Adu Jotos Tukang Becak vs Ojek di Tulungagung Gegara Uang Fee, Polisi Turun Tangan | Jatim TIMES
penjaringan-bakal-calon-jatimtimes099330c15d1b4323.jpg

Adu Jotos Tukang Becak vs Ojek di Tulungagung Gegara Uang Fee, Polisi Turun Tangan

Sep 23, 2022 19:08
Dua orang, yakni tukang becak dan tukang ojek, yang terlibat adu pukul, damai di depan petugas kepolisian. (Foto : Dokpol / Tulungagung Times)
Dua orang, yakni tukang becak dan tukang ojek, yang terlibat adu pukul, damai di depan petugas kepolisian. (Foto : Dokpol / Tulungagung Times)

JATIMTIMES - Akibat salah paham, dua orang yang masing-masing berprofesi sebagai tukang becak dan tukang ojek pangkalan, terlibat adu jotos. Keduanya  salah paham tentang fee atau uang partisipasi. 

Adu pukul tak dapat dihindarkan antara tukang besak berinisial SP (61) dan tukang ojek pangkalan berinisial BB (65) yang biasa mangkal di depan Terminal Gayatri, Tulungagung, Jumat (23/8/2022) siang.

Baca Juga : Inilah 3 Kelebihan Higgs Domino RP Yang Harus Kamu Tahu

Kapolsek Tulungagung Kota Kompol Ernawan saat dikonfirmasi membenarkan insiden yang terjadi dan sempat menyita perhatian orang ini. ”Sebanrnya hanya masalah kecil, tetapi karena kejadian dan peristiwanya di tempat umum, jadi perhatian orang di situ," kata Kompol Ernawan.

Kedua orang yang terlibat adu jotos itu kemudian dibawa ke makopolsek yang jaraknya tidak jauh dari TKP untuk didamaikan dengan mediasi petugas.

"Kami mediasi. Keduanya sepakat damai dengan meminta maaf dengan membuat surat pernyataan tidak saling menuntut dan diakui murni kekilafan sesaat," ujar Ernawan.

Awal mula kejadian, BB sebagai tukang ojek sudah tiga kali mangkal di zona atau tempat becak mencari penumpang.

Untuk ketiga kalinya, BB didekati oleh SP yang memberi tahu kalau berada di zona becak, hendaknya pengojek memberi uang toleransi. 

Namun, ketika hal itu ditanyakan, BB malah marah. Alasannya, dia tidak ngojek, tetapi hanya mengantarkan. 

Baca Juga : Pasca BBM Naik, Ratusan Nelayan Gresik Kesulitan Solar

Atas jawaban ini, SP  langsung naik pitam dan spontan memukul BB. Mendapat pukulan SP, rupanya BB tidak terima dan melapor ke Polsek Tulungagung Kota.

”Terima kasih kepada dua orang yang hari ini terlibat adu pukul. Mereka sepakat damai, sehingga tidak muncul gerakan solidaritas yang saling memprovokasi atas kejadian ini," ungkap Ernawan.

Kejadian ini, disebut Kompol Ernawan, merupakan pelajaran untuk semua orang. Atas kejadian sekecil apa pun, ia mengajak masyarakat untuk selalu disiplin, saling menghormati, dan saling menjaga wilayahnya tetap kondusif.

Bila tidak memungkinkan, hendaknya menyadari untuk meminta bantuan kepada polisi atau polsek setempat guna diberikan solusi dalam bersinggungan dengan hukum.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com. Mari bergabung di Grup Telegram , caranya klik link Telegram JatimTIMES, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Topik
Adu jotos Tukang becak vs tukang ojek

Berita Lainnya