06/12/2022 Mobil Dinas Dilarang Dipakai Mudik, Bupati Sanusi: Kalau Ketahuan Ada Sanksinya | Jatim TIMES

Mobil Dinas Dilarang Dipakai Mudik, Bupati Sanusi: Kalau Ketahuan Ada Sanksinya

May 01, 2022 21:36
Bupati Malang HM. Sanusi.(Foto: Riski Wijaya/MalangTIMES).
Bupati Malang HM. Sanusi.(Foto: Riski Wijaya/MalangTIMES).

Pewarta: Riski Wijaya | Editor: Dede Nana

JATIMTIMES - Pemerintah akhirnya telah memberi kelonggaran untuk pelaksanaan mudik, tak terkecuali bagi kalangan aparatur sipil negara (ASN). Baik di lingkungan instansi pemerintah pusat ataupun pemerintah daerah. Setelah sebelumnya, selama dua tahun masyarakat tidak diperbolehkan mudik sejak pandemi Covid-19 melanda pada tahun 2020 lalu. 

Meski telah diperbolehkan mudik, ada sejumlah hal yang harus tetap diperhatikan untuk dilakukan oleh pada abdi negara atau ASN ini. Salah satunya adalah dilarang menggunakan kendaraan plat merah atau kendaraan dinas untuk kepentingan mudik. 

Baca Juga : Biografi Singkat Ismail Marzuki, Pencipta Lagu Hari Lebaran yang Melegenda hingga Menjadi Pahlawan Nasional

Hal tersebut juga disampaikan oleh Bupati Malang, HM. Sanusi. Dirinya menegaskan bahwa semua ASN di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Malang dilarang menggunakan kendaraan dinas untuk kepentingan mudik lebaran. 

"ASN dilarang pakai mobil dinas, kalau ada yang ketahuan nanti akan ada sanksinya," ujar Sanusi kepada JatimTIMES.

Meskipun selama ini berdasarkan pantauannya masih belum ada yang terjadi, dirinya menegaskan bahwa penggunaan mobil dinas untuk kepentingan mudik adalah dilarang. Kalau ada PNS yang kedapatan menggunakan mobil dinas untuk mudik, dirinya tidak segan untuk menarik kendaraan tersebut. 

"Ya ini kan dilarang, tahun ini pun juga dilarang. Kalau ketahuan saya akan surung langsung tarik (kendaraan dinas) sama Satpol PP (Satuan Polisi Pamong Praja)," terang Sanusi. 

Dalam hal ini, dirinya juga bakal melibatkan pihak kepolisian. Khususnya untuk melacak keberadaan kendaraan dinas tersebut, manakala memang ada oknum yang memanfaatkannya untuk kepentingan mudik. 

Baca Juga : Mengulas Lagu Hari Lebaran Karya Ismail Marzuki yang Sarat Makna dan Kritik Sosial, Lengkap dengan Liriknya

"Nanti ketahuan (jika mobil dinas digunakan) saya kerjasama dengan Polres Malang. Nanti plat nomor kan bisa dipantau," pungkas Sanusi. 

Sementara itu, larangan penggunaan mobil dinas juga tertuang di dalam Surat Edaran (SE) Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara Reformasi dan Birokrasi (Kemenpan-RB), tentang  Cuti Pegawai Aparatur Sipil Negara Selama Periode Hari Libur Nasional dan Cuti Bersama Hari Raya Idul Fitri 1443 H. 

Hal itu secara tegas dijelaskan pada angka 5 huruf b nomor 2, yakni Pejabat Pembina Kepegawaian pada lnstansi Pemerintah agar memastikan seluruh pejabat dan/atau pegawai di lingkungan instansinya tidak menggunakan kendaraan dinas untuk kepentingan mudik, berlibur, ataupun kepentingan lain di luar kepentingan dinas. 

Judul berita Mobil Dinas Dilarang Dipakai Mudik, Bupati Sanusi: Kalau Ketahuan Ada Sanksinya.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com. Mari bergabung di Grup Telegram , caranya klik link Telegram JatimTIMES, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Topik
Bupati Malang Sanusi larangan mudik pakai kendaraan dinas

Berita Lainnya