Jatim Times Network Logo
Agama Ekonomi Gaya Hukum dan Kriminalitas Kesehatan Kuliner Olahraga Opini Otomotif Pemerintahan Pendidikan Peristiwa Politik Profil Ruang Mahasiswa Ruang Sastra Selebriti Tekno Transportasi Wisata
Peristiwa

Polresta Malang Kota Terjunkan Tim Trauma Healing Dampingi Cana Anak Selebgram Malang

Penulis : Irsya Richa - Editor : Sri Kurnia Mahiruni

01 - Apr - 2024, 16:15

Placeholder
Tim trauma healing saat bersama Cana di RSSA. (Foto: Istimewa)

JATIMTIMES - Pasca kejadian kekerasan pada anak yang menimpa anak selebgram asal Malang Aghnia Punjabi yakni Jana Amira Priyanka atau akrab dipanggil Cana (3 tahun) Polresta Malang Kota tengah fokus memantau perkembangan psikis. 

Tim Psikologi Sama Ramah dihadirkan untuk memantau kondisi Cana. Kapolresta Malang Kota Kombes Pol Budi Hermanto, anggota Sat Reskrim Polresta Malang Kota serta Penjabat Wali Kota Malang Wahyu Hidayat, telah melakukan kunjungan kepada korban di Rumah Sakit Saiful Anwar. 

Baca Juga : Jangan Sembarangan Pilih Pengasuh, Ini Hal yang Perlu Diperhatikan dalam Memilih Babysitter

Mereka ingin memastikan perkembangan kesehatan fisik juga psikis yang dialami.

“Unit PPA Satreskrim Polresta Malang Kota bersama Tim Psikologi Sama Ramah turut memantau perkembangan psikis anak tersebut  dengan memberikan berbagai upaya,” ungkap Buher sapaan akrab Budi Hermanto.

Dengan pendampingan yang dilakukan ini, upaya Polresta Malang agar kondisi Cana segera pulih pasca satu jam mendapatkan kekerasan dari pengasuhnya. Perkara tindak kekerasan perempuan dan anak menjadi perhatian di Kota Malang, sehingga ditindak dengan cepat untuk memberikan rasa aman dan nyaman.

Menurutnya hingga kini masih melakukan observasi. Termasuk mendalami dugaan luka psikis yang dialami korban. “Kondisi korban saat ini tentunya masih dalam masa observasi masih masa perawatan," imbuh Buher.

Sementara itu, ibu korban Aghnia juga membagikan kabar Cana luka mata kiri yang semula hanya terbuka sedikit, kini sudah melebar. Warna lebam pun mulai membaik.

Kabar buruknya mulai muncul lebam di bawah mata Cana pada Minggu (31/3/2024). Trauma berat mulai dialami Cana apalagi saat tidur kerap mengigau ketakutan.

Baca Juga : Viral Seorang Pria Pukul Kepala Bocah Saat Tarawih di Lamongan

Meski demikian Aghnia masih kerap membuat story menyalahkan dirinya sendiri karena merasa bersalah terhadap putri sulungnya.

Sedang pelaku penganiayaan Indah Permata Sari (IPS) telah ditetapkan menjadi tersangka oleh Polresta Malang Kota. Indah bakal menjalani hukuman maksimal 5 tahun dengan denda Rp 100 juta.

Indah dijerat Pasal 80 ayat (2) Undang-undang Republik Indonesia nomor 35 Tahun 2014 tentang perubahan atas Undang-undang Republik Indonesia nomor 23 Tahun 2002 tentang perlindungan anak subsider Pasal 80 ayat (1) Undang-undang Republik Indonesia nomor 35 Tahun 2014 tentang perubahan atas Undang-undang Republik Indonesia nomor 23 Tahun 2002 tentang perlindungan anak (Tindak Pidana Kekerasan terhadap anak).

Polesta Malang Kota masih melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk mengungkap beberapa fakta. Apalagi Indah telah terekam CCTV melakukan kekerasan selama 1 jam kepada Cana layaknya kepada orang dewasa.


Topik

Peristiwa Aghnia Aghnia Punjabi Cana Polresta Malang Kota trauma healing kekerasan pada anak penganiayaan



JatimTimes Media Terverifikasi Dewan Pers

UPDATE BERITA JATIM TIMES NETWORK

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com dengan klik Langganan Google News Jatimtimes atau bisa menginstall aplikasi Jatim Times News melalui Tombol Berikut :


Penulis

Irsya Richa

Editor

Sri Kurnia Mahiruni