07/12/2022 500 Ekor Sapi di Ngantang Disuntik Vaksin | Jatim TIMES

500 Ekor Sapi di Ngantang Disuntik Vaksin

Jun 22, 2022 16:41
Proses vaksinasi di wilayah Ngantang Kabupaten Malang.(Foto: Istimewa).
Proses vaksinasi di wilayah Ngantang Kabupaten Malang.(Foto: Istimewa).

Pewarta: Riski Wijaya | Editor: A Yahya

JATIMTIMES - Sebanyak 500 sapi yang terserang wabah penyakit mulut dan kuku (PMK) di Kecamatan Ngantang, Kabupaten Malang disuntik vaksin, Rabu (22/6/2022). 

Penyaluran vaksin PMK sebanyak 500 dosis ini merupakan yang kedua di Kabupaten Malang, setelah sebelumnya sebanyak 300 dosis vaksin telah disalurkan di Kecamatan Pujon pada Sabtu (18/6/2022) lalu.

Baca Juga : 500 Penari Siap Meriahkan Penutupan Porprov Jatim di Lumajang

"Kecamatan Ngantang mendapat jatah 500 dosis vaksin PMK. Yang saat ini kegiatan vaksinasinya dilakukan oleh tim yang dikomandoi oleh Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan (DPKH) dan Pihak KUD Sumber Makmur Ngantang," ujar Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Malang, Sodiqul Amin.

Kendati sudah mulai dilakukan proses vaksinasi, dirinya berharap agar masyarakat atau peternak tetap bisa menjaga kondisi ternaknya. Apalagi tetap menjaga imunitas ternaknya agar yang masih dalam kondisi sehat tidak turut terpapar PMK.

"Jangan sampai ikut terinfeksi PMK. Baik apakah itu melalui orang, atau udara, bahkan penularan lain. Makanya mobilitas manusia, yang biasanya tidak ke kandang ya sebisa mungkin dibatasi jangan ke kandang," terang Sodiqul.

Di sisi lain, dirinya juga berharap agar Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Malang bisa segera mencairkan anggaran belanja tak terduga BTT, yang rencananya digunakan untuk mendukung penanganan PMK. Sebab menurut Sodiqul, anggaran tersebut nantinya dibutuhkan untuk membeli obat-obatan dan vitamin yang dibutuhkan untuk memenuhi nutrisi ternak. Agar ternak yang sedang dalam kondisi sakit bisa segera sembuh dan ternak yang masih sehat tetap terjaga kondisinya.

"Untuk menjaga imunitas, obat-obatan, vitamin dan untuk menjaga kondisi ternak ini harus dilakukan. Terutama agar BTT supaya dapat segera dicairkan oleh pemkab Malang," pungkas Sodiqul.

Baca Juga : BRIN Sosialisasi di Unisma, Targetkan Akuisisi 500 Produk Audiovisual Maupun Buku Ilmiah

Sementara itu, Camat Ngantang, Sunardi menyampaikan terima kasih kepada Pemerintah yang telah mengalokasikan vaksin PMK untuk masyarakat di Kecamatan Ngantang. Pasalnya, mewabahnya PMK di Ngantang dinilai cukup memukul masyarakat Ngantang yang mayoritas berternak sapi perah dan mengandalkan hasil perahan susunya.

Berdasarkan informasi yang didapat JatimTIMES, jumlah sapi terkonfirmasi PMK di Ngantang mencapai 6.597 ekor. Dari jumlah tersebut sebanyak 104 ekor sapi telah dilaporkan mati. Dan yang sembuh mencapi 390 ekor. Sementara populasi sapi di Kecamatan Ngantang saat ini ada sebanyak 12.345 ekor.

"Kalau terkait dengan vaksin yang dilaksanakan saya terima kasih atas nama masyarakat. Tapi kalau melihat jumlah yang sakit dan populasi yang ada, maka jumlah vaksinnya ya sangat kurang, kalau hanya 500. Sehingga saya berharap, ada vaksin yang kembali dialokasikan untuk masyarakat Kabupaten Malang terutama Kecamatan Ngantang," pungkas Sunardi.

Judul berita 500 Ekor Sapi di Ngantang Disuntik Vaksin.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com. Mari bergabung di Grup Telegram , caranya klik link Telegram JatimTIMES, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Topik
wabah pmk wabah pmk kabupaten malang

Berita Lainnya