01/02/2023 Lawan Keputusan Gubernur, Bupati Jember Teken Kenaikan UMK di Hadapan Ratusan Buruh | Jatim TIMES

Lawan Keputusan Gubernur, Bupati Jember Teken Kenaikan UMK di Hadapan Ratusan Buruh

Dec 06, 2021 14:04
Bupati Jember saat menunjukkan surat yang ditandatanganinya terkait UMK Kabupaten Jember (foto : Moh. Ali Makrus / Jember TIMES)
Bupati Jember saat menunjukkan surat yang ditandatanganinya terkait UMK Kabupaten Jember (foto : Moh. Ali Makrus / Jember TIMES)

Pewarta: Moh. Ali Mahrus | Editor: A Yahya

JATIMTIMES – Kenaikan upah minimum kabupaten (UMK) 2022 menimbulkan gejolak di beberapa daerah, termasuk di Kabupaten Jember, Senin (16/12/2021). Rratusan buruh yang tergabung dalam Serikat Buruh Muslim Indonesia (Sarbumusi) menggelar aksi unjuk rasa di depan Pendopo Wahyawibawa graha Pemkab Jember.

Berbeda dengan aksi-aksi demo sebelumnya, di mana Bupati Jember Hendy Siswanto tidak menemui peserta aksi, pada aksi buruh ini, Bupati menemui para pendemo. Tidak hanya itu, Bupati juga melakukan orasi di depan peserta demo, dengan berdiri di atas bak truk terbuka dengan didampingi Kepala Bakesbangpol Pemkab Jember Drs. Edy B Susilo.

Baca Juga : Resmi dilantik, IPNU Jatim Usung Student Acceleration Space, Guna Bekali Kompetensi Millenial

Di depan buruh, Bupati bersedia menandatangani tuntutan buruh dengan menaikkan UMK Kabupaten Jember, di mana dalam surat keputusan Gubernur Jatim, UMK Jember pada tahun 2022 sebesar Rp. 2.355.662 ribu, oleh Bupati dinaikkan menjadi Rp. 2.400.000 ribu.

“Di hadapan kalian semua, saya Bupati Jember akan berkirim surat ke Gubernur, yang intinya agar UMK di Kabupaten Jember naik 2 juta 400 ribu,” teriak Bupati di hadapan ratusan buruh, tak ayal apa yang disampaikan oleh Bupati ini mendapat aplaus dari peserta aksi.

“Para buruh, bisa menyaksikan langsung surat tersebut saya tandatangani, dan sekarang juga langsung saya tandatangani untuk secepatnya dikirim ke Gubernur,” ujar Bupati.

Tanpa menunggu waktu lama, dengan disaksikan koordinator aksi, Kepala Bakesbangpol Pemkab Jember Drs. Edy B Susilo langsung membungkukkan punggung di depan Bupati untuk dijadikan alas menandatangi surat kenaikan UMK Kabupaten Jember yang akan dikirim ke Gubernur Jatim.

Sementara M. Faruq selaku ketua Sarbumusi Kabupaten Jember yang juga koordinator aksi, langsung meneriakkan “Allahu Akbar!!” tiga kali dan disambut takbir oleh peserta aksi.

“Ini lah Bupati Jember yang sebenarnya, di mana beliau mendengar jeritan kita, jeritan para buruh, semoga surat dari Bupati ini didengar oleh Pemerintah Propinsi,” ujar Faruq.

Baca Juga : Ratusan Influencer Se-Jatim Serbu Destinasi Wisata di Banyuwangi

Sedangkan dari rilis yang dibagikan oleh peserta aksi, pada buruh di Kabupaten Jember menolak atas surat keputusan Gubernur yang menentukan UMK Kabupaten Jember sebesar Rp. 2.355.662 ribu, sehingga pihaknya mengancam akan melakukan aksi mogok massal dari tanggal 6 hingga 8 Desember.

Namun dengan penandatanganan surat dari Bupati yang meminta kepada Gubernur agar UMK Kabupaten Jember ditetapkan sebesar Rp. 2.400 ribu, para buruh pun merasa senang dan membatalkan aksi mogok massalnya.

“Kita batalkan aksi mogok massal, karena Bupati sudah menyetujui tuntutan kami, dan tinggal keputusan dari Gubernur, semoga Gubernur menyetujui surat yang akan dikirim oleh Bupati kita,” pungkas Faruq. (*)

Judul berita Lawan Keputusan Gubernur, Bupati Jember Teken Kenaikan UMK di Hadapan Ratusan Buruh.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com. Mari bergabung di Grup Telegram , caranya klik link Telegram JatimTIMES, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Topik
umk 2022 Kabupaten Jember

Berita Lainnya