10/12/2022 Ada Pungli TIK di Ratusan SD di Jember, Rifai: Harus Diusut Sampai Tuntas | Jatim TIMES

Ada Pungli TIK di Ratusan SD di Jember, Rifai: Harus Diusut Sampai Tuntas

Jan 12, 2022 18:46
Ilustrasi (foto: istimewa)
Ilustrasi (foto: istimewa)

Pewarta: Moh. Ali Mahrus | Editor: Sri Kurnia Mahiruni

JATIMTIMES – Merebak isu pungli di Dinas Pendidikan Pemkab Jember yang menimpa ratusan Sekolah Dasar (SD) di dua kecamatan di Jember yakni Kecamatan Sumberbaru dan Kecamatan Jenggawah, membuat Ketua Ormas Basoka (Barisan Solid Merdeka) Jember angkat bicara.

Rifai selaku ketua Ormas Basoka, kepada wartawan mengatakan, bahwa pungli yang terjadi di lingkungan Dinas Pendidikan Kabupaten Jember terkait program RTIK, harus diusut sampai tuntas, menurut pria yang juga tetangga Bupati Jember H. Hendy Siswanto ini.

Baca Juga : Gandeng Projo, Pemkab Banyuwangi Gelar Gerakan Nasional  Percepatan Vaksinasi Covid- 19

Pungli yang terjadi di lingkungan Dinas Pendidikan Kabupaten Jember, dilakukan pada rentang waktu bulan September hingga November 2021 lalu. Jumlah pungli di dua kecamatan juga bervariasi nominalnya, dimana untuk kecamatan Sumberbaru pungutan sebesar Rp.400 ribu dan di Kecamatan Jenggawah pungutan bervariasi mulai dari Rp 100 ribu hingga Rp 150 ribu.

“Bupati melalui inspektorat harus mengusut pungli ini, karena jumlahnya mencapai ratusan sekolah, nominal paling banyak di Kecamatan Sumberbaru, dimana tiap lembaga dimintai uang Rp 400 ribu dan dijanjikan mendapatkan program TIK tahun anggaran 2022,” ujar M. Rifai.

Menurut M. Rifai, pungli yang dilakukan oleh oknum ketua Kelompok Kerja Sekolah (KKS) berdalih untuk uang saku tim Monitoring dan Evaluasi (Monev) dana BOS dari Dinas Pendidikan, diadukan oleh sejumlah kepala sekolah, mereka dimintai uang sebesar itu, sebagai ganti uang saku tim Monev.

“Di Kecamatan Sumberbaru ada puluhan sekolah yang sudah membayar uang sebesar Rp 400 ribu, dengan dalih untuk uang transport tim Monev, pembayarannya dikumpulkan di SD Negeri Jatiroto 3 Sumberbaru, jika dikalikan dengan jumlah sekolah yang mencapai puluhan, nominalnya bisa mencapai jutaan,” ujar M. Rifai.

Rifai mengatakan, bahwa kasus ini sudah dilaporkan ke Inspektorat Pemkab Jember dan Kejaksaan Negeri Jember, dirinya mendesak, agar pihak-pihak yang terindikasi terlibat pungli, dilakukan pengusutan.

“Saya sudah lapor ke Inspektorat dan Kejaksaan, agar mereka yang terindikasi terlibat pungli diusut sampai tuntas,” ujar M. Rifai.

Baca Juga : Target 2025 Tuntas, Ribuan Bidang Tanah di Kabupaten Malang Masih Menunggu Disertifikatkan

Sementara Kepala Inspektorat Pemkab Jember, Ratno Sambodo SH, saat dikonfirmasi terkait adanya laporan pungli yang terjadi di lingkungan Dinas Pendidikan Pemkab Jember, kepada wartawan mengatakan, bahwa saat ini Inspektorat masih memproses kasus tersebut. “Iya mas, memang ada yang melaporkan ke kami, dan saat ini masih kami proses, aduannya,” ujar Ratno.

Sementara H oknum yang dituduh sebagai koordinator pungli, saat dikonfirmasi media ini melalui sambungan telepon mengatakan, bahwa pihaknya meminta kepada wartawan untuk menemuinya, dirinya enggan memberikan klarifikasi melalui sambungan telepon.

“Datang saja mas ke Jatiroto, nanti saya jelaskan, kalau lewat telepon, saya khawatir direkam dan tersebar ke mana-mana, apa yang saya sampaikan A bisa-bisa ditulis B,” pungkas H Rabu (12/1/2021). (*)

Judul berita Ada Pungli TIK di Ratusan SD di Jember, Rifai: Harus Diusut Sampai Tuntas.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com. Mari bergabung di Grup Telegram , caranya klik link Telegram JatimTIMES, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Topik
pungli di jember pungli di jember

Berita Lainnya