Jatim Times Network Logo
Agama Ekonomi Gaya Hukum dan Kriminalitas Kesehatan Kuliner Olahraga Opini Otomotif Pemerintahan Pendidikan Peristiwa Politik Profil Ruang Mahasiswa Ruang Sastra Selebriti Tekno Transportasi Wisata
Hukum dan Kriminalitas

Pekerja Pijat Terapi Ditemukan Tewas di Gunung Katu, Korban Pembunuhan?

Penulis : Ashaq Lupito - Editor : Yunan Helmy

02 - Apr - 2024, 00:48

Placeholder
Tim Inafis Polres Malang saat melakukan serangkaian penyelidikan, termasuk olah TKP di lokasi penemuan mayat di Gunung Katu pada Senin (1/4/2024). (Foto: Istimewa)

JATIMTIMES - Setelah sempat dikabarkan pergi dari rumah tanpa pamit sejak enam hari lalu, seorang pria yang diketahui bekerja sebagai pemijat terapi ditemukan  meninggal di Gunung Katu, Kecamatan Wagir, Kabupaten Malang, Senin (1/4/2024).

Berdasarkan laporan  Polsek Sukun, Polresta Malang Kota, identitas korban diketahui bernama Abdul Aziz Sofi’i (36), warga Kecamatan Sukun, Kota Malang. Dari informasi yang dihimpun JatimTIMES, korban ditemukan meninggal di kawasan Gunung Katu pada Senin (1/4/2024) sekitar pukul 12.30 WIB.

Baca Juga : Update Gate 13 Stadion Kanjuruhan: Tak Jadi Dibongkar

Peristiwa penemuan jenazah tersebut dikonfirmasi langsung oleh Kasatreskrim Polres Malang AKP Gandha Syah Hidayat. "Iya, benar. Saat ini jenazah korban telah dibawa ke RSSA (Rumah Sakit Saiful Anwar) Kota Malang untuk dilakukan autopsi," ungkap Gandha saat dikonfirmasi, Senin (1/4/2024) malam.

Meski membenarkan telah menerjunkan tim inafis ke lokasi penemuan mayat,  Gandha belum bisa memastikan  penyebab kematian korban. Sebaliknya, saat ini polisi masih melakukan serangkaian penyelidikan guna mengungkap penyebab korban meninggal. "(Penyebab kematian korban) masih belum tahu, karena masih menunggu proses autopsi," ungkapnya.

Berdasarkan laporan orang hilang di  Polsek Sukun, kronologi hilangnya korban bermula pada Rabu (27/3/2024). Malam itu sekitar pukul 19.30 WIB, korban meninggalkan rumah tanpa berpamitan.

Namun  saat itu, adik korban mengetahui kakaknya pergi meninggalkan rumah dengan mengendarai sepeda motor Suzuki Shogun 125  nomor polisi (nopol) N 4802 ACL.

Belakangan diketahui, Aziz meninggalkan rumah dengan tujuan hendak membuang sajen demi kesembuhan ibunya yang sedang sakit. Korban  saat itu pergi bersama sahabat karibnya yang berinisial FL.

Semula, FL hendak mengantar Aziz sampai ke tujuan. Namun Aziz menolak tawaran tersebut. Alasannya, Aziz  saat itu mengaku telah ada janji dengan orang lain. Sehingga keduanya  sempat menunggu seseorang tersebut di suatu tempat.

Beberapa saat kemudian, istri FL menghubungi AziZ melalui chat WhatsApp. Dalam pesannya, sang istri menanyakan kapan suaminya, yakni FL, pulang.

Mendapat pesan tersebut, Aziz sempat menyampaikan ke FL dan memintanya untuk segera pulang karena istrinya mencarinya. Namun FL memilih  tetap menemani Aziz yang pada saat itu sedang menunggu orang lain yang sebelumnya sudah janjian melalui telepon.

Sekitar 15 - 20 menit kemudian, datang seseorang yang  saat itu memakai jaket jumper warna hitam, masker putih, helm hitam, serta mengendarai sepeda motor Honda Vario 150 berwana hitam kombinasi putih.

Baca Juga : Bayi Meninggal Ditemukan Warga di Pesisir Pantai Taddan

Mengetahui hal itu, FL sempat menanyakan tujuan korban hendak pergi ke mana bersama seseorang tersebut. Namun Aziz hanya menjawab singkat yang pada intinya sedang ada perlu. Sebaliknya, korban menyuruh FL untuk segera pulang karena dicari istrinya.

Akhirnya, FL meninggalkan korban bersama seseorang tersebut. Kemudian, pada Kamis (28/3/2024) dini hari sekitar pukul 00.30 WIB, FL tiba di rumahnya.

Di sisi lain, pada Kamis (28/3/2024) malam pada pukul 22.38 WIB, kakak korban mendapat informasi dari adiknya jika korban tidak bisa ditelepon. Bahkan handphone milik korban sudah tidak aktif.

Merasa khawatir, kakak korban akhirnya menanyakan kepada FL terkait keberadaan adiknya tersebut. Hingga akhirnya, pihak keluarga memutuskan untuk melaporkan hilangnya korban ke Polsek Sukun.

Mendapat laporan, personel gabungan sempat dikerahkan untuk melakukan pencarian. Hingga akhirnya, pada Senin (1/4/2024) korban ditemukan meninggal di kawasan Gunung Katu, Kecamatan Wagir, Kabupaten Malang.

Kapolsek Wagir AKP Ronny Margas mengonfirmasi, mayat yang ditemukan di Gunung Katu tersebut merupakan jenazah Abdul Aziz Sofi’i yang sebelumnya dilaporkan hilang ke Polsek Sukun. "Benar, ada penemuan mayat (di Gunung Katu). Memang benar korban diduga merupakan orang (yang dilaporkan) hilang," ungkap Ronny saat dikonfirmasi, Senin (1/4/2024) malam.

Apakah ada dugaan korban meninggal karena dibunuh? Perwira Polri dengan pangkat tiga balok ini enggan berspekulasi. Sebaliknya, pihaknya mengaku hingga kini masih melakukan penyelidikan terkait penemuan mayat di Gunung Katu tersebut. "Masih lidik, (terkait penyebab kematian korban) masih menunggu hasil autopsi," pungkasnya.


Topik

Hukum dan Kriminalitas Ditemukan meninggal meninggal Gunung Katu Malang Polres Malang



JatimTimes Media Terverifikasi Dewan Pers

UPDATE BERITA JATIM TIMES NETWORK

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com dengan klik Langganan Google News Jatimtimes atau bisa menginstall aplikasi Jatim Times News melalui Tombol Berikut :


Penulis

Ashaq Lupito

Editor

Yunan Helmy