27/11/2022 Ferdy Sambo Minta Maaf  Telah Berbohong,  Niat Lindungi Kehormatan Keluarga | Jatim TIMES

Ferdy Sambo Minta Maaf Telah Berbohong, Niat Lindungi Kehormatan Keluarga

Aug 12, 2022 10:09
Mantan Kepala Divisi Profesi dan Pengamanan (Propam) Polri Irjen Pol Ferdy Sambo. (Foto: Istimewa) 
Mantan Kepala Divisi Profesi dan Pengamanan (Propam) Polri Irjen Pol Ferdy Sambo. (Foto: Istimewa) 

Pewarta: Tubagus Achmad | Editor: Yunan Helmy

JATIMTIMES - Mantan Kepala Divisi Profesi dan Pengamanan (Propam) Polri Irjen Pol Ferdy Sambo menyampaikan permohonan maaf atas pernyataannya terkait kematian Brigadir Nofriansyah Yoshua Hutabarat atau Brigadir J di rumah dinasnya. Sambo mengaku tidak jujur atau berbohong atas kasus tersebut. 

Perwira tinggi (pati) dengan dua bintang di pundaknya ini berkata bohong dan melakukan rekayasa penembakan Brigadir J untuk melindungi kehormatan keluarga. 

Baca Juga : Ferdy Sambo Terlibat Dugaan Pembunuhan Berencana, Kapolri Bubarkan Satgassus Polri

"Saya adalah kepala keluarga dan murni niat saya untuk menjaga dan melindungi marwah dan kehormatan keluarga yang sangat saya cintai," ujar  Sambo melalui pengacaranya,  Arman Hanis. 

Berikut isi lengkap permohonan maaf Ferdy Sambo kepada anggota kepolisian serta secara khusus kepada Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo: 

"Izinkan saya sebagai manusia yang tidak lepas dari kekhilafan secara tulus meminta maaf dan memohon maaf sebesar-besarnya khususnya kepada rekan sejawat Polri beserta keluarga serta masyarakat luas yang terdampak akibat perbuatan saya yang memberikan infomasi yang tidak benar serta memicu polemik dalam pusaran kasus Duren Tiga yang menimpa saya dan keluarga. Saya akan patuh pada setiap proses hukum saat ini yang sedang berjalan dan nantinya di pengadilan akan saya pertanggungjawabkan. 

Saya adalah kepala keluarga dan murni niat saya untuk menjaga dan melindungi marwah dan kehormatan keluarga yang sangat saya cintai. 

Kepada institusi yang saya banggakan, Polri, dan khususnya kepada bapak Kapolri yang sangat saya hormati, saya memohon maaf dan secara khusus kepada sejawat Polri yang memperoleh dampak langsung dari kasus ini saya memohon maaf, sekali lagi saya memohon maaf akibat timbulnya beragam penafsiran serta penyampaian informasi yang tidak jujur dan mencederai kepercayaan publik kepada institusi Polri. Izinkan saya bertanggung jawab atas segala perbuatan yang telah saya perbuat sesuai hukum yang berlaku." 

Baca Juga : Viral, Seorang Ibu Terekam CCTV Rampas Tas Sopir Bus Trans Jogja

Sebagai informasi, Ferdy Sambo telah ditetapkan sebagai tersangka dugaan pembunuhan berencana terhadap Brigadir Nofriansyah Yoshua Hutabarat atau Brigadir J pada Selasa (9/8/2022) lalu.  Penetapan tersangka Ferdy Sambo pun diumumkan langsung oleh Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo di Rupatama Mabes Polri, Jakarta. 

Penetapan Ferdy Sambo sebagai tersangka menambah jumlah deretan tersangka sebelumnya. Yakni Bharada Richard Eliezer atau Bharada E, Bripka Ricky Rizal atau Bripka RR, sopir Kuwat Ma'ruf atau KM. 

Mereka dijerat dengan Pasal 340 subsider Pasal 338 juncto Pasal 55, 56 KUHP dengan ancaman maksimal hukuman mati atau penjara seumur hidup atau penjara selama-lamanya 20 tahun. 

Judul berita Ferdy Sambo Minta Maaf Telah Berbohong, Niat Lindungi Kehormatan Keluarga.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com. Mari bergabung di Grup Telegram , caranya klik link Telegram JatimTIMES, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Topik
Kasus Irjen Ferdy Sambo ferdy sambo

Berita Lainnya