LUMAJANGTIMES - Ratusan anggota Artileri Pertahanan Pertahanan Udara (Arhanud) TNI AD pada hari ini, Kamis(3/6) melakukan latihan pertahanan udara dengan sasaran pesawat musuh, di Lapangan Air Weapon Range di desa Pandanwangi Kecamatan Tempeh Lumajang.
Latihan ini melibatkan ratusan prajurit Arhanud TNI AD dengan sejumlah pesawat tempur yang melintas rendah di kawasan latihan Pandanwangi Tempeh Kabupaten Lumajang.
Baca Juga : Militer Israel Umumkan Tangkap Pemimpin Hamas di Tepi Barat
Latihan ini disamping untuk melatih parjurit TNI dalam pertahanan udara, sekaligus untuk memastikan kemampuan sejumlah senjata yang dimiliki TNI AD, khususnya untuk pertahanan udara. Salah satunya adalah pesawat tanpa awak yang dilengkapi dengan senjata yang dikendalikan dengan remot control dengan tujuan menghancurkan target serangan di udara.
Selain prajurit TNI AD, latihan ini juga melibatkan sejumlah pesawat tempur milik angkatan udara dari Lanud Abdul Rahman Saleh. Kehadiran pesawat tempur ini dihadirkan untuk menguji radar yang bisa mendeteksi serangan udara musuh hingga jarak 250 kilometer.
Komandan Kodiklat TNI AD Mayjen TNI AD Letjen TNI Anto Mukti Putranto usai latihan mengatakan, seluruh rangkaian latihan ini berjalan dengan baik, sebagai sarana meningkatkan kemampuan personil Arhanud dan senjata anti serangan udara milik TNI AD.
Dalam latihan ini seluruh senjata yang ditembakkan berhasil menghancurkan target secara sempurna. Dua rudal andalan TNI yang ikut ditembakkkan dalam latihan ini adalah rudal Mistral dan Starstreaks yang secara sempurna berhasil menghancurkan target.
Baca Juga : 962 Calon Jamaah Haji Kota Malang Harap-Harap Cemas
"Latihan pada hari ini secara keseluruhan berjalan dengan baik dan lebih baik dibandingkan dengan tahun lalu. Pada latihan kali ini kita mengintegrasikan seluruh peralatan yang dimiliki oleh Arhanud, termasuk radar yang merupakan pengadaan baru yang mampu mendeteksi serangan udara dari jarak 250 Kilometer," kata Letjen Anto Mukti Putranto.
Usai latihan dilakukan pengukuhan warga kehormatan dari undangan VIP mulai dari Forkopimda Lumajang, hingga undangan dari Pangdam V Brawijaya.