30/11/2022 Dewan Gresik Minta Eksekutif Warning Kontraktor Percepat Proyek Infrastruktur | Jatim TIMES

Dewan Gresik Minta Eksekutif Warning Kontraktor Percepat Proyek Infrastruktur

Nov 20, 2021 09:06
Wakil Ketua DPRD Gresik, Mujid Riduan ketika meninjau proyek jembatan Desa Klampok, Kecamatan Benjeng, Jumat (19/11/2021). (Foto : Syaifuddin Anam/GresikTimes)
Wakil Ketua DPRD Gresik, Mujid Riduan ketika meninjau proyek jembatan Desa Klampok, Kecamatan Benjeng, Jumat (19/11/2021). (Foto : Syaifuddin Anam/GresikTimes)

Pewarta: Syaifuddin Anam | Editor: Moch. R. Abdul Fatah

JATIMTIMES - Proyek jembatan Desa Klampok, Kecamatan Benjeng, Kabupaten Gresik, mendapat sorotan dari wakil rakyat. Pasalnya, pembangunan jalur penghubung itu dinilai molor dari jadwal.

Wakil Ketua DPRD Gresik, Mujid Riduan mengatakan, pemerintah harus memberikan warning kepada kontraktor yang molor mengerjakan proyek infrastruktur.

Baca Juga : Pantau Kasus SPI Kota Batu, Aktor Ernest Prakasa Minta Ini

Mujid menyebut, proyek jembatan di Desa Klampok belum ada progres yang signifikan. Padahal, dalam papan proyek sudah jelas, pengerjaan dimulai Agustus dan Desember selesai.

"Harusnya sekarang November sudah 80 persen. Tapi saat kami lihat di lapangam tidak sampai 10 persen," ujar Mujid saat sidak ke lokasi proyek, jembatan, Jumat (19/11/2021).

Politisi PDIP itu mengaku, sudah meninjau langsung kondisi di lokasi. Melihat satu alat berat rusak akibat terendam banjir luapan Kali Lamong.

"Kami berharap PU segera panggil kontraktor ini beri punishment. Jembatan ini tidak akan selesai, jangan alasan banjir," ungkapnya.

Proyek senilai Rp 2,1 milyar dimenangkan CV Jaya Abadi, progresnya masih jauh dari harapan. Tiang pancang hanya beberapa saja yang terpasang, alat berat untuk memasang tiang pancang rusak karena diterjang banjir.

Baca Juga : Satgas Pangan Polresta Malang Intai Penimbun Bahan Pokok

"Harusnya dikerjakan sebelum banjir datang. Yang jelas tidak akan selesai jembatan penghubung vital," imbuh Mujid.

Muslik, salah satu pekerja CV Jaya Abadi menyebut baru tiga titik tiang pancang sudah terpasang. Masih ada puluhan tiang pancang  belum terpasang. Kondisi alat pemasang tiang pancang rusak akibat banjir. 

"Tiba-tiba banjir. Kita selesaikan secepat-cepatnya, target akhir bulan Desember. Sudah kita laksanakaan sesuai progres, lalu ada musibah bagaimana lagi. Kita upaya secepatnya. Insya allah saya usahakan," ungapnya. (ADV)

Judul berita Dewan Gresik Minta Eksekutif Warning Kontraktor Percepat Proyek Infrastruktur.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com. Mari bergabung di Grup Telegram , caranya klik link Telegram JatimTIMES, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Topik
DPRD Gresik Mujid Riduan

Berita Lainnya