Gairahkan Otomotif Ngawi Lebih Bergengsi, Black Hoe Racing Team Hadir di Tengah Masyarakat | Jatim TIMES
penjaringan-bakal-calon-jatimtimes099330c15d1b4323.jpg

Gairahkan Otomotif Ngawi Lebih Bergengsi, Black Hoe Racing Team Hadir di Tengah Masyarakat

May 25, 2022 17:53
Anggota Black Hoe Racing Team foto berdua. (Foto Satria Romadhoni/jatimTIMES)
Anggota Black Hoe Racing Team foto berdua. (Foto Satria Romadhoni/jatimTIMES)

JATIMTIMES – Seiring dengan melandainya kasus pandemi covid-19, perkembangan ekonomi masyarakat kian meningkat. Tak hanya itu. Beberapa jenis olahraga juga sudah mulai menggeliat di kalangan masyarakat.

Salah satunya olahraga yang bergerak di bidang otomotif, yang akhir-akhir ini sudah mulai tampak kembali mengaspal di jalanan. Selain karena pandemi melandai, bergeraknya kembali olahraga otomotif dipengaruhi suksesnya Sirkuit Mandalika di Lombok, NTB, menggelar MotoGP.

Baca Juga : Jelang Gelaran World Surf League, Sungai Alas Purwo Dibersihkan

Di Ngawi, olaharaga otomotif juga mulai aktif lagi. Salah satu motor penggeraknya adalah Agus Budianto. 

Pria hamble asal Grudo, Ngawi, itu seakan menjadi pelecut bagi bangkitnya dunia otomotif di Ngawi khususnya. Meski terkesan menjadi pendatang baru di belantika otomotif, pria yang memiliki nama beken Agus “Black“ tersebut tidak perlu diragukan lagi loyalitasnya.

Dan untuk kembali menggelorakan semangat olahraga otomotif di Kota Ramah, Agus “Black” rela menyisihkan pemikiran serta materinya dengan mendirikan “Black Hoe Racing Team”, yang pekan silam tampil perdana di perhelatan spektakuler road race di Ponorogo.

Agus kepada awak media ini menjelaskan kiprah awalnya dalam menekuni dunia balap motor. Dengan bahasa humble, ia menyampaikan tujuan berdirinya “Black Hoe Racing Team”. 
     
"Tanpa mengurangi rasa hormat, saya hanya meneruskan tradisi dan kiprah para loyalis kawak Ngawi untuk membakar semangat dan gairah melalui berbagai aktivitas yang paling digemari, yaitu otomotif. Selain menumbuhkan rasa bangga dan capaian prestasi. Harapannya, Black Hoe Racing Team ini bisa menjadi cooling system," terangnya. 

Dasar atau panji yang diusung memakai black hoe atau pacul hitam. Itu sebagai ikon dan trigger masyarakat yang per kapitanya didominasi sektor agraris. Jadi, tak lagi tendensi ke sebuah produk dan kepentingan kelompok, melainkan fokus ke prestasi. 

Baca Juga : FIFGROUP Salurkan Pembiayaan ke-550 UMKM dan Pembinaan Bersama Astra dan Yayasan Astra

Agus juga mengangkat jargon "Oleh Ngawi, fari Ngawi dan untuk Ngawi. Jadi, semua jajaran pit crew, rider, tuner sampai manajer Black Hoe Racing Team berasal dari Ngawi dan sekitarnya.

Selain itu, bapak dua anak ini juga memiliki keinginan besar untuk mengubah mendset,l tentang balapan yang cenderung dinilai negatif. “Mengubah mendset pelaku balapan agar bisa simpati, berpartisipasi lantas berkontribusi di ajang prestasi. Syukur-syukur mengadu untuk menawarkan perhatian ke seluruh pelaku balapan, yang dinilai sebagai hobi ‘eribu umat’. Sekaligus menyelamatkan remaja belia yyang mudah kena dampaknya. Arah kita memang persis ke sana, mengajak kopdar dan sarasehan bersama para pelaku balapan,” terangnya..

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com. Mari bergabung di Grup Telegram , caranya klik link Telegram JatimTIMES, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Topik
Otomotif Ngawi BERITA NGAWI

Berita Lainnya