01/12/2022 Harga Komoditi Pokok Terus Melonjak, Gerbang Tani Dorong Pemerintah Segera Bertindak | Jatim TIMES

Harga Komoditi Pokok Terus Melonjak, Gerbang Tani Dorong Pemerintah Segera Bertindak

Dec 28, 2021 18:24
Salah satu kegiatan DPN dan DPC Gerakan Kebangkitan Petani dan Nelayan (Gerbang Tani) di Kabupaten Tuban (28/12/2021) (Foto: Ahmad Istihar/Jatim TIMES)
Salah satu kegiatan DPN dan DPC Gerakan Kebangkitan Petani dan Nelayan (Gerbang Tani) di Kabupaten Tuban (28/12/2021) (Foto: Ahmad Istihar/Jatim TIMES)

Pewarta: Ahmad Istihar | Editor: Pipit Anggraeni

JATIMTIMES- Ketua Umum Dewan Pengurus Nasional Gerakan Kebangkitan Petani dan Nelayan (DPN Gerbang Tani) Idham Arsyad menyorot atas melonjaknya harga komoditi pokok saat ini.

Hal itu disampaikan Idham Arsyad lewat tulisan yang diterima Jatim TIMES dengan tema "selamatkan rakyat kecil dari tingginya harga beberapa komoditi di pasaran"

Baca Juga : Pemkab Lumajang Mendapat Penghargaan atas Implementasi Perhutanan Sosial

Idham Arsyad selaku ketua umum badan otonom partai PKB, Gerbang Tani menyikapi meroketnya harga sejumlah harga komoditi di pasaran, seperti cabai rawit, telur dan minyak goreng.

Dia meminta pemerintah segera mengambil tindakan cepat untuk menyelamatkan daya beli masyarakat. Mengingat, jenis komoditi yang harganya meroket merupakan komoditi-komoditi pokok yang dibutuhkan masyarakat. Tidak cuma untuk konsumsi rumah tangga, akan tetapi juga untuk usaha kecil seperti warteg dan warung makan.

"Harga tak terkendali seperti ini tentu akan sangat membebani warga masyarakat," ujar Idham Arsyad dalam keterangan yang diterima JatimTIMES, Selasa (28/12/2021).

Meroketnya kebutuhan pokok, juga masyarakat dihadapkan pada situasi pandemi covid-19 yang telah menyebabkan ekonomi menjadi lesu. Meski adanya pelonggaran PPKM selama 2 bulan terakhir, tidak serta merta menaikkan ekonomi masyarakat kecil dan menengah.

Daya beli pasaran saat ini tertolong adanya belanja oleh pemerintah, sebaliknya, sektor swasta belum begitu pulih. Hal ini dapat terlihat pusat-pusat perbelanjaan yang menjadi pendorong untuk peningkatan putaran ekonomi belum terlihat naik.

Libur akhir 2021, lanjutnya, biasanya menjadi salah satu indikator kenaikan belanja juga tidak terjadi mengingat virus dengan varian baru masih membayangi.

Oleh karena itu, Idham Arsyad meminta pemerintah memikirkan jalan keluar lain. Diantaranya, menindak tegas pedagang yang berupaya menahan barang sehingga terjadi kenaikan harga tidak terkendali tersebut.

Menurut Arsyad, soal minyak goreng misalnya, kebun sawit Indonesia merupakan salah satu yang terluas. Namun harga minyak goreng justru mahal, ditambah fenomena harga cabai dan telur naik tajam ketika permintaan tinggi selalu berulang harusnya menjadi perhatian pemerintah.

Baca Juga : Baru Dibangun, BLK Unipro Biso Tulungagung Dapat Apresiasi dari Menaker

"Kementan terlihat belum ada desain pencegahan agar kejadian serupa tidak terjadi di masa mendatang. Evaluasi atas berbagai faktor penyebab dan bagaimana upaya pencegahannya harus dipikirkan secara serius dan ditindaklanjuti secara nyata," tutup ketua umum DPN Gerbang Tani Idham Arsyad.

Terpisah, Ketua DPC Gerbang Tani Kabupaten Tuban Moh. Zainuddin mengatakan bahwa, meroketkan beberapa kebutuhan pokok bukan disebabkan permintaan pasar yang tinggi. Melainkan adanya sepekulan atau tengkulak yang sengaja menimbun kebutuhan kebutuhan pokok.

"Nggak lah ini seperti disengaja persoalan klasik setiap libur akhir tahun. Kebutuhan pokok melambung tinggi," ujarnya 

Sebab itu, Bang Jay sapaan akrab Moh. Zainuddin Ketua Gerbang Tani ini meminta pihak atau dinas terkait melakukan operasi pasar. Dengan begitu permintaan pasar dan ketersediaan barang atau komoditi hingga penjualan bisa berimbang di pasaran. 

"Kami harap ada operasi pasar untuk menghentikan ulah sepekulan-sepekulan yang memainkan harga kebutuhan pokok. Kasihan pedagang kecil dan konsumen rumah tangga," tutupnya. 

Judul berita Harga Komoditi Pokok Terus Melonjak, Gerbang Tani Dorong Pemerintah Segera Bertindak.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com. Mari bergabung di Grup Telegram , caranya klik link Telegram JatimTIMES, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Topik
Harga Kebutuhan Pokok kenaikan harga kebutuhan pokok

Berita Lainnya