30/01/2023 Kompak, 2 Tokoh Pemuda ini Minta OPD Jangan Bikin Masyarakat Bingung dengan Kanal Aspirasi Bupati  | Jatim TIMES

Kompak, 2 Tokoh Pemuda ini Minta OPD Jangan Bikin Masyarakat Bingung dengan Kanal Aspirasi Bupati 

Sep 09, 2021 15:21
Kanan, Abdam Korib tokoh pemuda dari Kec. Kwanyar dan kiri, Umar Tokoh pemuda dari Kec. Modung Bangkalan (Foto: Dok Pribadi) 
Kanan, Abdam Korib tokoh pemuda dari Kec. Kwanyar dan kiri, Umar Tokoh pemuda dari Kec. Modung Bangkalan (Foto: Dok Pribadi) 

Pewarta: Imam Faikli | Editor: Pipit Anggraeni

JATIMTIMES - Peluncuran program kanal aspirasi, oleh Bupati Bangkalan, R Abdul Latif Amin Imron terus mendapat respons positif dari kalangan masyarakat Bangkalan. Salah satunya dari Umar, tokoh pemuda di Kecamatan Modung. 

Dia menyebutkan, dengan adanya kanal aspirasi ini, nantinya bisa menjadi langkah maju terhadap pemerintahan, juga terhadap iklim Demokrasi di Kabupaten Bangkalan. Sebab, saat ini masyarakat Bangkalan akan lebih mudah dalam menyampaikan aspirasi, yakni bisa melalui pesan Whatsapp (WA) ke nomor yang sudah disediakan.

Baca Juga : Isi HUT ke-20 dengan Berbagai, Ketua Demokrat Kabupaten Malang: Kita Harus Tetap Solid

Dijelaskan oleh Umar, bahwa program ini kata dia, adalah bentuk kepedulian Pemerintah. Bahkan menurut dia, langkah Bupati ini untuk mendengar langsung suara dari masyarakat, keluhan mereka dan apa yang mereka inginkan terhadap pemerintahan. 

"Kanal Aspirasi ini menurut saya dibuat karena Bupati ingin mendengar keluhan serta aspirasi masyarakat, yang nantinya dari aspirasi itulah akan lahir sebuah kebijakan yang dibutuhkan masyarakat dan itulah sejatinya pemimpin," ujar Umar, kepada BangkalanTIMES, Kamis (9/9/2021). 

Selain itu, Umar menambahkan bahwa program ini adalah terobosan baru di Kabupaten Bangkalan. Sehingga, jika masyarakat melalui Kanal Aspirasi ini dapat dengan mudah bercengkrama dengan pemerintah perihal segala hal. 

"Ini adalah terobosan baru di Bangkalan, meski mungkin sebelumnya OPD juga punya program yang sama dengan nama Kotak Saran nya, tapi tata caranya tak semudah dan tak sesimple kanal aspirasi ini," imbuh dia. 

Ia juga mengharap semua OPD di Kabupaten Bangkalan tidak memberikan komentar-komentar tidak jelas seperti yang dilakukan oleh Diskominfo Kabupaten Bangkalan perihal Kanal Aspirasi ini. "Saya sebagai masyarakat tentu saja bingung dengan komentar yang diberikan oleh Diskominfo seperti yang beredar di media massa, harusnya hal seperti itu tidak disampaikan, karena membingungkan masyarakat," ungkapnya. 

Seharusnya, komentar tidak tahu itu tidak keluar dari OPD. Karena, setiap program yang dikeluarkan oleh Bupati sudah diketahui oleh setiap Kepala Dinas dan tidak boleh ada kata tidak tahu. "Seharusnya kan semua satu suara dengan bupati dan semuanya tahu dengan setiap program yang dikeluarkan Bupati," pungkasnya.

Senada dengan itu, juga disampaikan oleh Abdam Korib. Saah satu tokoh pemuda dari Kecamatan Kwanyar itu sangat menyayangkan, komentar yang dikeluarkan oleh Kepala Bidang (Kabid) Humas dan Protokol Pemkab Bangkalan Erwin Yoesoef dan Kepala Dinkominfo Bangkalan. Karena hal itu akan membuat masyakarat kebingungan. 

Baca Juga : Deklarasi FPI Baru di Bandung Barat Picu Kerumunan, Aziz Yanuar Singgung Kasus Jokowi

"Kami masyarakat awam di bawah, tidak mempersoalkan ini dari Bentukan Pemkab atau tidak. Hanya satu yg saya harapkan adalah setiap Aduan yg disampaikan melalui Kanal Aspirasi dapat tersampaikan secara Langsung Kepada Beliu (Bupati Bangkalan) agar beliau mengetahui secara langsung aspirasi dan Keinginan masyarakatnya, jangan hanya apa kata laporan dari Dinas-Dinas yang terkesan ABS (Asal Bapak Senang)," kata dia. 

Sekedar diketahui, sebelumnya diberitakan, dengan adanya kanal aspirasi yang mengatasnamakan sebagai aplikasi penyambung lidah Bupati Bangkalan Abdul Latif Amin Imron, dengan masyarakat mendapat pengakuan bukan bentukan atau inisiatif dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bangkalan. Hal tersebut dibenarkan oleh Dinas Komunikasi dan Informasi (Diskominfo) Bangkalan dan Humas Setkab Pemkab Bangkalan. 

Hal itu disampaikan oleh Kepala Bidang (Kabid) Humas dan Protokol Pemkab Bangkalan ErwinYoesoef. Dia mengaku, perihal layanan aduan yang mengatasnamakan Bupati Bangkalan tersebut. Tim pengelola kanal aspirasi bukan bentukannya, bahkan bukan bagian dari protokol, melainkan sudah ada tim khusus. 

Hal senada juga diungkapkan oleh Kepala Diskominfo Bangkalan Agus Zein. Katanya kanal aspirasi tersebut di luar Pemerintahan kabupaten Bangkalan. Namun, dia tidak menampik bahwa dengan adanya kanal aspirasi tersebut itu bisa menjadi upaya untuk menampung aspirasi agar lebih cepat sampai ke Bupati Bangkalan. Bahkan, Kadiskominfo itu mengaku tidak mengetahui, seperti apa mekanisme dan pengelolaan kanal aspirasi tersebut. Karena sejauh ini, pihaknya hanya melayani aduan resmi melalui website Pemkab Bangkalan.

Judul berita Kompak, 2 Tokoh Pemuda ini Minta OPD Jangan Bikin Masyarakat Bingung dengan Kanal Aspirasi Bupati .

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com. Mari bergabung di Grup Telegram , caranya klik link Telegram JatimTIMES, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Topik
kanal aspirasi Bupati Bangkalan

Berita Lainnya