10/12/2022 Terkait Pencabutan Ijin Tambangnya.  PT. LJS Akhirnya Angkat Bicara | Jatim TIMES

Terkait Pencabutan Ijin Tambangnya.  PT. LJS Akhirnya Angkat Bicara

Jun 25, 2022 14:52
Direktur Utama PT. Lumajang Jaya Sejahtera Muhammad Fery Efendi (Foto : Moch. R. Abdul Fatah / JatimTIMES)
Direktur Utama PT. Lumajang Jaya Sejahtera Muhammad Fery Efendi (Foto : Moch. R. Abdul Fatah / JatimTIMES)

Pewarta: Moch. R. Abdul Fatah | Editor: A Yahya

JATIMTIMES - Terkait dengan pencabutan ijin tambang PT. Lumajang Jaya Sejahtera (LJS), Direktur Utama PT. LJS Muhammad Fery Efendi akhirnya angkat bicara.

Kepada media ini, Muhammad Fery Efendi mengatakan, ijin yang dicabut adalah lokasi yang sampai saat ini masih dalam proses pengurusan dan baru sampai tahap ijin eksplorasi dengan nomor ijin 15.01/109/VI/2020 seluas 24,26 hektar di desa Bagu Kecamatan Pasirian Lumajang.

Baca Juga : Nasdem Usung Anies jadi Capres 2024, Benarkah jadi Bukti Surya Paloh Tak Mau Didikte Jokowi?  

 

"Ijin yang kami miliki untuk di desa Bagu baru sampai ditahap ijin esklorasi dan belum bekerja. Saya jadi heran, perusahaan belum bekerja kok dicabut, terus salahnya dimana," kata Muhammad Fery Efendi.

Atas pencabutan, Komisaris PT. LJS berangkat ke kantor Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) di Jakarta untuk mengajukan klarifikasi atas pencabutan ijin tersebut.

"Komisaris kami sudah ke Jakarta untuk mengajukan klarifikasi terhadap pencabutan ini. Intinya untuk ijin yang dicabut masih dalam tahap eksplorasi dan belum berkegiatan. Pada tahapan yang lain selama ini tidak ada masalah, tinggal menunggu Ijin Operasional. Ini akan kita sampaikan ke ke BKPM agar diluruskan bahwa kami belum beroperasi," kata Muhammad Fery Efendi.

Muhammad Fery Efendi mengatakan, PT. LJS memiliki tiga ijin di lokasi berbeda, maka salah satu kekhawatirannya adalah munculnya penolakan produksi dari warga di dua lokasi yang lain karena mereka menganggap semua ijin PT. JLS dicabut.

"Ini sudah menyebar ke masyarakat, kalau warga kemudian menganggap semua ijin kami cabut, maka bisa jadi akan muncul masalah di masyarakat karena mereka tidak mengerti,  ijin yang mana yang dicabut," kata Fery kemudian.

Baca Juga : Fraksi PKS DPRD Kota Malang Menilai Laporan Pelaksanaan APBD 2021 Belum Optimal 

 

Muhammad Fery Efendi menyatakan, untuk lokasi yang desa Bago Kecamatan Pasirian dengan Nomor IUP OP : P2T/135/15.02/XII/2018, perijinannnya tidak ada masalah, sehingga pihaknya tetap berproduksi sebagaimana biasa. 

"Makanya hal ini saya sampaikan bahwa yang di desa Bago tidak ada masalah dan tidak bisa dikait-kaitkan dengan salag satu ijin kami yang dicabut," kata Fery lagi.

Judul berita Terkait Pencabutan Ijin Tambangnya.  PT. LJS Akhirnya Angkat Bicara.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com. Mari bergabung di Grup Telegram , caranya klik link Telegram JatimTIMES, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Topik
PT LJS Lumajang Hanya satu ijin yang dicabut

Berita Lainnya