Jatim Times Network Logo
Agama Ekonomi Gaya Hukum dan Kriminalitas Kesehatan Kuliner Olahraga Opini Otomotif Pemerintahan Pendidikan Peristiwa Politik Profil Ruang Mahasiswa Ruang Sastra Selebriti Tekno Transportasi Wisata
Pemerintahan

Bupati Sanusi Sampaikan Refleksi atas Penonaktifan Sejumlah Akun BPJS Warga Kabupaten Malang

Penulis : Nurillah Syaharuddin, Zahwa Fadhilah Sari - Editor : Sri Kurnia Mahiruni

15 - Sep - 2023, 21:51

Placeholder
Bupati Malang HM Sanusi memberikan sambutan dalam Rapimcab dan Pelantikan Dewan Pengurus Komisariat serta Lembaga Semi Otonom di Pendopo Agung, Kabupaten Malang (Zahwa Fadhilah Sari/ JatimTimes)

JATIMTIMES - Bupati Malang HM Sanusi menyebutkan adanya penonaktifan sejumlah akun Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) warga Kabupaten Malang yang tidak memenuhi sejumlah kriteria. 

Hal ini disampaikannya dalam acara Rapat Pimpinan Cabang (Rapimcab) dewan pengurus komisariat yang dilaksanakan di Pendapa Agung Kabupaten Malang.

Baca Juga : Bupati Sanusi Targetkan Kemiskinan di Kabupaten Malang Turun 2 Persen

Penonaktifan BPJS tersebut telah menarik perhatian masyarakat luas dan memicu berbagai spekulasi, sehingga Bupati Sanusi merasa perlu untuk memberikan klarifikasi terkait kebijakan ini.

Dalam keterangannya, Bupati Sanusi menjelaskan bahwa terdapat sejumlah akun BPJS tanpa keterangan NIK yang jelas, warga yang tidak memenuhi kriteria kurang mampu, dan warga yang telah meninggal mengakses BPJS. Sehingga hal tersebut tentunya tidak tepat dengan sasaran Penerima Bantuan Iuran Daerah (PBID) Kabupaten Malang.              

“Harusnya hanya terdapat 232.000 pemilik BPJS yang merupakan warga PBID oleh pemerintah Kabupaten Malang. Ada kesalahan informasi dari BPJS karena terlalu banyak akun yang diakses, sehingga terjadi pembengkakan anggaran,” ungkap Bupati Malang HM Sanusi.

Sanusi menyebutkan bahwa ia ingin menonaktifkan sejumlah akun BPJS yang tidak memenuhi kriteria penerima bantuan PBID, akan tetapi dari pihak BPJS menolak adanya keputusan tersebut dan menyebutkan harus menonaktifkan keseluruhan dari akun BPJS Warga Malang. Dalam pernyataannya, Bupati Sanusi mencermati langkah tersebut sebagai upaya untuk memastikan bahwa manfaat BPJS Kesehatan benar-benar diterima oleh warga yang memenuhi persyaratan agar tetap mendapatkan pelayanan tersebut.

Selama dinonaktifkannya akun BPJS Warga Kabupaten Malang, Bupati HM Sanusi tetap akan memberi jaminan untuk layanan kesehatan warganya yang terdapat di rumah sakit Pemkab Kepanjen, Lawang, dan Ngantang tanpa dipungut biaya sepeserpun.

Pihak BPJS memberikan tagihan pembayaran BPJS 667.000 jiwa kepada Kabupaten Malang atau senilai dengan Rp 144 Miliar. Pihak Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) melarang Pemkab Malang untuk membayar tagihan tersebut disebabkan data tagihan BPJS tidak sesuai dengan data pihak Pemkab Malang. 

Baca Juga : Tak Mau Disalahkan Sendiri, Rombongan Prewedding Penyulut Flare Tunjuk TNBTS Turut Serta di Kebakaran Bromo

Pemkab Malang sendiri telah membayarkan tagihan tersebut sejumlah Rp 57 Miliar. Namun, Deputi BPJS mengatakan akan tidak memberikan akses kepada akun BPJS warga Kabupaten Malang apabila seluruh tagihan tidak dibayarkan.

“Saya akan tetap memberikan jaminan kesehatan kepada warga Kabupaten Malang di rumah sakit milik Pemkab Malang hanya dengan menunjukkan surat keterangan tidak mampu,” pungkas Bupati Sanusi.

Dari keputusan yang dibuat oleh Bupati Malang tersebut, beliau berharap dari banyaknya jumlah warga kurang mampu di Kabupaten Malang yang memiliki BPJS, mereka dapat memiliki hak sebagaimana mestinya, sehingga mereka yang kekurangan dalam ekonomi tetap mendapat pelayanan publik khususnya di bidang kesehatan. Selain itu, pihaknya mengatakan akan terus berupaya meningkatkan pelayanan kesehatan bagi warganya.


Topik

Pemerintahan Pemkab Malang kabupaten malang bpjs kesehatan



JatimTimes Media Terverifikasi Dewan Pers

UPDATE BERITA JATIM TIMES NETWORK

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com dengan klik Langganan Google News Jatimtimes atau bisa menginstall aplikasi Jatim Times News melalui Tombol Berikut :


Penulis

Nurillah Syaharuddin, Zahwa Fadhilah Sari

Editor

Sri Kurnia Mahiruni