Jatim Times Network Logo
Poling Pilkada 2024 Agama Ekonomi Gaya Hukum dan Kriminalitas Kesehatan Kuliner Olahraga Opini Otomotif Pemerintahan Pendidikan Peristiwa Politik Profil Ruang Mahasiswa Ruang Sastra Selebriti Tekno Transportasi Wisata
Poling Pilkada 2024
Agama

Syarat dan Lama Waktu I'tikaf Menurut Syaikh Shalih bin Fauzan bin Abdillah Al Fauzan 

Penulis : Binti Nikmatur - Editor : A Yahya

02 - Apr - 2024, 11:26

Placeholder
Ilustrasi seseorang muslim i'tikaf di masjid. (Foto: Shutterstock)

JATIMTIMES - Syaikh dan ulama Salafi Arab Saudi Shalih bin Fauzan bin Abdillah Al Fauzan menjelaskan bahwa i'tikaf adalah ibadah yang dilakukan dengan berdiam diri di masjid, untuk beribadah kepada Allah. Hukum i'tikaf sendiri adalah termasuk ibadah yang dianjurkan. Lantas berapa lama batasan waktu i'tikaf? 

"Tidak ada batasan waktu i'tikaf, sesuai keinginan orang yang i'tikaf. Ia boleh memperlama i'tikafnya dan boleh juga hanya sebentar," jelas Syaikh Shalih, dilansir YouTube ShahihFiqih, Selasa (2/4). 

"Tidak ada batasan minimal dan maksimal i'tikaf," imbuhnya. 

Baca Juga : 5 Rekomendasi Foundation Favorit Para MUA, Makeup Tahan Lama Seharian di Hari Lebaran

Sementara itu, untuk syarat i'tikaf ada beberapa hal menurut Syaikh Shalih yang perlu diperhatikan, di antaranya adalah sebagai berikut: 

1. Harus dilakukan di masjid yang ada salat jemaahnya

2. Jangan i'tikaf di selain masjid

3. Jangan i'tikaf di masjid yang sudah ditinggalkan, yang tidak ada salat jemaahnya

4. Menetap di masjid selama i'tikaf

5. Tidak keluar dari masjid, kecuali memang harus pergi keluar. Seperti buang hajat, membeli makan dan minum, jika tidak ada yang membawakannya ke masjid. Jadi tetap berada di masjid saat siang dan malam sampai selesai dari i'tikafnya

6. Tidak melakukan jimak dengan istrinya

Dan Allah berfirman surat Al Baqarah ayat 187: 

وَلَا تُبَاشِرُوْهُنَّ وَاَنْتُمْ عٰكِفُوْنَۙ فِى الْمَسٰجِدِۗ تِلْكَ حُدُوْدُ اللّٰهِ فَلَا تَقْرَبُوْهَاۗ 

Artinya: "Tetapi jangan kamu campuri mereka (istri) ketika kamu beriktikaf dalam masjid pada malam hari Ramadan. Itulah ketentuan Allah, maka janganlah kamu mendekatinya, yakni istri ketika beriktikaf, apalagi berhubungan intim". 

Baca Juga : Memakai Baju Baru di Hari Raya Idul Fitri, Wajib atau Sunah?

Di Indonesia, biasanya I'tikaf biasanya dilakukan selama 10 hari terakhir bulan Ramadan, terutama pada malam-malam ganjil (malam ke-21, 23, 25, dan seterusnya). 

Demikian informasi seputar syarat dan lama waktu i'tikaf menurut Syaikh Shalih. Semoga dengan i'tikaf, bisa memperkuat ikatan spiritual kita dengan Allah SWT dan memperdalam hubungan dengan-Nya. 


Topik

Agama I'tikaf aturan i'tikaf lama i'tikaf



JatimTimes Media Terverifikasi Dewan Pers

UPDATE BERITA JATIM TIMES NETWORK

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com dengan klik Langganan Google News Jatimtimes atau bisa menginstall aplikasi Jatim Times News melalui Tombol Berikut :


Penulis

Binti Nikmatur

Editor

A Yahya