08/12/2022 Pekerja BPU Tetap Punya Risiko, BPJAMSOSTEK Malang Dorong Urus Kepesertaan | Jatim TIMES

Pekerja BPU Tetap Punya Risiko, BPJAMSOSTEK Malang Dorong Urus Kepesertaan

Apr 21, 2022 12:51
Ilustrasi pekerja Bukan Penerima Upah (pixabay)
Ilustrasi pekerja Bukan Penerima Upah (pixabay)

Pewarta: Anggara Sudiongko | Editor: Dede Nana

JATIMTIMES - BPJS Ketenagakerjaan Malang atau BPJAMSOSTEK Malang mengajak masyarakat kelompok pekerja Bukan Penerima Upah (BPU) untuk mengurus kepesertaan. Sebab, risiko kecelakaan kerja tetap ada pada pekerja penerima upah maupun bukan penerima upah.

Kepala BPJS Ketenagakerjaan Malang Imam Santoso menjelaskan bahwa baik pekerja formal maupun informal memiliki risiko dalam bekerja dalam menjalankan aktivitas pekerjaan. Terlebih lagi,  saat  ini dalam kondisi pandemi sekarang ini membuat siapapun perlu untuk mendapatkan jaminan sosial.

Baca Juga : Setelah Mundur dari PSI, Beredar Video Kedekatan Tsamara Amany dan Rocky Gerung

Mereka yang masuk dalam Pekerja Bukan Penerima Upah (BPU) ini meliputi wirausaha, freelancer dan kerja paruh waktu. BPJS Ketenagakerjaan siap melindungi peserta dengan perlindungan paripurna meskipun tanpa ikatan kerja. 

“Kami sampaikan manfaat program dan kemudahan mendaftar menjadi peserta. Harapannya para pekerja informal dapat segera mendaftarkan diri menjadi peserta BPJAMSOSTEK untuk memastikan terlindungi dari risiko-risiko sosial," tuturnya.

Program yang ditawarkan BPJAMSOSTEK pada segmen BPU yakni, para peserta akan mendapatkan manfaat Jaminan Hari Tua (JHT), Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK) dan Jaminan Kematian (JKM). 

Di mana apabila terjadi risiko terhadap pekerjaan maka peserta akan mendapatkan biaya pengobatan sampai sembuh, apabila mengalami cacat akan dibayarkan santunan cacat sesuai dengan % cacat yang ditetapkan oleh dokter. 

Lebih lanjut dijelaskan, manfaat JHT merupakan program perlindungan yang diselenggarakan dengan tujuan untuk menjamin agar peserta menerima uang tunai apabila memasuki masa pensiun, mengalami cacat total tetap atau meninggal dunia. 

Baca Juga : Menko Airlangga Dorong Para Santri di Tasikmalaya untuk Jadi Entrepreneur

Sedangkan manfaat JKK berupa uang dan atau pelayanan kesehatan yang diberikan pada saat peserta mengalami kecelakaan kerja atau penyakit yang disebabkan oleh lingkungan kerja. 

Kemudian, Jaminan Kematian bagi pekerja BPU berupa manfaat uang tunai. Ini diberikan kepada ahli waris ketika peserta meninggal dunia bukan akibat kecelakaan kerja atau penyakit akibat kerja. 

"Kami mengajak para pekerja BPU untuk sadar pentingnya mengurus kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan (BPJAMSOSTEK). Dengan demikian, pekerja dapat bekerja dengan nyaman, tenang dan terlindungi dari berbagai risiko kerja," pungkasnya.

Judul berita Pekerja BPU Tetap Punya Risiko, BPJAMSOSTEK Malang Dorong Urus Kepesertaan.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com. Mari bergabung di Grup Telegram , caranya klik link Telegram JatimTIMES, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Topik
BPJS Ketenagakerjaan Malang risiko kecelakaan kerja

Berita Lainnya