Jatim Times Network Logo
Agama Ekonomi Gaya Hukum dan Kriminalitas Kesehatan Kuliner Olahraga Opini Otomotif Pemerintahan Pendidikan Peristiwa Politik Profil Ruang Mahasiswa Ruang Sastra Selebriti Tekno Transportasi Wisata
Kesehatan

Penderita Maag Wajib Simak, Ini Tips Nyaman Berpuasa Ala Ahli Gizi RSI Unisma

Penulis : Anggara Sudiongko - Editor : Nurlayla Ratri

30 - Mar - 2023, 13:24

Ahli Gizi Rumah Sakit Islam (RSI) Unisma, Nur Widyaning R S.Gz (RSi Unisma)
Ahli Gizi Rumah Sakit Islam (RSI) Unisma, Nur Widyaning R S.Gz (RSi Unisma)

JATIMTIMES - Sakit maag atau dispepsia menjadi istilah untuk sejumlah gejala tidak nyaman pada perut bagian atas, seperti lambung perih, kembung, dan sensasi terbakar di ulu hati. Beragam faktor dapat memicu kambuhnya sakit maag, termasuk pola makan tidak teratur. 

Lantas, ketika bulan Ramadhan, apakah penderita maag tetap boleh berpuasa?

Baca Juga : Pahami Maksud Hadist Tidurnya Orang Puasa Adalah Ibadah 

Ya, Bulan Ramadhan tentu menjadi bulan yang berat bagi penderita maag. Penderita maag dianjurkan untuk tidak melewatkan waktu makan. 

Meski begitu, bukan lantas penderita maag tidak diperbolehkan berpuasa. Penderita maag dapat berpuasa dengan menerapkan beberapa tips agar puasa berjalan lancar tanpa menimbulkan keluhan sakit maag. 

Ahli Gizi Rumah Sakit Islam (RSI) Unisma, Nur Widyaning R S.Gz menjelaskan dari beberapa sumber terkait tips aman untuk penderita maag dapat menjalankan puasa dengan nyaman.  Terdapat 4 hal yang dapat diterapkan para penderita maag ketika berpuasa. 

Tips yang pertama adalah menghindari tidur kembali setelah sahur. Memang usai sahur, rasa kantuk terkadang masih tetap mendera. Tapi, bagi penderita maag, sebisa mungkin jangan sampai langsung tidur. Beri jeda waktu setelah makan sekitar 3 jam belum akhirnya berbaring kembali tidur.

"Jeda waktu ini penting untuk mencegah asam lambung naik ke kerongkongan. Hal ini sesuai dengan  American journal og gastroenterology (2005)," jelasnya.

Tips kedua adalah makan secara perlahan. Hal ini tentunya menjadi bagian penting. Makan secara perlahan akan membantu dalam memecahkan molekul makanan yang baik. Peran enzim ptyalin juga akan bekerja secara optimal jika makanan dikunyah secara perlahan. 

Meski tak jarang beberapa orang tergesa-gesa saat makan sahur karena terlambat bangun, namun sebisa mungkin ketika makan dengan perlahan-lahan. 

Baca Juga : Ketua DPD PAN Jember Sambut Baik Meningkatnya Kepercayaan Publik terhadap Polri

Kemudian, tips ketiga adalah dengan makan secukupnya saat berbuka.  Ketika berbuka puasa, hendaknya mengawali terlebih dahulu dengan makanan ringan dan dijeda dengan melaksanakan shalat Maghrib. Setelah itu, dilanjutkan dengan makanan besar. 

Namun, jika usai shalat tarawih kembali merasakan lapar, maka mengkonsumsi camilan sehat seperti kurma, pisang dan pepaya dapat menjadi opsi. 

Tips keempat, adalah dengan menghindari hindari makanan pemicu sakit maag. Tentu makanan yang harus dihindari ini kebanyakan merupakan makanan yang enak dan banyak digemari. Tetapi, agar penyakit maag tak kambuh, makanan yang terlalu berlemak, terlalu berbumbu tajam (makanan pedas, makanan asam), harus dihindari.

"Termasuk juga hindari minuman bersoda atau mengandung tinggi kafein, baik kopi ataupun teh," pungkasnya.


Topik

Kesehatan RSI Unisma rumah sakit di malang rumah sakit islam maag tips berpuasa


Bagaimana Komentarmu ?


JatimTimes Media Terverifikasi Dewan Pers

UPDATE BERITA JATIM TIMES NETWORK

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com dengan klik Langganan Google News Jatimtimes atau bisa menginstall aplikasi Jatim Times News melalui Tombol Berikut :


Penulis

Anggara Sudiongko

Editor

Nurlayla Ratri