01/02/2023 Sembuh Dari Ambeyen, Kakek di Tulungagung Ini Malah Akhiri Hidupnya di Kebun | Jatim TIMES

Sembuh Dari Ambeyen, Kakek di Tulungagung Ini Malah Akhiri Hidupnya di Kebun

May 27, 2022 21:51
Saat kakek ST ditemukan di dalam kebun / Foto : Istimewa / Tulungagung Times
Saat kakek ST ditemukan di dalam kebun / Foto : Istimewa / Tulungagung Times

Pewarta: Anang Basso | Editor: Moch. R. Abdul Fatah

JATIMTIMES - Seorang  kakek berinitial ST (75) warga di salah satu desa di Kecamatan Sumbergempol, Kabupaten Tulungagung ini nekat melakukan aksi yang membahayakan nyawanya. Kakek ST ini ditemukan tewas dengan cara gantung diri oleh warga yang bernama Darsono (42) warga setempat.

"Benar, terjadi peristiwa orang meninggal dunia dengan cara gantung diri," kata Kasi Humas Polres Tulungagung, Iptu Anshori.

Baca Juga : Wakil Ketua Komisi IV DPR Bawa Program Peningkatan Kapasitas Petani di Tulungagung, Ini Tujuannya

Korban ST sendiri ditemukan menggantung di dalam kebun tak jauh dari tempat Darsono mencari rumput.

"Ditemukan di kebun oleh warga yang baru saja mencari rumput," ujarnya.

Lanjut Kasi Humas, kronologi ditemukannya ST ini bermula saat Darsono pergi ke kebun untuk mencari rumput. Saat itu, hampir selesai dan saat mau pulang saksi melihat ST yang sudah meninggal dunia dengan cara gantung diri dengan menggunakan tali tampar yang terbuat dari tali rafia.

"Selanjutnya, saksi menghubungi keluarga korban untuk memastikan bahwa yang ditemukan adalah keluarganya," ungkapnya.

Dari keterangan yang digali petugas ke keluarga dan sejumlah saksi, ST semula berdomisili di kota Ponorogo. 

Karena ST menderita sakit ambiyen, oleh anaknya dibawa ke rumahnya pada bulan November 2021  untuk diobatkan sehingga sembuh.

"Keseharian korban tiap hari mencari rumput dan selama dirumahnya menurutnya selama ini tidak ada masalah sama sekali," terangnya.

Baca Juga : Nahkoda PUPR Tulungagung Berganti, Jalan Berlubang Segera Diperbaiki?

Dari hasil olah TKP yang dilakukan tim Inafis Polres Tulungagung dan tim medis setempat, penyebab kematian ST karena gantung diri di pohon dengan menggunakan tali tampar yg terbuat dari tali rafia.

"Meninggalnya korban tidak diketemukan tanda-tanda penganiayaan," imbuh Iptu Anshori.

Sementara itu, dari keterangan kepala desa dimana ST tinggal hingga ditemukan gantung diri, pihak keluarga menerima kematiannya sebagai musibah.

"Pihak keluarga menerima dan meminta untuk segera dapat dimakamkan dengan menandatangani surat pernyataan," kata kepala desa saat dikonfirmasi media ini.

Dari kejadian ini, petugas mengamankan barang bukti berupa seutas tali tampar yang digunakan ST untuk mengakhiri hidupnya.

Judul berita Sembuh Dari Ambeyen, Kakek di Tulungagung Ini Malah Akhiri Hidupnya di Kebun.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com. Mari bergabung di Grup Telegram , caranya klik link Telegram JatimTIMES, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Topik
Pria gantung diri di Tulungagung

Berita Lainnya