Jatim Times Network Logo
Agama Ekonomi Gaya Hukum dan Kriminalitas Kesehatan Kuliner Olahraga Opini Otomotif Pemerintahan Pendidikan Peristiwa Politik Profil Ruang Mahasiswa Ruang Sastra Selebriti Tekno Transportasi Wisata
Pemerintahan

Disbudpar Jatim Kembangkan Wisata Kebugaran di Madura

Penulis : Muhammad Choirul Anwar - Editor : Dede Nana

09 - Feb - 2024, 19:22

Placeholder
Kepala Disbudpar Jatim Evy Afianasari (ist)

JATIMTIMES - Pemerintah Provinsi Jawa Timur melalui Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Provinsi Jawa Timur (Disbudpar Jatim) tengah mengembangkan wellness tourism atau wisata kebugaran. Rencananya, Pulau Madura menjadi destinasi wisata kebugaran.

Konsep wellness tourism ini berbeda dengan konsep medical tourism atau wisata medis. Medical tourism adalah perjalanan wisata untuk mendapatkan pelayanan kesehatan. Sedangkan wellness tourism adalah perjalanan wisata untuk mendapatkan pelayanan kesehatan tradisional yang menggunakan pendekatan holistik untuk pemeliharaan kesehatan dan bersifat promotif – preventif.

Baca Juga : Turis hanya Bertahan Sehari di Jatim, Ini yang akan Dilakukan Gubernur Khofifah

Kepala Disbudpar Jatim Evy Afianasari menjelaskan, untuk wisata medis, pihaknya bersama Dinkes Jatim dan RSUD Dr Soetomo telah berkolaborasi untuk memperkuat medical tourism di Jawa Timur.

“Di samping itu, kami juga sedang mengembangkan wellness tourism. Nanti juga akan ada di daerah Madura, yang saat ini kami sedang dalam pengembangan," ujar Evy, Jumat (9/2/2024). 

Hanya saja, dia tidak menjelaskan lebih lanjut mengenai detail pengembangan wisata kebugaran tersebut. Kendati demikian, berdasarkan berbagai sumber, Madura memang memiliki potensi untuk wisata kebugaran. 

Penelitian FN Rahmawati dkk tahun 2023 menyebut, masyarakat Madura mempunyai kearifan lokal dalam memaknai konsep sehat. Kearifan lokal ini terlihat pada konsep “Bares Sake” dan konsep “Atamba Araksa”.

Makna dari konsep ini diwujudkan dalam perilaku komunikasi kesehatan masyarakat Madura sehari-hari yaitu: “Arbet Beden” yaitu memelihara tubuh dengan tradisi “Ajamo” dan “So’oso” serta tradisi “Nyabis”.

Tradisi tersebut memunculkan potensi yang dapat dikembangkan menjadi destinasi wisata khususnya wisata kebugaran. Adapun Evy Afianasari berharap pengembangan wisata kebugaran di Madura bisa berdampak positif pada perekonomian Jatim. 

Baca Juga : Khatib Salat Jumat Diminta Ajak Jemaah Nyoblos, Menteri Agama: Saling Menghargai Pilihan Politik

"Semoga upaya ini dapat menambah jumlah dari pergerakan wisatawan serta meningkatkan pertumbuhan ekonomi di Jawa Timur,” ungkap Evy. 

Evy juga berharap, para insan budaya maupun pelaku pariwisata, dapat merasakan kehadiran dan dukungan pemerintah kepada mereka.

”Dan harus kita sadari karya seniman ini ikut menumbuh kembangkan perekonomian di Jawa Timur. Di samping itu, tanpa adanya para pelaku industri pariwisata baik dari segi kreativitas dan inovasinya, mungkin Jawa Timur bukan apa-apa, sehingga makin meningkatkan pertumbuhan ekonomi khususnya di sektor pariwisata,” ujarnya.


Topik

Pemerintahan disbudpar jatim wisata kebugaran pulau madura



JatimTimes Media Terverifikasi Dewan Pers

UPDATE BERITA JATIM TIMES NETWORK

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com dengan klik Langganan Google News Jatimtimes atau bisa menginstall aplikasi Jatim Times News melalui Tombol Berikut :


Penulis

Muhammad Choirul Anwar

Editor

Dede Nana