05/12/2022 Prostitusi dan Miras Dominasi Kasus Kriminal di Tuban, Mucikari Diamankan | Jatim TIMES

Prostitusi dan Miras Dominasi Kasus Kriminal di Tuban, Mucikari Diamankan

Jun 24, 2022 15:15
Kapolres AKBP Darman didampingi Wakapolres dan Kasat reskrim Polres Tuban saat konferensi pers di Mapolres (24/06/2022) (Foto Ahmad Istihar/Jatim TIMES)
Kapolres AKBP Darman didampingi Wakapolres dan Kasat reskrim Polres Tuban saat konferensi pers di Mapolres (24/06/2022) (Foto Ahmad Istihar/Jatim TIMES)

Pewarta: Ahmad Istihar | Editor: Pipit Anggraeni

JATIMTIMES - Polres Tuban mengungkap 86 kasus dalam konferensi pers yang dilakukan hari ini, Jumat (24/6/2022). Tercatat, 12 kasus diantaranya masuk dalam daftar target operasi dan 74 lainnya non target operasi, mencakup kasus judi, narkoba,minuman keras (miras), prostitusi dan premanisme. 

Kapolres Tuban AKBP Darman mengungkapkan, 12 kasus target operasi dan 74 non target operasi antara lain, kasus judi target operasi 5 kasus terungkap 6 kasus dengan jumlah 12 tersangka,narkoba 3 kasus dengan 4 tersangka, miras 53 kasus terungkap 53 tersangka, prostitusi target operasi 2 kasus terungkap 22 tersangka, sedangkan premanisme terungkap 2 tersangka.

Baca Juga : Jemput Bola, Disdukcapil Tuban Sasar Siswa Disabilitas untuk Lakukan Pendataan

"Sasarannya ialah tempat - tempat jualan miras, atau tempat yang telah dicurigai sebagai tempat seperti judi dan prostitusi," jelas AKBP Darman. 

AKBP Darman mengungkapkan, kasus tersebut terhitung dalam kurun waktu setahun dan ada dua kasus yang paling menonjol di Kabupaten Tuban yakni miras dan prostitusi. 

"Seperti yang rekan - rekan lihat kita banyak menyita ribuan miras dari berbagai jenis seperti anggur merah dan arak," imbuhnya.

Lanjutnya, kasus prostitusi yang masih sering terjadi, Darman menyampaikan jika tersangka yang ia amankan adalah seorang mucikari, sedangkan bisnis yang dia jalani biasanya melalui online untuk mencari pelanggan. 

"Ada satu yang kita amankan seorang mucikari di Widang, ada 3 PSK namun tidak kita tangkap," beber Kapolres Darman kepada awak media Tuban. 

Pihak Polres Tuban, juga menyita beragam barang bukti sesuai dengan kasusnya. Seperti perjudian petugas menyita uang tunai sebesar Rp 7.427.000 serta dua set kartu remi, satu set kartu domino, satu set handphone Vivo Y21 warna biru berisi rekap nomor togel, alat judi dadu, satu unit handphone merk Samsung, satu lembar papan dulangan yang terbuat dari kayu jati, dan selembar beberan angka 1 sampai 12.

"Sedangkan kasus narkoba, kita menangkap satu cewek itu,"terangnya.

Kepolisian juga berhasil menyita barang narkoba jenis sabu seberat 17,49 gram atau  setara dengan uang tunai Rp 31.482.000, sebungkus rokok, handphone Vivo, bukti transfer, handphone Oppo, seperangkat alat hisap sabu, sebuah timbangan digital, dua bungkus rokok, korek api, bendel plastik, truk merk Hino, jaket, dan dompet plastik. 

"Pelaku kasus narkotika akan dijerat pasal 114, pasal 112 UURI Nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman hukuman minimal 5 tahun paling lama 20 tahun dan denda Rp10 miliar," jelas keterangan AKBP Darman

Baca Juga : Hari Lingkungan Hidup 2022, SBI Tuban Bersih-bersih Sampah dan Tanam Pohon

Dalam keterangan sama, Darman menjelaskan bisnis prostitusi yang paling sering ditemui. Selain itu juga penjual miras, hingga pihaknya mampu menyita barang bukti itu sebesar 102 botol miras anggur merah, 688 botol arak jawa total 1032 liter, 25 botol miras anggur kolesom, sebotol newport, sebotol anggur putih, sebotol miras anggur ketan hitam, tujuh botol bir bintang, dan sebotol miras bir Guinnes. 

"Kalau untuk kasus miras, penjual dijerat pasal 8 Ayat (1) huruf A Perda Kab. Tuban No 16 Tahun 2014 ancaman pidana kurungan 3 bulan dan denda maksimal Rp 50.000.000,-," lanjut Darman.

Untuk kasus prostitusi, petugas mengambil barang bukti berupa dua buah sprei kain warna coklat dan pink, sebuah kondom bekas, dua bantal, sebuah sarung, uang tunai Rp200 ribu, dan dua buah KTP.

"Prostitusi pelaku akan dijerat pasal 296 KUHP dengan ancaman hukuman 1 tahun 4 bulan," sambungnya.

Diakhir keterangan Darman juga menambahkan soal kasus premanisme yang terungkap saat permainan bilyar, pelaku minta uang Rp 10.000 dan satu kaleng rokok.

"Pelakunya aka dijerat pasal 368 KUHP dengan ancaman hukuman paling lama 9 tahun," tutupnya.

Judul berita Prostitusi dan Miras Dominasi Kasus Kriminal di Tuban, Mucikari Diamankan.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com. Mari bergabung di Grup Telegram , caranya klik link Telegram JatimTIMES, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Topik
kasus prostitusi kabupaten tuban

Berita Lainnya