Jatim Times Network Logo
Agama Ekonomi Gaya Hukum dan Kriminalitas Kesehatan Kuliner Olahraga Opini Otomotif Pemerintahan Pendidikan Peristiwa Politik Profil Ruang Mahasiswa Ruang Sastra Selebriti Tekno Transportasi Wisata
Hukum dan Kriminalitas

Kejari Gresik Tahan Mantan Kepala Disperindag Terjerat Dugaan Korupsi Dana Hibah UMKM

Penulis : Syaifuddin Anam - Editor : A Yahya

22 - Feb - 2024, 18:47

Placeholder
Kajari Gresik Nana Riana (tengah) menyampaikan perkembangan perkara dugaan korupsi di lingkungan Dinas Koperasi dan Perindag Gresik, Kamis (22/2/2024).

JATIMTIMES - Kejaksaan Negeri Gresik akhirnya resmi menahan mantan Kepala Disperindag Malahatul Fardah atas dugaan korupsi dana hibah UMKM tahun anggaran 2022.

Penahanan dilakukan sesuai dengan surat perintah penahanan Nomor : Print-353/M.5.27/Fd.2/02/2024. Tersangka ditahan selama 20 hari ke depan.

Baca Juga : Jalan Mayjend Sungkono Gresik Rusak, Nyawa Pemotor Terancam

Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Gresik, Nana Riana menyampaikan, penahanan dilakukan untuk mempermudah dan mempercepat proses penanganan perkara. Hingga di limpahkan ke pengadilan.

"Tersangka MF ditahan supaya tidak melarikan diri, menghilangkan barang bukti serta dikhawatirkan mengulangi perbuatannya lagi," kata Nana Riana saat press release, Kamis (22/2/2024).

Nana Riana menyebutkan, sesuai dengan janjinya, penanganan perkara korupsi dana hibah umkm akan dilanjutkan setelah tahapan pencoblosan pemilu 2024. Perkara ini akan terus dikembangkan, karena berpotensi menambah tersangka lain.

"Kami akan klarifikasi lagi kepada pejabat di dinas terkait untuk memastikan keterlibatannya dalam perkara ini," ujarnya.

Pihaknya menegaskan, pengembangan perkara tersebut terus dilakukan. Termasuk keterlibatan 10 penyedia yang lain. Semuanya akan dilakukan pemanggilan untuk menjalani pemeriksaan.

"Kerugian sementara untuk 2 dari 12 penyedia yang terlibat dalam pengadaan barang dana hibah ini sebesar Rp860.211.548," pungkasnya.

Baca Juga : DPUPR Kota Blitar Anggarkan Rp 8 Miliar untuk Bangun Dua Kantor Kelurahan Baru

Sekadar diketahui anggaran hibah dana umkm tahun anggaran 2022 terdapat Rp 19 miliar diperuntukan untuk 782 pelaku umkm calon penerima hibah. Namun, realisasi dari anggaran tersebut hanya Rp 17 miliar, untuk 774 pelaku umkm. 

Alokasi anggaran tersebut digunakan untuk membeli barang hibah melalui sistem e-katalog. Dalam pelaksanaannya, Diskoperindag menunjuk 12 pihak penyedia barang.

Setelah tim penyidik melakukan pemeriksaan terhadap 340 kelompok usaha mikro, 172 di antaranya ditangani oleh dua penyedia, yakni CV Alam Sejahtera Abadi dan CV Ratu Abadi.


Topik

Hukum dan Kriminalitas Kejari Gresik Nana riana korupsi korupsi dana hibah



JatimTimes Media Terverifikasi Dewan Pers

UPDATE BERITA JATIM TIMES NETWORK

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com dengan klik Langganan Google News Jatimtimes atau bisa menginstall aplikasi Jatim Times News melalui Tombol Berikut :


Penulis

Syaifuddin Anam

Editor

A Yahya