Adik Meninggal, Pria di Tulungagung Ini Berusaha Akhiri Hidup dengan Pisau Dapur | Jatim TIMES

Adik Meninggal, Pria di Tulungagung Ini Berusaha Akhiri Hidup dengan Pisau Dapur

Jul 19, 2021 20:54
Kondisi WY di ruang UGD RSUD dr Iskak Tulungagung / Foto : Dokpol / Tulungagung TIMES
Kondisi WY di ruang UGD RSUD dr Iskak Tulungagung / Foto : Dokpol / Tulungagung TIMES

TULUNGAGUNGTIMES - Seorang pria yang diduga sedang mengalami depresi, WY (46) warga Jalan KH Wahid Hasyim, Kelurahan Kauman, Kecamatan Tulungagung Kota, Kabupaten Tulungagung ditemukan dalam kondisi tubuh penuh luka senjata tajam. 

Saat ditemukan, WY berada di dalam salah satu kamar rumahnya, Senin (19/7/2021). Keberadaannya yang penuh dengan luka senjata tajam diketahui oleh ibunya yang bernama Lie Lee Wa (79).

Baca Juga : Perjuangan 3 Anak di Kota Malang: Berjuang Isoman Tanpa Kedua Orang Tua

"Diketahui oleh ibunya sendiri. Bermula saat diketuk pintu kamarnya, tapi tidak dibuka dan tidak ada jawaban," kata Kasubag Humas Polres Tulungagung, Iptu Tri Sakti Syaiful Hidayat.

"Saksi merasa curiga dan melihat dari  jendela samping, Saat dilihatnya di seprei kelihatan banyak darah dan terlihat korban kondisinya menggerak-gerakan kakinya," ujar Tri Sakti.

Karena itu, Lie Lee Wa bersama pembantunya yang bernama Maryati merasa curiga lalu membangunkan kakak WY yang berada di lantai dua. Mendapat laporan, kedua kakak WY berusaha membuka pintu kamar namun tidak berhasil.

"Kemudian membuka dengan palu dan alat seadanya. Korban langsung dilarikan ke rumah sakit," ungkapnya.

Setelah berusaha dilarikan ke UGD, keluarga korban melaporkan kejadian itu ke Polsek Tulungagung kota. "Dugaan sementara akibat depresi. Dari penanganan di TKP pada tubuh korban ada beberapa luka bekas sajam dan dari olah TKP diduga korban depresi karena baru di tinggal meninggal adiknya," jelasnya.

Baca Juga : Hindari Penularan Covid-19, Bupati Kediri Ajak Masyarakat Berkurban Melalui RPH

Polisi juga mengamankan barang bukti, diantaranya satu embar sprei, slot pintu yang dirusak akibat dibuka paksa, beberapa obat-obatan, satu buah pisau dapur dan handphone.

"Hingga saat ini, korban masih dirawat di rumah sakit," pungkasnya.

Topik
depresi berita peristiwa tulungagung Polres Tulungagung

Berita Lainnya