Was-Was Omicron, Jatim Park Berharap tidak Ada Penutupan Objek Wisata | Jatim TIMES
penjaringan-bakal-calon-jatimtimes099330c15d1b4323.jpg

Was-Was Omicron, Jatim Park Berharap tidak Ada Penutupan Objek Wisata

Feb 03, 2022 19:20
Antrean pengunjung yang akan masuk Alun-Alun Kota Batu. (Foto: Irsya Richa/MalangTIMES)
Antrean pengunjung yang akan masuk Alun-Alun Kota Batu. (Foto: Irsya Richa/MalangTIMES)

JATIMTIMES - Kasus aktif Covid-19 Kota Batu beberapa mulai menunjukkan kenaikan. Hal ini pun membuat pelaku pariwisata cukup was-was dengan penyebaran kasus Covid-19 khususnya varian omicorn.

Meski demikian, tempat wisata di Kota Batu tetap beroperasi seperti biasa. Untuk mengantisipasi penularan itu, tempat wisata di Kota Batu tetap menerapkan protokol kesehatan dengan ketat.

Baca Juga : Satlantas Polres Ngawi Larang Odong-Odong Beroperasi di Jalan Raya

Mulai dari memberlakukan PeduliLindungi jika masuk tempat wisata. Kemudian menerapkan menjaga jarak, menggunakan masker, juga menggunakan hand sanitizer, serta menyediakan tempat cuci tangan, dan sebagainya.

Manager Marketing & Public Relation Jatim Park Group Titik S. Ariyanto mengatakan, jika belum ada arahan hingga saat ini untuk mencegah penularan omicorn. “Jangan sampai ada penutupan tempat wisata lagi,” ungkap Titik.

Mengingat laju perekonomian dunia pariwisata ini baru saja berjalan. Bahkan hingga saat ini belum dapat menutup biaya operasional wisata semula.

”Kita baru bisa tarik nafas itu ya beberapa bulan ini. Tapi ya itu belum cukup menutup kerugian kami yang setahun kemarin. Bahkan ada beberapa staf yang belum terima gaji penuh,” kata Titik.

Hingga saat ini sistem kerja yang diterapkan kepada karyawan Jatim Park Group pengurangan jam kerja dan pembayaran gaji 80 persen. Melihat pemasukan dan operasi wisata masih belum stabil.

Baca Juga : Dispora dan KONI Optimis, Kontingen Banyuwangi Bisa Raih Hasil Lebih Baik dalam Porprov 2022

Terpisah, Kepala Dinas Pariwisata Kota Batu, Arief As Siddiq menjelaskan, hingga saat ini belum ada penerapan prokes yang sifatnya mengantisipasi sebaran varian Omicron. Namun prokes pada tempat wisata tetap berjalan dengan ketat.

“Instruksi khusus dari Kemendagri mengenai varian Omicron ini juga belum diterima. Untuk itu, percepatan vaksinasi terus dilakukan. Saya harap kesadaran masyarakat menerapkan protokol kesehatan juga semakin ditingkatkan,” ujar Arief.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com. Mari bergabung di Grup Telegram , caranya klik link Telegram JatimTIMES, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Topik
Jatim Park Group Arief As Siddiq

Berita Lainnya