Jatim Times Network Logo
Agama Ekonomi Gaya Hukum dan Kriminalitas Kesehatan Kuliner Olahraga Opini Otomotif Pemerintahan Pendidikan Peristiwa Politik Profil Ruang Mahasiswa Ruang Sastra Selebriti Tekno Transportasi Wisata
Peristiwa

Sehari Jelang Puasa, Puluhan Petani Jember Demo di Balai Desa

Penulis : Moh. Ali Mahrus - Editor : A Yahya

22 - Mar - 2023, 16:09

Puluhan petani di Desa Gumuksari Kecamatan Kalisat Jember saat menggelar aksi demo di balai desa (foto : Moh. Ali Makrus / Jember TIMES)
Puluhan petani di Desa Gumuksari Kecamatan Kalisat Jember saat menggelar aksi demo di balai desa (foto : Moh. Ali Makrus / Jember TIMES)

JATIMTIMES –  Sehari menjelang memasuki bulan puasa, puluhan petani di Desa Gumuksari Kecamatan Kalisat, Kabupaten Jember, Rabu (22/3/2023) menggelar aksi demo di balai Desa setempat. Kedatangan puluhan petani ke balai desa itu, untuk menyampaikan adanya dugaan penyelewengan pupuk bersubsidi yang dilakukan oleh satu-satunya kios Pupuk Bersubsidi yang ada di desanya.

Dari pantauan media ini, warga yang melakukan aksi demo juga membawa 3 buah poster, dimana poster-poster tersebut berbunyi “Bubarkan Kiso Pupuk Bersubsidi UD Agro Jaya, “Penjualan Pupuk Bersubsidi ke luar desa, merugikan petani” dan “Usut Tuntas Penjualan Pupuk Bersubsidi di Desa Gumuksari”.

Baca Juga : Targetkan Partisipasi Pemilih 85 Persen, Bakesbangpol Gelar Sosialisasi Pemilu Tahun 2024

Menurut salah satu peserta aksi, pada Jumat dini hari, warga memergoki sebuah Pickup L300 dengan nopol P 9886 GA, mengangkut pupuk besubsidi dari kios, dimana jumlahnya di kisaran 3 ton, dan dikirim ke luar desa.

“Saat itu, ada warga yang tanya ke pemilik kios, katanya itu pupuk bersubsidi milik temannya yang dititipkan, namun kenapa harus malam hari? Ini yang menimbulkan kecurigaan warga, oleh karenanya warga meminta agar kasus ini diusut,” ujar peserta aksi.

Selain itu, warga juga mencurigai adanya manipulasi data Rencana Definitif Kebutuhan Kelompok (RDKK) pupuk Bersubsidi yang ada di Kios, dimana banyak warga yang tidak punya sawah, namun namanya tercantum sebagai penerima pupuk bersubsidi.

“Data RDKK juga dimanipulasi, banyak warga yang tidak punya sawah, tapi namanya tercantum sebagai penerima pupuk bersubsidi, kami menduga kelebihan pupuk bersubsidi ini yang dikirim ke luar desa,” ujar Sis salah satu peserta aksi.

Para petani juga mendesak, agar PPL dan kepala kelompok tani di Desa Gumuksari juga dievaluasi, jika perlu diganti, karena telah melakukan penyalah gunaan wewenang, selain itu, beberapa bantuan yang diberikan kepada kelompok tani, juga pertanggung jawabannya tidak jelas, karena banyak para petani yang tidak menerima bantuan maupun manfaatnya.

“Bantuan dari pemerintah untuk kelompok tani seperti bibit padi, pendistribusiannya juga tidak tepat sasaran, banyak petani yang tidak menerima, selain itu bantuan roda 3 untuk petani, juga cenderung di buat ajang bisnis, petani harus menyewa mahal untuk bisa menggunakan kendaraan roda 3 hasil dari bantuan, oleh karenanya, PPL dan ketua kelompok tani harus dievaluasi, bila perlu diganti,” teriak warga lainnya.

Sumiati, kepala Desa Gumuksari yang menemui peserta aksi di balai desa, kepada warga menyatakan, bahwa pihaknya akan menindak lanjuti keluhan warganya, selama ini pihaknya tidak mengetahui, berapa jumlah pupuk bersubsidi yang diterima petani di desanya.

Baca Juga : Kunker Komisi 4 DPRD Tuban ke Kemenpora, Janji Siapkan SDM Pemuda Unggul di Daerah

Kepada warga, Sumiati juga berjanji, akan melakukan evaluasi terhadap PPL dan juga ketua kelompok tani, dimana beberapa petani meminta adanya pergantian ketua kelompok.

“Kami akan menindaklanjuti apa yang dikeluhkan oleh para petani, dan akan kami cek serta kami evaluasi, begitu juga dengan tuntutan petani terhadap pergantian ketua kelompok tani, kami akan fasilitasi prosesnya, termasuk mengevaluasi kinerja PPL (Petugas Penyuluh Lapangan).

Dari data yang diterima media ini, manipulasi data RDKK oleh kios, banyak kerabatnya yang dimasukkan sebagai penerima pupuk bersubsidi, bahkan ada suami istri dari kerabat ketua kelompok tani yang sama-sama menerima pupuk bersubsidi

“Tadi warga juga menyampaikan, jika adanya kelebihan pupuk bersubsidi, asal dikembalikan kepada petani di Desa Gumuksari, warga tidak keberatan, warga keberatan jika kelebihannya dijual ke luar desa, karena kebutuhan warga terkait pupuk bersubsidi, saat ini masih kurang,” beber Kepala Desa.

Sementara, saat media ini berusaha melakukan konfirmasi kepada pemilik Kios Pupuk Bersubsidi UD Agro Wijaya yang ada di Desa Gumuksari, kondisi pupuk sedang tutup, beberapa kali media ini mencoba untuk memanggil, tapi tidak ada sahutan dari pemilik kios. (*)


Topik

Peristiwa Jember pupuk bersubsidi


Bagaimana Komentarmu ?


JatimTimes Media Terverifikasi Dewan Pers

UPDATE BERITA JATIM TIMES NETWORK

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com dengan klik Langganan Google News Jatimtimes atau bisa menginstall aplikasi Jatim Times News melalui Tombol Berikut :


Penulis

Moh. Ali Mahrus

Editor

A Yahya