06/12/2022 Kejar Predikat KLA Utama, Pemkot Malang Ajak Masyarakat Turut Terlibat | Jatim TIMES

Kejar Predikat KLA Utama, Pemkot Malang Ajak Masyarakat Turut Terlibat

Apr 30, 2022 15:15
Wakil Walikota Malang Sofyan Edi Jarwoko saat ditemui di Balaikota Malang, Jumat (22/4/2022). (Foto: Tubagus Achmad/JatimTIMES)
Wakil Walikota Malang Sofyan Edi Jarwoko saat ditemui di Balaikota Malang, Jumat (22/4/2022). (Foto: Tubagus Achmad/JatimTIMES)

Pewarta: Tubagus Achmad | Editor: Pipit Anggraeni

JATIMTIMES - Pemerintah Kota (Pemkot) Malang terus melakukan kolaborasi dengan berbagai pihak, terutama bagi pemenuhan fasilitas pendukung untuk menuju Kota Layak Anak (KLA) dengan predikat Utama.

Pasalnya, saat ini Kota Malang berada di predikat KLA Nindya. Untuk urutannya sendiri dimulai pada tingkatan KLA Pratama, KLA Madya, KLA Nindya dan paling tinggi KLA Utama.

Baca Juga : Macam-Macam Sikap Sabar serta Keutamaannya dalam Islam

Wakil Walikota Malang Sofyan Edi Jarwoko mengatakan, Kota Malang dikenal sebagai kota pendidikan. Banyak masyarakat dari luar Kota Malang yang berdatangan untuk menimba ilmu. Menurut pejabat yang akrab disapa Bung Edi ini, Kota pendidikan harus selaras dengan Kota Layak Anak.

Kemudian, untuk menuju KLA Utama semua aspek harus dipersiapkan. Mulai dari sisi ketentuan peraturan atau produk hukum, hingga bangunan ekosistem masyarakat yang peduli terhadap tumbuh kembang anak.

"Ekosistemnya harus ekosistem yang peduli terhadap anak, keamanannya, kesehatannya, kebahagiannya dan tempat fasilitas serta sarana prasarananya disiapkan," ungkap Bung Edi kepada JatimTIMES.com.

Menurutnya, dari seluruh aspek yang harus terpenuhi, salah satu poin yang tidak kalah penting yakni keikutsertaan seluruh elemen masyarakat dalam membantu Pemkot Malang untuk mewujudkan KLA Utama.

"Tidak saja pemerintah, keikutsertaan masyarakat itu saling memantau kondisi wilayah. Terkadang yang tidak bisa diprediksi itu adalah kasus-kasus yang bersifat sangat personal. Muncul karena keadaan sehingga muncul kejadian kekerasan," jelas Bung Edi.

Namun, pihaknya menegaskan bahwa Pemkot Malang bersama seluruh elemen masyarakat berharap agar Kota Malang mendapatkan predikat KLA Utama.

Terlebih lagi, pada Maret 2022 lalu, Pemkot Malang melalui Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (Dinsos-P3AP2KB) Kota Malang telah melakukan penilaian mandiri untuk KLA.

Baca Juga : Sederet Tradisi Lebaran Unik di 12 Negara, di Turki Cuma Laki-Laki yang Salat Id di Masjid

Lalu dari hasil penilaian yang dilakukan secara mandiri oleh Dinsos-P3AP2KB Kota Malang, Kota Malang mendapatkan predikat KLA Utama dengan skor 990. Hasil dari penilaian mandiri tersebut bertujuan untuk memberikan gambaran kepada pemerintah pusat untuk dilakukan verifikasi faktual di lapangan.

Lebih lanjut, menurutnya KLA juga selaras dengan Kota ramah anak. Untuk mewujudkan harapan tersebut, dapat dimulai dari tataran RT/RW, Kelurahan, Kecamatan hingga tingkat kota.

"Kalau semua kawasan kelurahan mendukung sebagai kawasan ramah anak, maka dengan sendirinya akan segera terwujud kota ramah anak," tandas Bung Edi.

Sementara itu, terdapat dua komponen yang memberikan nilai tinggi untuk predikat KLA di Kota Malang agar segera menjadi KLA Utama. Di antaranya Peraturan Daerah (Perda) KLA dan pembentukan UPT Perlindungan Perempuan dan Anak.

Untuk Perda KLA saat ini sedang masuk antrean pembahasan di DPRD Kota Malang. Sedangkan untuk pembentukan UPT Perlindungan Perempuan dan Anak yang nantinya dapat diatur melalui Peraturan Walikota Malang saat ini masih terus dikaji.

Judul berita Kejar Predikat KLA Utama, Pemkot Malang Ajak Masyarakat Turut Terlibat.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com. Mari bergabung di Grup Telegram , caranya klik link Telegram JatimTIMES, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Topik
Kota Malang Kota Layak Anak

Berita Lainnya