26/11/2022 Gubernur Khofifah Sampaikan Rp 26,8 Triliun Pengadaan Barang dan Jasa Wajib Produk Dalam Negeri | Jatim TIMES

Gubernur Khofifah Sampaikan Rp 26,8 Triliun Pengadaan Barang dan Jasa Wajib Produk Dalam Negeri

Mar 28, 2022 20:38
Gubernur Khofifah Indar Parawansa saat meresmikan Cafe and Resto Rakaroja di Kabupaten Tuban (28/3/2022) (Foto: Ahmad Istihar/ JatimTIMES)
Gubernur Khofifah Indar Parawansa saat meresmikan Cafe and Resto Rakaroja di Kabupaten Tuban (28/3/2022) (Foto: Ahmad Istihar/ JatimTIMES)

Pewarta: Ahmad Istihar | Editor: Sri Kurnia Mahiruni

TUBANTIMES- Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa resmikan Cafe and Resto Rakaroja bertempat di Jalan Hayammuruk Kelurahan Gedongombo, Kecamatan Semanding, Kabupaten Tuban, Senin (28/3/2022) sore. 

Khofifah mengatakan, Pertumbuhan Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) dari Produk Domestik Regional Bruto (PDRB), UMKM berkontribusi sebesar 57,25 persen di Jawa Timur. Seperti arahan Presiden RI Jokowi perihal Belanja APBN/APBD yang ditarget Rp 400 triliun diperuntukkan untuk belanja produk dalam negeri. Dari total Rp 400 triliun, provinsi, kabupaten/Kota 200 tiliun. Dari Rp 200 triliun Provinsi, kabupaten/kota ditargetkan Rp 26,8 triliun. 

Baca Juga : Bupati Sanusi Minta Perangkat Daerah Lebih Cermat dalam Merancang Program

"Estimasi kabupaten/kota kalau belanja produk dalam negeri senilai Rp 26,8 triliun. Maka akan menambah pertumbuhan ekonomi di Jatim 0,8 persen. Skala Nasional Rp 400 triliun akan tumbuh ekonomi 1,5 sampai 1,7 persen," jelasnya.

Oleh sebab itu, Pertumbuhan ekonomi Jatim tambah Khofifah bisa bergerak bertumbuh dengan cara memberikan kesempatan pada pelaku UMKM dalam hal Pengadaan Barang dan Jasa (PBJ) APBN/APBD tahun 2022.

"Ini target UMKM diberikan kesempatan pengembangan produk dan bisa merekrut tenaga kerja. Sehingga sektor riil akan bergerak masif," imbuhnya.

Khofifah juga membeberkan untuk target pemerintah yang menargetkan Rp 500 triliun belanja produk dalam negeri di antara 10 sektor besar, di kementerian yang wajib belanja produk tersebut.

Baca Juga : Tim Futsal Kota Malang Jalani Kualifikasi Pra Porprov

"Semua sektor produk dalam negeri termasuk alutsista pertahanan, alsintan pertanian, alkes kesehatan, dan lain-lain. Yang ditargetkan Pak Presiden di Bali," tutupnya. 

Judul berita Gubernur Khofifah Sampaikan Rp 26,8 Triliun Pengadaan Barang dan Jasa Wajib Produk Dalam Negeri.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com. Mari bergabung di Grup Telegram , caranya klik link Telegram JatimTIMES, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Topik
Khofifah Indar Parawansa pertumbuhan umkm

Berita Lainnya