semua kejadian itu terdata sekitar 28 orang yang terdampak.

Total 20 rumah rusak dan 1 rusak sedang. Selain itu, dampak bencana juga terjadi di beberapa fasilitas umum . Yakni ada 3 fasilitas pendidikan atau gedung sekolah rusak, 1 TPS dan 1 tenpat ibadah. 

"Dan untuk saat ini masih dalam situasi waspada bencana hidrometeorologi," sebut Agung.

Dari kejadian bencana, Kecamatan Bumiaji menjadi yang terbanyak yakni 14 kejadian. Kemudian Kecamatan Batu 13 kejadian dan Kecamatan Junrejo sebanyak 4 kejadian. Tidak ada korban jiwa dalam rangkaian bencana tersebut. Hanya saja beberapa orang mengalami luka dan mendapatkan perawatan.

Baca Juga : Update Gate 13 Stadion Kanjuruhan: Tak Jadi Dibongkar

Agung menjelaskan jika cuaca ekstrem beberapa waktu lalu karena dipengaruhi adanya Bibit Siklon, atau pusat tekanan angin rendah di selatan pulau jawa. Membuat angin semakin cepat berhembus ke pulau jawa. 

Kondisi tersebut juga sudah disosialisasikan oleh Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) dan BPBD kepada masyarakat setempat.

Dikatakan, memang dalam beberapa hari terakhir terdapat kondisi cuaca ekstrem. Ia mengimbau agar mematuhi anjuran BPBD untuk mempertimbangkan aktivitas luar ruangan dan terus berhati-hati serta memperhatikan rambu evakuasi jika terjadi peristiwa bencana.

"Dari hasil pemetaan cuaca ekstrem memang rawan di beberapa tempat. Seperti di Tlekung, Tulungrejo, Sumberbrantas, dan sekitarnya yang mendekati merah (rawan)," tuturnya.


Topik

Peristiwa bpbd kota batu bencana alam bencana kota batu



JatimTimes Media Terverifikasi Dewan Pers

UPDATE BERITA JATIM TIMES NETWORK

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com dengan klik Langganan Google News Jatimtimes atau bisa menginstall aplikasi Jatim Times News melalui Tombol Berikut :


Penulis

Prasetyo Lanang

Editor

Dede Nana