07/02/2023 Kesehatan Sudah Pulih, Polisi Periksa Guru Spiritual Tunggal Jati Nusantara | Jatim TIMES

Kesehatan Sudah Pulih, Polisi Periksa Guru Spiritual Tunggal Jati Nusantara

Feb 15, 2022 17:35
Dari Kiri Pinkan, Ida anak tiri dan istri korban yang ikut menjadi korban dalam ritual maut dan Nur Hasan (foto: istimewa/ JemberTIMES)
Dari Kiri Pinkan, Ida anak tiri dan istri korban yang ikut menjadi korban dalam ritual maut dan Nur Hasan (foto: istimewa/ JemberTIMES)

Pewarta: Moh. Ali Mahrus | Editor: Sri Kurnia Mahiruni

JATIMTIMES – Nur Hasan (38) korban selamat ritual maut yang juga guru spiritual Padepokan Tunggal Jati Nusantara Selasa (15/2/2022) sudah pulih kesehatannya. Bahkan pria yang istri dan anak tirinya yakni Ida (30) dan Pinkan (13) juga ikut menjadi korban dalam tragedi ritual ini sudah keluar dari rumah sakit.

Kepulangan Nur Hasan dari rumah sakit ini dibenarkan oleh Dokter Triwiranto Wakil Direktur Rumah Sakit dr. Soebandi Jember, selain kondisinya yang sudah membaik, juga ada pihak dari kepolisian yang menjemputnya. “Yang bersangkutan sudah dinyatakan pulih dan membaik, sehingga sudah bisa pulang,” ujar dokter Triwiranto.

Baca Juga : Sepekan Gelar KBM Daring, SMP Negeri 1 Giri Mulai PTM 50 Persen

Namun selepas keluar dari rumah sakit, pihaknya langsung menuju ke Mapolres Jember untuk menjalani pemeriksaan, Nur Hasan dianggap pihak yang paling bertanggung jawab dalam insiden ritual mau yang menewaskan 11 orang.

Sayangnya, pemeriksaan terhadap Nur Hasan yang dilakukan oleh pihak Polres Jember masih tertutup, sehingga sejumlah wartawan tidak mendapatkan jawaban dari pihak kepolisian, beberapa perwira di Polres Jember juga enggan memberikan keterangan.

Namun Kasatreskrim Polres Jember AKP. Komang Yogi Arya Wiguna, sesaat setelah peristiwa ritual maut, kepada wartawan menyatakan, bahwa pihaknya akan memeriksa Nur Hasan selaku pimpinan dalam ritual yang menewaskan 11 orang.

“Ya masih kita dalami, kalau ada unsur pidananya, ya bisa dikenakan pasal 359 tentang kelalaian, apalagi ada warga sekitar yang sebelumnya sudah mengingatkan agar tidak menggelar ritual,” jelas Kasatreskrim.

Mengenal sosok Nur Hasan, yang juga guru spiritual dalam Padepokan Tunggal Jati Nusantara, dari penuturan beberapa tetangganya, bahwa padepokan yang didirikan oleh Nur Hasan ini masih belum lama, dan baru berjalan 2 tahun.

Sedangkan sebelumnya, Nur Hasan adalah seorang TKI yang cukup lama bekerja di luar negeri, bahkan selepas pulang dari perantauannya jadi TKI, yang bersangkutan oleh warga sekitar dikenal sebagai MC acara musik elekton di desanya.

Bahkan menurut Nanda Setiawan selaku Kepala Desa Dukuhmencek Sukorambi Jember, selepas Nur Hasan pulang dari menjadi TKI, dan berprofesi sebagai MC, yang bersangkutan juga jualan tisu secara online.

Baca Juga : Pemerintah Berkomitmen Perkuat Ketahanan Sektor Pariwisata sebagai Salah Satu Pilar Pemulihan Pasca Pandemi

“Dulu dia menjadi TKI beberapa tahun lamanya, setelah pulang, dia juga menjadi pembawa acara pentas musik di desa, juga termasuk nyambi jualan tisu secara online, kalau padepokannya, saya malah melihat bukan seperti padepokan, tapi rumah biasa, karena selama ini kegiatan yang dilakukan oleh Nur Hasan di ruang tamu rumahnya,” beber Wawan panggilan Nanda Setiawan.

Wawan juga menyatakan, bahwa warga sekitar rumah Nur Hasan juga tidak melihat hal-hal aneh dalam dua tahun terakhir ini, sebab setiap mengumpulkan pengikutnya, kegiatannya saat di rumah adalah membaca solawat dan mengaji.

“Yang diketahui warga, setiap ada anggotanya yang ke rumah, kegiatannya tidak terlihat neko-neko, mereka hanya membaca solawatan dan mengaji, selebihnya tidak ada, gak tau juga kalau ada ritual-ritualnya,” beber Wawan.

Namun sejak peristiwa ritual maut ini mencuat, banyak tetangga Nur Hasan yang enggan bercerita tentang kegiatan Nur Hasan selama ini, sukap warga cenderung tertutup dimungkinkan terpengaruh dengan ritual maut yang terjadi di Pantai Payangan pada Minggu dinihari lalu. (*)

Judul berita Kesehatan Sudah Pulih, Polisi Periksa Guru Spiritual Tunggal Jati Nusantara.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com. Mari bergabung di Grup Telegram , caranya klik link Telegram JatimTIMES, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Topik
korban pantai payangan Polres Jember

Berita Lainnya