Dispenser Masker, Inovasi Hasil Kerja Sama Polresta Malang Kota  dan Fakultas Teknik Universitas Brawijaya | Jatim TIMES

Dispenser Masker, Inovasi Hasil Kerja Sama Polresta Malang Kota dan Fakultas Teknik Universitas Brawijaya

Oct 14, 2021 13:59
Kapolresta Malang Kota AKBP Budi Hermanto (tiga dari kiri) saat me-launching Dispenser masker. (Foto: Anggoro/JatimTIMES)
Kapolresta Malang Kota AKBP Budi Hermanto (tiga dari kiri) saat me-launching Dispenser masker. (Foto: Anggoro/JatimTIMES)

JATIMTIMES - Polresta Malang Kota dengan menggandeng Fakultas Teknik  Universitas Brawijaya (FT UB) meluncurkan sebuah inovasi berbentuk dispenser yang mengusung teknologi no touch (tanpa sentuh). Dispenser tersebut memang layaknya dispenser biasa. Tetapi, bukan air yang keluar, melainkan sebuah masker dan hand sanitizer.

Kapolresta Malang Kota  AKBP Budi Hermanto menjelaskan, inovasi ini merupakan salah satu upaya dalam mengoptimalkan penerapan protokol kesehatan (prokes) di masyarakat. 

Baca Juga : Bantuan Tunai PKL dan Warung di Provinsi NTB Paling Cepat dan Tepat Sasaran

Dispenser itu diberi nama dispenser masker. Dispenser ini berupa box yang berisi masker dan hand sanitizer. 

Tanpa sentuhan tangan, hanya  telapak tangan dihadapkan ke tombol dispenser, masker keluar dengan sendirinya. Begitu juga jika ingin hand sanitizer. Masyarakat bisa menggunakan hand sanitizer tanpa memencet tombol dispenser.

1

"Jadi bisa mengambil masker tanpa menyentuh. Begitu juga hand sanitizer," jelas kapolresta.

Kasat Lantas Polresta Malang Kota AKP Yoppi Anggi Khrisna menambahkan, awal tercetusnya inovasi ini dari pemikiran kapolresta Malang Kota. Ide tersebut kemudian ditindaklanjuti dengan menggandeng Fakultas Teknik Universitas Brawijaya (UB). 

"Ide ini berawal dari pemikiran AKBP Budi Hermanto yang melihat vending machine. Muncullah ide kreasi ingin membuat dispenser masker dan hand sanitizer," papar Yoppi.

Ke depan, inovasi ini akan terus dikembangkan dan disempurnakan. Dispenser tersebut nantinya akan dikembangkan lagi dengan pemasangan notifikasi untuk memberikan sinyal dan Informasi jika nantinya masker atau hand sanitizer di dalamnya habis.

Baca Juga : Dikecam Komnas HAM, Aksi 'Smackdown' Oknum Polisi ke Mahasiswa Berujung Saling Memaafkan

“Jadi pas habis, nanti bisa otomatis mengirimkan pemberitahuan ke polres. Misalnya melalui SMS atau lainnya,” kata Yoppi.

Dekan Fakultas Teknik UB Hadi Suyono  menambahkan bahwa cara kerja dispenser ini dengan menggunakan dua sensor. Gakni sensor input sensor masker untuk mengeluarkan dan sensor kedua hand sanitizer.

"Jika terdeteksi jarak 5 cm, maka akan mengeluarkan masker dan cairan hand sanitizer. Sisa masker dan hand sanitizer bisa ditampilkan di layar counter dispenser," pungkasnya.

 

Topik
Dispenser masker Polresta Malang Kota Fakultas Teknik Universitas Brawijaya Berita Malang

Berita Lainnya