Wabup Irwan Minta Petugas Perketat SOP Penanganan Pasien Covid-19 | Jatim TIMES
penjaringan-bakal-calon-jatimtimes099330c15d1b4323.jpg

Wabup Irwan Minta Petugas Perketat SOP Penanganan Pasien Covid-19

Aug 02, 2021 15:27
Wakil Bupati Bondowoso Irwan Bachtiar Rahmat (Foto: Abror Rosi/JatimTimes)
Wakil Bupati Bondowoso Irwan Bachtiar Rahmat (Foto: Abror Rosi/JatimTimes)

BONDOWOSOTIMES - Wakil Bupati Bondowoso Irwan Bachtiar Rachmat meminta petugas memperketat standard operating procedure (SOP) penanganan pasien Covid-19. Menurutnya, hal itu untuk mengantisipasi terjadinya kasus ambil paksa jenazah pasien Covid-19 yang sebelumnya telah terjadi di Kecamatan Pujer.

"Begitu pasien masuk ke rumah sakit, Puskesmas di manapun. Langkah awal dilakukan Swab PCR atau Swab antigen," pinta Wabup, Senin (2/8/2021).

Baca Juga : Tekan Kasus Kematian Akibat Covid-19, Wali Kota Blitar Resmikan Rumah Isolasi Terpusat

Wabup Irwan menjelaskan, ketika ada pasien setelah dites hasilnya reaktif atau positif, pihak RSUD maupun Puskesmas segera memberi tahu pihak keluarga dengan cara komunikasi yang persuasif.

"Tunjukkan semuanya, kita harus transparan sehingga penanganannya harus menggunakan protokol kesehatan. Harus ada pernyataan, bahwa akan dirawat sesuai protokol kesehatan," paparnya.

Selain itu, Wabup meminta kepala desa dan camat dilibatkan. Sebab, selama hanya melibatkan keluarga. Ini dilakukan agar tidak ada peristiwa keluarga termakan informasi bohong dan pasien dijemput paksa. 

"Padahal kasus Pujer itu pernyataannya lengkap semua dari pihak keluarga," jelas Wabup saat dikonfirmasi.

Menurutnya, pemerintah dan aparat kepolisian dalam hal ini Polres Bondowoso, akan lebih mengaktifkan keterlibatan tokoh agama dan tokoh masyarakat. Apalagi saat ini ditemukan varian delta plus.

"Utamanya mengenai pemulasaraan jenazah pasien Covid-19 dan penanganan Covid-19 ini. Termasuk bahaya virus ini sehingga tidak ada lagi penolakan, jemput paksa dan sebagainya," jelas Ketua DPC PDI Perjuangan Bondowoso tersebut.

Baca Juga : Bupati dan Wabup Lumajang Serahkan Bantuan Beras PPKM, Ini Penerimanya

Seperti di ketahui, selama Juli 2021 kemarin total ada tiga kasus ambil paksa jenazah pasien Covid-19. Yakni di Kecamatan Tamanan, Kecamatan Wonosari dan Pujer.

Latar belakangnya pun berbeda-beda. Untuk yang di Kecamatan Tamanan, keluarga dan warga termakan hoaks bahwa organ tubuh pasien diambil pihak rumah sakit.

Sementara untuk di Kecamatan Wonosari, keluarga menganggap proses pemakaman menggunakan peti tidak sesuai syariat Islam. Adapun di Kecamatan Pujer, keluarga merasa pasien dicovidkan.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com. Mari bergabung di Grup Telegram , caranya klik link Telegram JatimTIMES, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Topik
Pasien Covid 19 Kasus Covid 19

Berita Lainnya