Pandemi Covid-19, Kasus DBD di Blitar Turun Dibanding Semester Pertama 2020 | Jatim TIMES

Pandemi Covid-19, Kasus DBD di Blitar Turun Dibanding Semester Pertama 2020

Jul 22, 2021 10:01
Dinkes memasang spanduk untuk mengedukasi warga terhadap bahaya DBD.(Foto : Team BlitarTIMES)
Dinkes memasang spanduk untuk mengedukasi warga terhadap bahaya DBD.(Foto : Team BlitarTIMES)

BLITARTIMES - Kasus demam berdarah dengue (DBD) di Kabupaten Blitar dilaporkan turun di masa pandemi Covid-19. Dinas Kesehatan Kabupaten Blitar mencatat, selama Januari hingga Juni 2021 hanya terdapat  41 kasus DBD.

“Dalam satu semester atau enam bulan awal di tahun 2021, jumlah temuan kasus DBD di Kabupaten Blitar turun, dibandingkan rentang waktu yang sama di tahun 2020,” kata Plt Kepala Bidang (Kabid) Pencegahan dan Penularan Penyakit Dinkes Kabupaten Blitar, Eko Wahyudi, Kamis (22/7/2021).

Baca Juga : Melihat Beda Subsidi Gaji Pekerja di Bawah Rp 3,5 Juta dan Rp 5 Juta

Berdasarkan data Dinkes Kabupaten Blitar, dari 41 kasus tersebut, satu pasien dinyatakan meninggal dunia pada bulan Februari lalu. Sedangkan pada tahun lalu dengan rentang waktu yang sama ada  199 kasus dengan satu kasus meninggal dunia.

“Bila dibandingkan dengan tahun lalu di periode yang sama, kasus DBD pada tahun ini ada penurunan yang signifikan. Meski begitu, kami meminta agar masyarakat tetap menggalakkan pencegahan," imbuhnya.

Lebih dalam Eko menyampaikan, meski kasus DBD terjadi penurunan, pihaknya meminta kepada masyarakat agar tetap waspada terhadap ancaman DBD. Utamanya agar melindungi anak-anak yang memiliki resiko tinggi untuk terjangkit. Apalagi, meski kasus turun tetapi masih ditemukan adanya korban meninggal dunia.

Baca Juga : Bantu Warga Terdampak Covid-19, Wabup Blitar Minta ASN Sisihkan Gaji

“Meskipun kasusnya turun, tapi untuk yang meninggal itu terjadi pada anak-anak. Jadi meskipun kasus turun memang harus tetap waspada," pungkasnya.

Topik
Kasus DBD Kabupaten Blitar dinas kesehatan kabupaten blitar penanganan DBD

Berita Lainnya