10/12/2022 Warga Diminta Waspadai Tanah Longsor saat Hujan Deras | Jatim TIMES

Warga Diminta Waspadai Tanah Longsor saat Hujan Deras

Dec 20, 2021 17:27
Tanah longsor hampir menimpa permukiman warga di Desa Kabuaran, Grujugan (Foto: Abror Rosi/JatimTimes)
Tanah longsor hampir menimpa permukiman warga di Desa Kabuaran, Grujugan (Foto: Abror Rosi/JatimTimes)

Pewarta: Abror Rosi | Editor: A Yahya

JATIMTIMES - Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bondowoso Dadan Kurniawan mengingatkan masyarakat untuk mewaspadai bencana tanah longsor saat terjadi hujan deras dengan durasi yang lama. "Tingkat kewaspadaan harus tinggi. Apalagi rumahnya di bawah tebing. Itu potensi terjadi longsor sangat besar sekali," kata Dadan Kurniawan, Senin (20/12/2021).

Dadan menjelaskan bahwa struktur tanah akan berubah menjadi lembek jika terlalu lama diguyur hujan. Sementara intensitas curah hujan cukup tinggi akan terus mengguyur Bondowoso untuk beberapa pekan ke depan. Utamanya saat menjelang sore hari. "Memang kemarin ada peringatan bahwa ketika sore hari ada hujan intensitas tinggi dari BMKG," terangnya.

Baca Juga : Banjir Kutorenon Wabup Minta Normalisasi Sungai ke Pemprov

Dia juga menjelaskan bahwa salah satu pemicu suatu wilayah berpotensi bencana longsor adalah pengembangan pemukiman yang dilakukan lahan miring. Namun, ketika masyarakat sudah terlanjur menempati lahan tersebut, maka perlu upaya mitigasi memperkuat lereng-lereng di sekitar rumah dengan membuat struktur penahan tanah.

"Karena banyak rumah-rumah warga Bondowoso yang berada di lereng. Seperti di daerah Kecamatan Pakem, Binakal, Ijen dan juga ada di Kecamatan Maesan. Bahkan hampir di seluruh Kecamatan rawan longgor. Karena memang Bondowoso dikelilingi gunung dan perbukitan," jelas Dadan.

Dadan meminta masyarakat jeli mengenali tanda-tanda bila akan terjadi longsor. Seperti, retakan tanah, amblesan tanah, keluarnya mata air pada lereng, pohon dan tiang listrik miring, serta tembok bangunan dan pondasi yang tiba-tiba retak. "Itu di daerah dengan tebing wasapada. Jika sudah ada potensi longsor segera cari tanah yang lapang," sarannya.

Untuk informasi, bencana tanah longsor di Bondowoso selama musim penghujan hampir terjadi setiap tahun. Tahun 2020 lalu terjadi longsor dengan resiko tinggi di salah-satu perbukitan di Kecamata Ijen. Tahun ini terjadi di Kecamatan Pakem. Longsor sempat menutup akses jalan menuju wisata tancak kembar. 

Baca Juga : Kisah Kakek Muslim yang Hibahkan Tanah untuk Gereja karena Amanah Orang Tuanya

Untuk longsor dengan resiko sedang sering terjadi, terakhir terjadi kemarin, Minggu (19/12) di Desa Kabuaran, Grujugan yang hampir menimpa rumah warga. Beruntung tak memakan korban jiwa. 

Judul berita Warga Diminta Waspadai Tanah Longsor saat Hujan Deras.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com. Mari bergabung di Grup Telegram , caranya klik link Telegram JatimTIMES, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Topik
BPBD Bondowoso bencana bondowoso

Berita Lainnya