27/11/2022 Sampaikan Pertanggungjawaban, Bupati Ipuk: Pendapatan Daerah Banyuwangi Tembus Rp 3 Triliun | Jatim TIMES

Sampaikan Pertanggungjawaban, Bupati Ipuk: Pendapatan Daerah Banyuwangi Tembus Rp 3 Triliun

Jun 02, 2022 18:56
Wakil Ketua DPRD Ruliyono (kanan) saat menerima berkas Nota Penjelasan Bupati Atas Diajukan Raperda Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Kabupaten Banyuwangi Tahun Anggaran 2021 di Ruang Rapat Paripurna DPRD Banyuwangi. (Foto: Nurhadi/JatimTIMES)
Wakil Ketua DPRD Ruliyono (kanan) saat menerima berkas Nota Penjelasan Bupati Atas Diajukan Raperda Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Kabupaten Banyuwangi Tahun Anggaran 2021 di Ruang Rapat Paripurna DPRD Banyuwangi. (Foto: Nurhadi/JatimTIMES)

Pewarta: Nurhadi Joyo | Editor: Pipit Anggraeni

JATIMTIMES - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Banyuwangi menggelar rapat paripurna dengan agenda penyampaian Nota Penjelasan Bupati Atas Diajukan Raperda Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Kabupaten Banyuwangi Tahun Anggaran 2021, di Ruang Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Banyuwangi pada Kamis (02/05/2022).

Rapat paripurna dewan dipimpin oleh Ruliyono, Wakil Ketua DPRD Banyuwangi dan diikuti oleh sebagian anggota DPRD Banyuwangi. Acara tersebut dihadiri langsung oleh Ipuk Fiestiandani, Bupati Banyuwangi bersama dengan H Mujiono, Sekda Kabupaten Banyuwangi bersama Asisten, Staf Ahli dan beberapa pimpinan SKPD di Banyuwangi serta para Camat se-Banyuwangi.

Baca Juga : Miliki Venue Olahraga, Desa Tulakan Dapat Bantuan Peralatan Paralayang 

 

Dalam penyampaiannya, Bupati Ipuk antara lain mengungkapkan, Pemerintah Kabupaten Banyuwangi berhasil mendapatkan opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) atas Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) Kabupaten Banyuwangi sebanyak 10 (sepuluh) kali berturut-turut, yakni terhitung mulai Tahun 2012 sampai dengan Tahun 2021.

“Keberhasilan tersebut tidak terlepas dari kerja keras seluruh elemen masyarakat Banyuwangi, Eksekutif, dan Legislatif. Eksekutif berkomitmen akan terus meningkatkan akuntabilitas guna mendukung terciptanya tata kelola pemerintahan yang baik dan bersih,” jelas Bupati Ipuk.

Secara pribadi dan atas nama Eksekutif, Bupati Ipuk juga menyampaikan terima kasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada Legislatif. Karena telah mengagendakan Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Banyuwangi dengan acara Penyampaian Laporan Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Kabupaten Banyuwangi Tahun Anggaran 2021 dengan sebaik-baiknya.

“Selanjutnya secara garis besar kami sampaikan Laporan Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Kabupaten Banyuwangi Tahun Anggaran 2021. Secara berurutan dimulai dari pendapatan daerah,” katanya saat menyampaikan laporan.

Pendapatan daerah pada tahun anggaran 2021 menurutnya telah terealisasi sebesar Rp 3,181 Triliun dari target anggaran sebesar Rp 3, 14 Triliun  atau sebesar 105,53 persen.

Pendapatan Asli Daerah (PAD) terealisasi sebesar 102,79 persen atau senilai Rp 520,21 Miliar dari target anggaran sebesar Rp 505, 89 Miliar. PAD tersebut berasal dari pajak daerah, retribusi daerah, pendapatan hasil pengelolaan kekayaan daerah yang dipisahkan dan lain-lain PAD yang sah.

“Jumlah realisasi Pendapatan Transfer Kabupaten Banyuwangi sebesar Rp 2,5 Triliun dari pagu anggaran senilai Rp 2,3 Triliun atau sebesar 106,36 persen,” terangnya.

Bupati Ipuk menambahkan, belanja operasi yang terdiri dari belanja pegawai, belanja barang, belanja hibah dan belanja bantuan sosial terealisasi sebesar Rp 1,9 Triliun dari anggaran sebesar Rp 2,1  Triliun atau sebesar 91,54 persen.

Baca Juga : Sinopsis Ikatan Cinta RCTI 2 Juni 2022, Reyna Hari Pertama Masuk SD Berharap Diantar Al 

 

Sedangkan belanja modal yang terdiri dari belanja modal tanah, belanja modal peralatan dan mesin, belanja modal gedung dan bangunan, belanja modal jalan, irigasi dan jaringan serta belanja modal Aset tetap lainnya terealisasi sebesar Rp 661,1 Miliar dari anggaran sejumlah Rp 686, 4 Miliar atau sebesar 96,30 persen.

Kemudian untuk belanja tidak terduga selama tahun anggaran 2021 terealisasi sebesar Rp 29,19 Miliar dari anggaran sejumlah Rp 40 Miliar atau sebesar 72,55 persen.

Selanjutnya dari pos pembiayaan daerah, realisasi penerimaan pembiayaan sebesar Rp310,5 Miliar dari anggaran sebesar Rp 310,5 Miliar rupiah. Sedangkan pengeluaran pembiayaan terealisasi sebesar Rp 10,4 Miliar dari anggaran sebesar Rp 10,4 Miliar.

Jumlah pembiayaan netto sebesar Rp 300,1 Miliar. "Sehingga Sisa Lebih Pembiayaan Anggaran (SILPA) untuk tahun anggaran 2021 adalah sebesar Rp 387,8 Miliar yang merupakan hasil penjumlahan surplus anggaran dengan pembiayaan netto,” imbuh Bupati Ipuk.

Ruliyono, Pimpinan Rapat Rapat paripurna dewan setelah menerima berkas dari Bupati Banyuwangi menyatakan selanjutnya berkas tersebut akan diteruskan kepada masing-masing untuk menjadi bahan dalam pembuatan pemandangan umum fraksi atas penyampaian Nota Penjelasan Bupati Atas Diajukan Raperda Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Kabupaten Banyuwangi Tahun Anggaran 2021.

“Agenda selanjutnya adalah penyampaian pemandangan umum fraksi atas penyampaian Nota Penjelasan Bupati Atas Diajukan Raperda Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Kabupaten Banyuwangi Tahun Anggaran 2021 yang akan digelar pada Jumat (03/06/2022) di Ruang Rapat Paripurna DPRD Banyuwangi,” jelas Ruliyono.

Judul berita Sampaikan Pertanggungjawaban, Bupati Ipuk: Pendapatan Daerah Banyuwangi Tembus Rp 3 Triliun.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com. Mari bergabung di Grup Telegram , caranya klik link Telegram JatimTIMES, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Topik
APBD Kabupaten Banyuwangi Kabupaten Banyuwangi

Berita Lainnya