Jatim Times Network Logo
Agama Ekonomi Gaya Hukum dan Kriminalitas Kesehatan Kuliner Olahraga Opini Otomotif Pemerintahan Pendidikan Peristiwa Politik Profil Ruang Mahasiswa Ruang Sastra Selebriti Tekno Transportasi Wisata
Peristiwa

FJN Apresiasi Birokrat yang Juga Mau Berkhidmah di NU

Penulis : M. Bahrul Marzuki - Editor : Sri Kurnia Mahiruni

17 - Nov - 2023, 16:27

Placeholder
Pengurus FJN menyerahkan apresiasi Tokoh Muda Nahdliyin Inspiratif 2023 kepada Danu Ardhiarso

JATIMTIMES - Sebagai ormas keagamaan terbesar di Indonesia, Nahdlatul Ulama memiliki kader yang tersebar di berbagai bidang dan profesi. Namun, kader NU dinilai masih kurang begitu terlihat di jalur birokrasi. Hal itu pun terjadi di Jawa Timur yang merupakan tempat NU dilahirkan, sekaligus basis NU.

Ketua Umum Forkom Jurnalis Nahdliyin (FJN), Muhamad Didi Rosadi menyampaikan sebagai provinsi dengan jumlah nahdliyin terbesar sudah seharusnya kader NU mengisi semua lini yang ada, termasuk jalur birokrasi.

Baca Juga : Reklame Parpol Menjamur, Bawaslu: Efek Masa Kampanye yang Singkat

"Kalau bicara kultural, tentunya birokrat di Jatim mayoritas adalah NU. Tapi kalau bicara kader NU, masih minim di jalur birokrat," kata pria yang akrab disapa Diday, Jumat (17/11/2023).

Jurnalis harian terbitan Surabaya ini mengatakan dari hasil pengamatan FJN belakangan mulai muncul semangat para birokrat untuk aktif berorganisasi di NU mau pun lembaga dan badan otonom di bawah naungan NU. Satu diantaranya adalah Danu Ardhiarso yang saat ini menjabat sebagai Kepala Bagian Umum Sekretariat DPRD Jatim.

Diday menjelaskan, Danu meski merupakan birokrat karir lulusan Sekolah Tinggi Pemerintahan Dalam Negeri (STPDN), namun masih meluangkan waktu berorganisasi di NU. Dia pernah menjabat sebagai Wakil Bendahara di PW GP Ansor Jatim.

"Mas Danu ini paket lengkap, beliau birokrat karir lulusan STPDN tapi juga kader NU. Saat ini tercatat sebagai pengurus di Asisten Kerjasama (Asker) Satkorwil Banser Jawa Timur. Sosoknya sebagai pimpinan birokrasi yang punya kesadaran berkhidmat di NU, menjadi salah satu alasan FJN memberi apresiasi Tokoh Muda Nahdliyin Inspiratif 2023 kepada beliau," tutur Diday.

Sementara itu, Muslih Hasyim Sufy, kader senior Ansor mengakui masih kurangnya kader NU yang berkarir di jalur birokrasi. Menurutnya, di birokrasi kader NU lebih dominan di Kementerian Agama (Kemenag) berikut jajarannya.

Baca Juga : 79 Siswa PAUD Ikuti Sosialisasi Mitigasi Bencana, BPBD Berikan Apresiasi

Namun, mantan Sekretaris Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Jatim itu menjelaskan, saat ini mulai tumbuh kesadaran birokrat berkhidmat di NU. Hal ini tak lepas dari era kebebasan paca reformasi. Sebab, di masa orde baru ada kecenderungan birokrat menyembunyikan identitasnya sebagai nahdliyin.

"Alhamdulillah, di era Gubernur Khofifah para birokrat menunjukkan kebanggaannya sebagai nahdliyin, bahkan pengurus NU. Tradisi NU pun semakin hidup di lingkungan Pemprov Jatim. Saya kira ini bagus, mengingat mayoritas warga NU adalah nahdliyin," ujar Cak Lih sapaan akrabnya.


Topik

Peristiwa Nahdlatul Ulama NU Forkom Jurnalis Nahdliyin



JatimTimes Media Terverifikasi Dewan Pers

UPDATE BERITA JATIM TIMES NETWORK

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com dengan klik Langganan Google News Jatimtimes atau bisa menginstall aplikasi Jatim Times News melalui Tombol Berikut :


Penulis

M. Bahrul Marzuki

Editor

Sri Kurnia Mahiruni