Jatim Times Network Logo
Agama Ekonomi Gaya Hukum dan Kriminalitas Kesehatan Kuliner Olahraga Opini Otomotif Pemerintahan Pendidikan Peristiwa Politik Profil Ruang Mahasiswa Ruang Sastra Selebriti Tekno Transportasi Wisata
Pemerintahan

Harga Telur Ayam Tinggi, Pemkot Batu Siapkan Subsidi Jagung Pakan Ternak Pakai BTT

Penulis : Prasetyo Lanang - Editor : A Yahya

01 - Apr - 2024, 09:40

Placeholder
Peternak ayam petelur menyampaikan keluhan harga pakan jagung mahal. Pemkot Batu menyiapkan subsidi pakan intuk menekan inflasi harga telur ayam ras.(Foto: Istimewa)

JATIMTIMES - Harga telur ayam ras mengalami kenaikan yang tinggi fan tak kunjung stabil. Salah satunya disinyalir karena harga pakan jagung pakan ternak mahal dan mempengaruhi biaya produksi. Menyikapi hal itu, Pemkot Batu menyiapkan subsidi pakan untuk membantu kalangan peternak demi menstabilkan harga telur.

Pj Wali Kota Batu Aries Agung Paewai menyampaikan, pihaknya sudah menyiapkan subsidi dari anggaran pemerintah daerah. Dirinya berharap bisa memastikan bantuannya nanti dapat meringankan beban peternak secara tepat sasaran melalui berdialog dengan peternak. Terbaru, seperti kunjungannya di peternak ayam petelur di Desa Tlekung, Junrejo, Minggu (31/3/2024).

Baca Juga : Pemkab Malang Terapkan Biosecurity Guna Antisipasi PMK hingga LSD 

 

"Sebagai langkah menurunkan harga komoditas telur ayam ras, pemerintah berencana memberikan subsidi bagi pengadaan pakan ternak ayam petelur, khususnya jagung. Diharapkan dengan subsidi ini akan mendorong penurunan biaya operasional peternak sehingga menurunkan harga telur dipasaran sekaligus inflasi di Kota Batu," ujar Aries, Minggu (31/3/2024).

Aries yang didampingi Kepala Pertanian dan Ketahanan Pangan Kota Batu, Heru Yulianto, meninjau Peternak Ayam Petelur milik Rohmat dengan jumlah 5000 ekor ayam dan produksi 1,5 ton telur per hari di Desa Tlekung.

Ia juga menerima laporan dari peternak ayam petelur akan banyaknya telur berkualitas rendah dari luar yang masuk dan diperdagangkan di Kota Batu. Tentunya kondisi ini akan mengganggu hasil ternak ayam petelur asli Kota Batu dengan produk yang lebih berkualitas sesuai standar. Hal ini yang dirasa membutuhkan intervensi pemerintah daerah.

Rencana subsidi pakan bagi peternak, lanjut Aries, akan menggunakan anggaran Belanja Tidak Terduga (BTT) APBD Kota Batu yang salah satunya difokuskan untuk pengendalian inflasi daerah. Mengenai nilai BTT yang digelontorkan, ia belum menjelaskan lebih jauh karena masih akan dikomunikasikan dengan kalangan peternak.

Ia mengungkapkan dalam waktu dekat bakal menggelar pertemuan dengan asosiasi peternak ayam ras, baik petelur maupun pedaging, untuk mengetahui perkembangan kondisi yang dialami peternak. Apalagi kondisi saat ini, menjelang Idul Fitri. Mengingat kebutuhan akan telur dan daging ayam ras meningkat.

Baca Juga : 3 Ide dan Tips Membuat Kue Serba-Rasa Cokelat untuk Lebaran 

 

Seperti diketahui, di Kota Batu ada 3 produk yang menyumbang inflasi tertinggi. Yaitu beras, telur dan daging ayam. Aries berharap pihaknya segera menemukan solusi agar inflasi Kota Batu terkendali.

"Kita berharap dialog dengan asosiasi peternak nantinya akan ada solusi terhadap permasalahan terkait peternak dan juga inflasi, sehingga inflasi di Kota Batu terkendali," tandasnya.


Topik

Pemerintahan Harga telur aries agung paewai subsidi jagung



JatimTimes Media Terverifikasi Dewan Pers

UPDATE BERITA JATIM TIMES NETWORK

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com dengan klik Langganan Google News Jatimtimes atau bisa menginstall aplikasi Jatim Times News melalui Tombol Berikut :


Penulis

Prasetyo Lanang

Editor

A Yahya