Jatim Times Network Logo
Agama Ekonomi Gaya Hukum dan Kriminalitas Kesehatan Kuliner Olahraga Opini Otomotif Pemerintahan Pendidikan Peristiwa Politik Profil Ruang Mahasiswa Ruang Sastra Selebriti Tekno Transportasi Wisata
Peristiwa

Persyaratan Rekrutmen Dewas-Direksi PDAM Blitar Berubah, Diduga Akan Loloskan Calon Titipan

Penulis : Aunur Rofiq - Editor : Yunan Helmy

16 - Nov - 2023, 12:11

Placeholder
Ketua Komisi I DPRD Kabupaten Blitar M Sulistiono saat rapat dengan kepala OPD Pemkab Blitar.

JATIMTIMES - Proses rekrutmen untuk Dewan Pengawas (Dewas) dan Direksi PDAM di Kabupaten Blitar menjadi sorotan akibat adanya perubahan tiba-tiba dalam persyaratan. Perubahan itulah yang dituduh sebagai upaya untuk mendukung sejumlah calon tertentu. 

Panitia rekrutmen, yang sebelumnya mengharuskan calon memiliki sertifikasi manajemen air minum sebagai syarat wajib, secara mendadak menghapus persyaratan ini setelah periode pendaftaran ditutup.

Baca Juga : Langgar Aturan, Bawaslu Kota Blitar Turunkan 4 Alat Peraga Caleg

 

Dugaan adanya politisasi dalam proses ini mulai mencuat ketika Ketua Komisi I DPRD Kabupaten Blitar M. Sulistiono memberikan pandangan bahwa perubahan aturan dilakukan untuk mengakomodasi kepentingan tertentu,  bahkan disinyalir untuk memuluskan orang-orang yang telah direkomendasikan saja agar dapat lolos seleksi.

“Kalau seperti itu, aturan dibuat karena untuk kepentingan bahwa orang saya tidak masuk (persyaratan yang awal). Makanya aturannya diubah. Mungkin seperti itu lah kalau saya melihat," kata Sulistiono, Kamis (16/11/2023).

Sebelumnya, persyaratan sertifikasi manajemen air minum adalah sebuah keharusan sesuai dengan Peraturan Menteri PUPR Nomor 10/PRT/M/2016 tentang Standar Kompetensi Kerja Nasional Indonesia (SKKNI) di bidang Pengelolaan SPAM. Tetapi, dengan perubahan yang dilakukan oleh Bagian Perekonomian Setda Kabupaten Blitar, masyarakat mulai mempertanyakan integritas proses rekrutmen yang tengah berlangsung.

“Tapi yang jelas masyarakat tahu lah, dengan proses yang sekarang ini justru akan semakin menimbulkan masalah dan polemik soal (dugaan titipan orangnya bupati) itu tadi," imbuhnya.

Moh. Badrodin, kepala Bagian Perekonomian Setda Kabupaten Blitar, membela perubahan tersebut sebagai upaya untuk menarik lebih banyak calon. Dia menjelaskan bahwa persyaratan sertifikasi manajemen air minum dapat dipenuhi setelah calon terpilih menjadi bagian dari Dewan Pengawas dan Direksi PDAM.

“Jadi, kalau syarat sertifikasi itu kami terapkan sekarang, maka jumlah peserta yang lolos cuma sedikit maka aturannya kami rubah yakni bagi direksi terpilih nanti wajib memiliki dan menyetorkan sertifikasi tersebut saat menjabat," ujar Badrodin.

Meskipun demikian, keputusan ini menuai kritik tajam dari berbagai pihak. Merujuk pada opini bahwa perubahan aturan ini dapat mengarah pada penunjukan Dewan Pengawas dan Direksi PDAM yang bersifat politis. Kritik juga dilontarkan mengenai potensi ketidakjujuran dalam proses seleksi.

Pengumuman siapa yang terpilih sebagai Dewan Pengawas dan Direksi PDAM Kabupaten Blitar dijadwalkan akan dilakukan pada  22 November hingga 1 Desember 2023 melalui situs web Pemerintah Kabupaten Blitar. Sejauh ini, 8 calon dewan direksi PDAM Kabupaten Blitar telah berhasil lolos seleksi administrasi dan akan melanjutkan ke tahap wawancara untuk menentukan siapa yang akan menduduki posisi tersebut.

Baca Juga : Wajib Netral, ASN Dilarang Pose Foto Berikut Ini!

 

Sebagian besar masyarakat dan pihak terkait menegaskan pentingnya memastikan proses seleksi yang transparan dan adil untuk menjamin kualitas dan integritas dari Dewan Pengawas dan Direksi PDAM Kabupaten Blitar ke depannya. Mereka menyoroti bahwa kepemimpinan yang dipilih haruslah profesional, berkualitas, dan memiliki etos kerja yang baik, tanpa ada indikasi adanya kepentingan politis di dalamnya.

Bagian Perekonomian Setda Kabupaten Blitar sendiri menegaskan bahwa tujuan utama dari proses seleksi ini adalah untuk mendapatkan pemimpin yang berkualitas dan profesional, yang mampu membawa PDAM Kabupaten Blitar menuju perbaikan yang lebih baik serta lebih profesional. Mereka menekankan bahwa sertifikasi manajemen air minum dapat dipenuhi setelah seseorang terpilih, dengan penekanan pada kualitas kepemimpinan dan kinerja yang baik.

"Karena yang kita cari yang baik dan profesional, soal sertifikasi itu bisa menyusul saat sudah menjabat yang penting dia orang baik dan punya etos kerja," pungkas Badrodin.

Kontroversi terkait perubahan persyaratan rekrutmen Dewan Pengawas dan Direksi PDAM Kabupaten Blitar masih menjadi perbincangan hangat di masyarakat. Sementara proses seleksi terus berlanjut hingga pengumuman final pada tanggal yang telah ditentukan.

 


Topik

Peristiwa



JatimTimes Media Terverifikasi Dewan Pers

UPDATE BERITA JATIM TIMES NETWORK

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com dengan klik Langganan Google News Jatimtimes atau bisa menginstall aplikasi Jatim Times News melalui Tombol Berikut :


Penulis

Aunur Rofiq

Editor

Yunan Helmy