Omset Pedagang di Plaza Lumajang Turun 50 Persen Selama PPKM | Jatim TIMES

Omset Pedagang di Plaza Lumajang Turun 50 Persen Selama PPKM

Jul 29, 2021 17:24
Salah satu stand pakaian di Plaza Lumajang (Foto : Asmadi / JatimTIMES)
Salah satu stand pakaian di Plaza Lumajang (Foto : Asmadi / JatimTIMES)

LUMAJANGTIMES - Sejumlah pedagang pakaian dan sepatu di Plaza Lumajang mengalami penurunan sampai 50 persen, sebagai akibat dari berlakunya PPKM yang dimulai 2 Juli lalu.

Feri (28) pemilik Toko Sepatu di Plaza Lumajang menjelaskan, angka penjualan sepatu di tokonya menurun sampai diatas 50 persen selama PPKM, karena akses menuju jalan PB. Sudirman Lumajang ada pembatasan.

Baca Juga : Selamat! Pemkab Pamekasan Kembali Raih Penghargaan Kabupaten Layak Anak

"Dampak PPKM pasti ada, kan ada pembatasan jam operasional. Mungkin konsumen lebih mengutamakan kebutuhan pokok, makanya omset kami turun dalam jumlah yang cukup besar," kata Feri.

Feri berharap, penjualannya kembali seperti semua setelah berakhirnya PPKM nanti.

Sementara itu Sholeh (26), salah seorang pedagang pakaian di Plaza Lumajang menyampaikan hal serupa terkait dengan kebijakan PPKM yang masih berlangsung sampai saat ini.

Pria yang sudah bertahun tahun berjualan itu mengaku mengalami penurunan omset, akibat pandemi dan kebijakan PPKM darurat ini . Bahkan ia mengaku terpuruk secara ekonomi.

“Sudah lebih dari 10 tahun saya berjualan disini, tapi dua tahun ini saya merasa benar-benar terpuruk. Ya beginilah sekarang kondisinya sangat sepi, bukan merosot lagi, tidak ada yang beli sama sekali. Terus terang sangat jauh situasinya sebelum adanya Corona dan PPKM ini," ungkap Sholeh saat ditemui tim jatimetimes.com Kamis (29/7/2021).

Baca Juga : Lumajang Sukses Raih Penghargaan Kabupaten Layak Anak 2021

Sohleh lantas membandingkan dengan kondisi sebelum ada penerapan PPKM, yang omset penjualannya terbilang masih mencukupi, namun semenjak adanya Covid ini perlahan penjualannya menurun darstis.  

"Ya gimana ya... Dengan adanya Covid apalagi sekarang ada PPKM, masyarakat kecil seperti kami ini terus merugi. Sedangkan disini tempat kami untuk mencari rejeki," ujarnya.

Sholeh berharap agar pandemi ini cepat berlalu, dan agar para pedagang bisa beraktivitas tanpa adanya pembatasan lagi. 

Topik
pedagang plaza lumajang omset turun 50 persen dampak ppkm berita ekonomi Lumajang Berita Lumajang hari Ini

Berita Lainnya