01/02/2023 Kasus Video Penembakan Hoaks Terus Berlanjut, Gus Idris Potensi Jadi Tersangka | Jatim TIMES

Kasus Video Penembakan Hoaks Terus Berlanjut, Gus Idris Potensi Jadi Tersangka

May 19, 2021 19:42
Mapolres Malang (foto: Hendra Saputra/ MalangTIMES)
Mapolres Malang (foto: Hendra Saputra/ MalangTIMES)

Pewarta: Hendra Saputra | Editor: Sri Kurnia Mahiruni

MALANGTIMES - Kasus video hoaks yang melibatkan Idris Al Marbawi atau Gus Idris nampaknya hanya akan menunggu hasil gelar perkara. Hal itu untuk menentukan tersangka atas video penembakan hoaks yang membuat resah masyarakat.

Kapolres Malang AKBP Hendri Umar melalui Kasatreskrim AKP Donny Kristian Baralangi mengaku bahwa pemeriksaan saksi telah usai. Saat ini progresnya hanya tinggal menetapkan tersangka.

Baca Juga : Penyekatan Diperpanjang, Kota Malang Siagakan Ribuan Swab Antigen

“Baru minggu depan kami jadwalkan untuk gelar perkara hasil pemeriksaan saksi-saksi,” ujar Donny yang juga menyebut bahwa penetapan tersangka paling lambat minggu depan.

Disinggung mengenai siapa yang akan menjadi tersangka dalam kasus video hoaks tersebut, Donny menyampaikan bahwa hal itu menunggu gelar perkara. Hal itu juga berkaitan dengan keresahan masyarakat atas video yang beredar melalui platform YouTube tersebut.

“Tunggu saja nanti hasil gelar perkara minggu depan. Siapa yang bakal ditetapkan sebagai tersangka,” kata Donny.

Sebagai informasi, Kamis (22/4) Gus Idris memenuhi panggilan Polres Malang untuk memberikan keterangan terkait video penembakan hoaks yang diproduksi bersama santrinya.

Baca Juga : Gelar Halal Bihalal, UIN Malang Perkuat Silaturahmi sekaligus Pembinaan Mental dan Spiritual ASN

Ketika dalam pemeriksaan, Gus Idris pun mengakui bahwa video penembakan tersebut hanya untuk konten video YouTube.

Judul berita Kasus Video Penembakan Hoaks Terus Berlanjut, Gus Idris Potensi Jadi Tersangka.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com. Mari bergabung di Grup Telegram , caranya klik link Telegram JatimTIMES, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Topik
gus idris video hoaks

Berita Lainnya