Jatim Times Network Logo
Agama Ekonomi Gaya Hukum dan Kriminalitas Kesehatan Kuliner Olahraga Opini Otomotif Pemerintahan Pendidikan Peristiwa Politik Profil Ruang Mahasiswa Ruang Sastra Selebriti Tekno Transportasi Wisata
Pemerintahan

Jelang Idulfitri, Gerakan Pasar Murah di Bondowoso Diserbu Warga

Penulis : Abror Rosi - Editor : A Yahya

02 - Apr - 2024, 09:19

Placeholder
Warga berbondong-bondong belanja di gerakan pasar murah (Foto: Abror Rosi/JatimTimes)

JATIMTIMES - Gerakan Pangan Murah (GPM) menjelang Idulfitri 1445 hijriah berlangsung serentak di sejumlah daerah di Indonesia, tak terkecuali di Kabupaten Bondowoso. Di Bondowoso GPM ditempatkan di Alun-alun Bagus Asra sebelah Monumen Gerbong Maut, Senin (1/4/2024). 

Gerakan Pangan Murah di Bondowoso dimotori oleh Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (DKPP) bersama sejumlah pihak terkait seperti sejumlah perusahaan, BUMN, IKM, kelompok tani dan pengusaha binaan Dinas Pertanian. 

Baca Juga : 10 Negara dengan Umur Terpendek, Kisaran 50 Tahun

Beragam kebutuhan pokok dan penting tersedia dalam gerakan pangan murah tersebut. Diantaranya beras SPHP Bulog, beras medium, beras premium, gula, minyak, telur, beragam sayuran-sayuran hingga kue. 

Sementara harga bahan pokok tentu lebih murah dibandingkan harga di pasaran. Misalnya untuk beras SPHP dibanderol dengan harga Rp 10.200 per kilogramnya, atau Rp 51.000 per 5 Kg. 

Warga tampak antusias menyerbu gerakan pangan murah tersebut. Informasi dihimpun, dalam kesempatan tersebut Bulog Bondowoso menyediakan 2 ton beras SPHP, dan habis dalam hitungan satu jam. Setiap pembeli dibatasi 10 Kg. Bahkan banyak warga yang tidak kebagian.

Salah seorang ibu rumah tangga (IRT), Ibu Titin tampak membeli tiga minyak goreng kemasan 1 liter. Menurutnya, harga per 1 liter Rp 16.500.

“Saya beli tiga, bayar pakai uang 50 ribuan dapat kembalian 500 rupiah tadi,” kata dia saat dikonfirmasi. 

Harga tersebut jauh lebih murah dibandingkan di minimarket yang harganya bisa mencapai Rp 20 ribuan. “Sebenarnya tidak dibatasi, saya beli tiga untuk kebutuhan memasak dan bikin kue lebaran juga,” terang dia. 

Baca Juga : 25.869 Orang dari Jatim Mulai Mudik Naik Kereta Api, Berikut Daftar KA Terfavorit

Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan, Hendri Widotono menjelaskan, GPM ini dilaksanakan serentak di 514 kabupaten/kota di Indonesia dan Bondowoso menjadi salah satu yang kebagian melaksanakan gerakan ini. "Tidak semua di sekitar kita ini ada. Seperti di Situbondo ndak ada," kata dia saat dikonfirmasi. 

GPM di Bondowoso menyediakan beras SPHP 2 ton, minyak goreng merek Camar 200 liter, minyak dari Bulog 750 liter, bawang merah 10 kg, bawang 10 kg dan telur 50 kg. 

Ia memastikan harga dalam gerakan pangan murah lebih murah dibandingkan harga di pasaran.

Tujuan gerakan pangan murah ini, untuk stabilisasi pasokan dan harga pangan. "Termasuk dievaluasi tim pengendali inflasi pusat, tadi diabsen semua," pungkasnya.


Topik

Pemerintahan Hendri Widotono gpn gerakan pangan murah Bondowoso



JatimTimes Media Terverifikasi Dewan Pers

UPDATE BERITA JATIM TIMES NETWORK

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com dengan klik Langganan Google News Jatimtimes atau bisa menginstall aplikasi Jatim Times News melalui Tombol Berikut :


Penulis

Abror Rosi

Editor

A Yahya