Jatim Times Network Logo
Agama Ekonomi Gaya Hukum dan Kriminalitas Kesehatan Kuliner Olahraga Opini Otomotif Pemerintahan Pendidikan Peristiwa Politik Profil Ruang Mahasiswa Ruang Sastra Selebriti Tekno Transportasi Wisata
Peristiwa

Dua Jam Lebih Kebakaran Gudang Pengeringan Manggot di Kasembon, Empat Karyawan Luka Bakar

Penulis : Muhammad PL - Editor : Dede Nana

02 - Mar - 2024, 10:09

Placeholder
Petugas pemadam kebakaran saat proses menjinakkan api di gudang pengeringan manggot di Kecamatan Kasembon, Kabupaten Malang. (Foto: Dokumen Polsek Kasembon).

JATIMTIMES - Kebakaran sebuah gudang di Jalan Raya Mangir Dusun Besuk, Desa Sukosari, Kecamatan Kasembon, Kabupaten Malang, Jumat malam (1/3/2023) menyebabkan korban. Tepatnya empat karyawan mengalami luka bakar. Butuh sekitar delapan armada pemadam kebakaran untuk menjinakkan api selama lebih dari dua jam.

Menurut sejumlah informasi yang dihimpun, kebakaran terjadi sekitar pukul 18.30 WIB. Dari dugaan awal kebakaran itu akibat konsleting listrik. Api yang berkobar di dekat perbatasan penghubung Malang dan Kediri itu sempat terekam dalam sebuah video amatir yang viral di media sosial Instagram. Warga tampak panik dan tersiar kabar bahwa gudang tersebut merupakan gudang LPG. Namun, setelah dikonfirmasi merupakan gudang pengeringan manggot atau belatung yang biasa digunakan pakan ikan.

Baca Juga : Terekam CCTV, Aksi Perundungan hingga Penganiayan Siswa di Kota Malang 

Disampaikan Kapolsek Kasembon AKP Ma'ruf, peristiwa kebakaran yang terjadi diketahui awalnya ketika api tiba-tiba muncul dari gudang pengeringan usaha maggot. Gudang itu milik Fachri Fachrudin di lahan kosong milik warga bernama Haidar.

"Dugaannya karena konsleting listrik, kemudian api membesar. Kebakaran sekitar jam 18.30 WIB," ucap AKP Ma'ruf, saat dikonfirmasi Jumat malam (1/3/2024).

Dikatakan dia, pada saat api muncul karyawan gudang yang mengetahui berusaha memadamkan api. Namun karena api kian membesar, keempat karyawan yang diketahui bernama Kabib, Riki, Masjid Choirul, dan Dewantoro, akhirnya tersambar nyala api. Satu di antara karyawan itu yakni Kabin sempat dibawa ke RS Madina, Kasembon untuk dirawat lukanya. Beberap saat kemudian ini sudah dipulangkan.

"Atas nama Riki yang mana karyawannya dibawa pihak keluarga ke Batu. Sementara dua orang lainnya Saudara Majid Choirul dan Dewantoro dibawa ke RS Pare, anggota masih mengecek ke rumah sakit," terangnya.

Api sendiri disebut Ma'ruf, dipadamkan oleh gabungan tim pemadam kebakaran (Damkar) Kota Batu dan Kabupaten Kediri, yang dikerahkan dari wilayah Pare, Kabupaten Kediri.

Baca Juga : Di Tengah Naiknya Harga Bahan Pokok, Mahasiswa Unisma Asal NTB Salurkan Bantuan

"Dikerahkan dua unit armada pemadam dari Kabupaten Malang, dari Batu tiga unit, dan Kediri tiga unit," ucap Kabid Pencegahan dan Penanggulangan Kebakaran (BPPK) Satpol-PP Kabupaten Malang Sigit Yuniarto saat dikonfirmasi terpisah, Sabtu (2/3/2024).

Ia menjelaskan, bahwa sebenarnya laporan baru diterima Damkar Kabupaten Malang pukul 19.26. Sekitar pukul 20.30 tim pemadam beserta armada tiba di lokasi untuk berupaya memadamkan api. "Sekitar pukul 21.30 api dinyatakan jinak. Lalu dilakukan pembasahan, sedangkan kerugian diperkirakan Rp1 Miliar," ungkap Sigit.


Topik

Peristiwa kebakaran kebakaran di kabupaten malang



JatimTimes Media Terverifikasi Dewan Pers

UPDATE BERITA JATIM TIMES NETWORK

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com dengan klik Langganan Google News Jatimtimes atau bisa menginstall aplikasi Jatim Times News melalui Tombol Berikut :


Penulis

Muhammad PL

Editor

Dede Nana