Jatim Times Network Logo
Agama Ekonomi Gaya Hukum dan Kriminalitas Kesehatan Kuliner Olahraga Opini Otomotif Pemerintahan Pendidikan Peristiwa Politik Profil Ruang Mahasiswa Ruang Sastra Selebriti Tekno Transportasi Wisata
Pemerintahan

Ketua Dewan Pastikan Tak Ada Kunker ke Eropa DPRD Kota Malang

Penulis : Riski Wijaya - Editor : A Yahya

30 - Mar - 2024, 20:49

Placeholder
Ketua DPRD Kota Malang, I Made Riandiana Kartika.(Foto: Istimewa).

JATIMTIMES - Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Malang I Made Riandiana Kartika memastikan bahwa tak akan ada kegiatan perjalanan dinas luar negeri (PDLN) bagi anggota dewan. Hal itu sebagai jawaban atas banyaknya berita yang beredar bahwa anggota dewan Kota Malang akan melakukan PDLN ke sejumlah negara Eropa. 

Made mengatakan, ada beberapa alasan bahwa kegiatan PDLN tersebut dirasa masih belum perlu untuk dilakukan oleh DPRD Kota Malang. Salah satunya karena proses perizinan untuk melakukan PDLN yang dirasa cukup panjang. Yakni berjenjang dari Wali Kota, Gubernur hingga Kemendagri

Baca Juga : Ini Bagian Mobil yang Harus Dicek usai Dipakai Mudik, Jangan Langsung Dibawa Pergi Lagi

"Pertama harus izin Walikota, kedua diteruskan ke Gubernur (Provinsi) kemudian ke Kemendagri. Kalau tidak dizinkan ke tiga lembaga ini, atau walikota oke, provinsi oke tetapi kemendagri tidak mengizinkan itu pun tidak bisa dilaksanakan," ujar Made, Sabtu (30/3/2024).

Selain itu, alasan selanjutnya adalah efektivitas PDLN yang saat ini diyakini masih kurang dapat optimal. Salah satunya karena perbedaan bahasa, dimana hal itu diyakini dapat membuat jalannya proses rapat koordinasi (rakor) pada kegiatan PDLN menjadi lebih sulut. 

"Dari sisi bahasa pasti kita akan kesulitan walaupun disisi lain ada penerjemahannya. Lebih baik kita hadirkan disini, walaupun secara pelaksanaan kita harus menanggung narasumber dari luar. Itu tidak akan kita lakukan karena itu sangat tudak efisien. Lebih baik kita disini saja," terang Made. 

Di sisi lain dirinya menjelaskan bahwa berdasarkan pelaksanaannya, PDLN juga dibedakan menjadi dua. Yang pertama dilaksanakan dalam rangka peningkatan kapasitas anggota dewan. Dan yang kedua pelaksanaan PDLN untuk penerimaan undangan. 

"Kita diundang oleh negara yang sudah bekerjasama dengan Kota Malang. Seperti yang dilakukan oleh Pak Sutiaji kemarin itu pun maksimal hanya 4 orang saja yang berangkat. Tidak boleh lebih dari 4 orang," kata Made. 

Sehingga dirinya tidak membenarkan bahwa jajaran anggota DPRD Kota Malang akan melakukan kegiatan PDLN. Terlebih dirinya sangat tidak sepakat jika isu tersebut diartikan oleh berbagai pihak bahwa PDLN itu sebagai tur ke Eropa bagi anggota dewan jelang akhir masa jabatan. 

Baca Juga : 3 Ide dan Tips Membuat Kue Serba-Rasa Cokelat untuk Lebaran

"Lebih baik kita meningkatkan kapasitas ke Jakarta, ketimbang harus ke Itali, Inggris, itupun sebenarnya lebih banyak pada anggaran tiket pesawat yang tinggi, hotel yang tinggi dan biaya hidup yang tinggi," jelasnya. 

Namun tidak menutup kemungkinan PDLN itu dilakukan. Yakni dalam tajuk penerimaan undangan. Meskipun sampai saat ini, dirinya masih belum menerima adanya undangan dari luar negeri bagi Anggota DPRD Kota Malang. 

"Artinya perjalanan dinas untuk peningakatan kapasitas sudah pasti tidak. Tapi kalau undangan kita akan lihat, tapi harus didampingi oleh Pemkot. Dan belum ada undangan yang masuk sampai sekarang," pungkas Made. 


Topik

Pemerintahan kunker dewan i made riandiana kartika dewan kota malang



JatimTimes Media Terverifikasi Dewan Pers

UPDATE BERITA JATIM TIMES NETWORK

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com dengan klik Langganan Google News Jatimtimes atau bisa menginstall aplikasi Jatim Times News melalui Tombol Berikut :


Penulis

Riski Wijaya

Editor

A Yahya